Brasil Pernah Bantai Thailand dan Vietnam 9-1, Kini Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-3!

AKURAT BANTEN-Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Brasil setelah kalah 0-3 dalam laga perdana Grup A Copa das Nações de Futsal 2026.
Meski sempat memberikan perlawanan ketat selama 15 menit pertama, skuad Garuda akhirnya tak mampu membendung kekuatan salah satu raksasa futsal dunia tersebut.
Hasil ini kembali memperlihatkan betapa berbahayanya Brasil ketika mulai menemukan celah dalam pertahanan lawan.
Negeri Samba itu sebelumnya juga pernah mencatatkan kemenangan telak 9-1 atas Thailand di Piala Dunia Futsal 2024 dan membukukan skor serupa saat menghadapi Vietnam pada Piala Dunia Futsal 2021.
Pertandingan Indonesia melawan Brasil berlangsung di Max Rosenmann Arena, São José dos Pinhais, Brasil, Jumat, 16 Oktober 2026, pagi WIB. Kekalahan tersebut menjadi ujian awal bagi tim asuhan Hector Souto dalam menghadapi persaingan di level internasional.
Baca Juga: Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
Perlawanan Garuda Sempat Membuat Brasil Kesulitan
Sejak peluit awal dibunyikan, Timnas Futsal Indonesia berusaha mengimbangi permainan Brasil melalui pertahanan disiplin dan tekanan terhadap pemain lawan.
Brasil memang lebih diunggulkan. Namun, Indonesia tidak langsung menyerah pada dominasi tuan rumah. Skuad Garuda mampu menjaga gawangnya tetap aman selama sekitar 15 menit pertama.
Indonesia bahkan sempat mendapatkan peluang melalui Syauqi Saud dan Andarias Kareth. Sayangnya, kesempatan tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Di bawah mistar, Ahmad Habibie juga tampil sibuk mengamankan gawang Indonesia dari berbagai ancaman. Sejumlah serangan Brasil berhasil diantisipasi sehingga pertandingan sempat berjalan ketat.
Akan tetapi, menghadapi tim dengan kualitas individu dan kemampuan menyerang seperti Brasil, menjaga konsentrasi selama 40 menit menjadi tantangan tersendiri.
Menit Ke-15 Jadi Titik Balik Pertandingan
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-15. Cleber de Souza membawa Brasil unggul 1-0 melalui tembakan keras dari sisi kanan pertahanan Indonesia. Bola mengarah ke tiang dekat dan gagal dihentikan Ahmad Habibie.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Brasil. Setelah berhasil membuka keunggulan, tuan rumah semakin percaya diri dalam melancarkan serangan.
Tiga menit berselang, tepatnya pada menit ke-18, Fabinho menggandakan keunggulan Brasil. Ia memperlihatkan kemampuan individunya dengan melewati pemain bertahan Indonesia sebelum menuntaskan peluang menjadi gol.
Dua gol dalam waktu berdekatan membuat posisi Indonesia semakin sulit. Padahal, skuad Garuda sebelumnya mampu menahan serangan Brasil selama sekitar 15 menit.
Indonesia pun menutup babak pertama dengan ketertinggalan 0-2.
Gol Ketiga Brasil Memupus Harapan Indonesia
Memasuki babak kedua, Timnas Futsal Indonesia berusaha memperbaiki permainan dan mencari kesempatan untuk memperkecil ketertinggalan.
Namun, Brasil tetap memberikan tekanan. Ahmad Habibie kembali harus bekerja keras menghadapi ancaman demi ancaman yang datang ke wilayah pertahanan Indonesia.
Gol ketiga Brasil berawal dari tembakan Cleber yang berhasil ditepis Ahmad Habibie. Sayangnya, bola muntah masih berada di area berbahaya dan langsung disambar Felipe Rufino Alixandre menjadi gol.
Skor berubah menjadi 3-0 untuk keunggulan Brasil.
Indonesia berupaya memberikan perlawanan hingga pertandingan berakhir, tetapi tidak berhasil mencetak gol balasan. Brasil pun memastikan kemenangan tanpa kebobolan dalam laga pembuka Grup A tersebut.
Bagi skuad Garuda, hasil ini tentu bukan yang diharapkan. Meski demikian, menghadapi tim sekelas Brasil memberikan pengalaman penting untuk mengukur kemampuan, memperbaiki organisasi pertahanan, dan meningkatkan efektivitas serangan.
Baca Juga: Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
Brasil dan Rekor Besar atas Wakil Asia
Kemenangan atas Indonesia menambah catatan pertemuan Brasil dengan wakil Asia yang menjadi sorotan. Dalam dua edisi Piala Dunia Futsal sebelumnya, Brasil juga pernah mengalahkan Thailand dan Vietnam dengan skor telak 9-1.
Berikut catatan hasil pertandingan yang menjadi perbandingan:
Thailand 1-9 Brasil — Piala Dunia Futsal 2024.
Vietnam 1-9 Brasil — Piala Dunia Futsal 2021.
Brasil 3-0 Indonesia — Copa das Nações de Futsal 2026.
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa Brasil memiliki kemampuan untuk mencetak banyak gol ketika menghadapi lawan dari Asia. Namun, hasil-hasil itu juga perlu dilihat berdasarkan pertandingan, komposisi pemain, dan situasi kompetisi masing-masing.
Indonesia sendiri mampu menahan Brasil tanpa gol selama sekitar 15 menit sebelum akhirnya kebobolan. Hal ini menunjukkan bahwa skuad Garuda sempat memberikan perlawanan, meskipun belum cukup untuk mengimbangi kualitas Brasil hingga akhir laga.
Baca Juga: Belum Punya Sertifikat Halal? Mulai 18 Oktober 2026, Pelaku Usaha Terancam Sanksi hingga Rp2 Miliar
Evaluasi Penting untuk Timnas Futsal Indonesia
Kekalahan 0-3 ini menjadi pekerjaan rumah bagi Hector Souto dan anak asuhnya. Pertahanan yang disiplin menjadi modal penting, tetapi perlu didukung konsentrasi sepanjang pertandingan dan kemampuan mengantisipasi perubahan tempo permainan.
Indonesia juga harus lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Kesempatan yang diperoleh Syauqi Saud dan Andarias Kareth memperlihatkan bahwa skuad Garuda mampu menciptakan ancaman, tetapi peluang semacam itu perlu dimaksimalkan ketika menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.
Selain itu, gol yang tercipta dalam rentang waktu berdekatan menjadi bahan evaluasi untuk menjaga kestabilan permainan setelah kebobolan. Melawan tim elite, kehilangan fokus selama beberapa menit saja dapat mengubah jalannya pertandingan.
Kekalahan dari Brasil bukan akhir perjalanan Timnas Futsal Indonesia. Justru dari pertandingan seperti inilah skuad Garuda dapat mengukur jarak dengan kekuatan elite dunia, memperbaiki kelemahan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana Indonesia merespons hasil tersebut dalam pertandingan selanjutnya di Copa das Nações de Futsal 2026. Skuad Garuda membutuhkan perbaikan nyata agar pengalaman menghadapi Brasil tidak sekadar menjadi catatan kekalahan, tetapi juga menjadi modal untuk tampil lebih kompetitif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Ahmad Doli Tantang Hasyim Asy’ari Buka-bukaan! Polemik Pasal Gibran Merembet ke Jabatan Komisaris BUMN, 'Hadiah dari Siapa?'
- 5Utusan Presiden Prabowo, Ungkap Rencana HP Gratis untuk Warga, Bansos dan BLT Bakal Beralih ke Rekening Digital
- 6Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 7Ronaldo Makin Menggila! Gol Voli CR7 Bawa Al Nassr Menang 3-1, Target 1.000 Gol Makin Dekat
- 8Miris! Hidup Sederhana di Tanah Abang, Eva Justru Dikaitkan dengan Aset Rp1 Miliar
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









