Tragedi Ponpes Al Khoziny: Polisi Pastikan Proses Hukum Berjalan, Tim DVI Genjot Identifikasi Korban

Akurat Banten - Kepolisian Daerah Jawa Timur memastikan penanganan hukum atas robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo tidak akan berhenti pada tahap penyelidikan semata.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa kepolisian berkomitmen menindaklanjuti peristiwa ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Perlu saya tegaskan kembali bahwa Polda Jawa Timur sejauh ini telah memberikan pernyataan dari Bapak Kapolda sendiri, bahwa proses hukum akan kami lakukan,” ujar Jules.
Menurutnya, sejumlah langkah penyelidikan sudah dijalankan sejak awal kejadian.
Jika seluruh proses awal telah rampung, kasus ini akan masuk ke tahap penyidikan untuk mengungkap secara terang penyebab utama runtuhnya bangunan yang menelan banyak korban jiwa tersebut.
Sementara proses hukum berjalan, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim masih fokus mengidentifikasi jenazah para korban.
Baca Juga: Maraknya Aksi Brutal Remaja di Jakarta Barat, Polisi Minta Orang Tua dan Sekolah Tak Lepas Tangan
“Mohon masyarakat dan keluarga korban bersabar. Biarkan tim DVI bekerja dengan baik agar seluruh jenazah dapat diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga,” ucapnya.
Jules menjelaskan bahwa tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah menyelesaikan proses pencarian korban di lokasi reruntuhan.
Namun, pekerjaan tim DVI belum berakhir karena proses identifikasi memerlukan ketelitian dan waktu agar seluruh korban dapat dikenali dengan benar.
Selain itu, evaluasi terhadap struktur bangunan juga menjadi perhatian penting.
“Pengambilan sampel seperti tulangan dan beton dilakukan untuk membantu proses pemeriksaan serta pembersihan lokasi,” jelas Jules.
Ia menekankan bahwa seluruh tahapan penanganan dilakukan dengan standar profesional dan terukur, mulai dari pencarian korban hingga penegakan hukum.
Dukungan dari berbagai pihak pun dibutuhkan agar proses tersebut dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
Hingga Selasa malam, tim DVI Polda Jatim telah berhasil mengidentifikasi 17 jenazah tambahan dari insiden tragis tersebut.
Dengan temuan terbaru itu, total 34 korban telah berhasil diidentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima oleh tim gabungan.
Identitas korban yang telah dipastikan akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Peristiwa ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran menjadi perhatian publik karena jumlah korban yang cukup besar serta dugaan adanya kelalaian dalam aspek konstruksi bangunan.
Baca Juga: Maraknya Aksi Brutal Remaja di Jakarta Barat, Polisi Minta Orang Tua dan Sekolah Tak Lepas Tangan
Polda Jawa Timur menegaskan tidak akan ragu untuk melanjutkan proses hukum bila ditemukan unsur pelanggaran dalam pembangunan maupun pengawasan struktur pesantren tersebut.
Penanganan menyeluruh yang dilakukan, mulai dari proses identifikasi korban hingga penyelidikan mendalam terhadap penyebab bangunan roboh, menjadi langkah penting untuk memastikan keadilan bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









