Banten

Dulu Pahlawan Anfield, Kini Dicemooh! Jordan Henderson Dapat Sambutan Panas saat Pulang Bersama Chelsea

Aullia Rachma Puteri | 30 Oktober 2026, 13:52 WIB
Dulu Pahlawan Anfield, Kini Dicemooh! Jordan Henderson Dapat Sambutan Panas saat Pulang Bersama Chelsea
Jordan Henderson, mantan kapten liverpool yang kini bersama Chelsea. - Sports Press Photo

AKURAT BANTEN - Kepulangan Jordan Henderson ke Anfield berubah menjadi malam yang penuh emosi. Mantan kapten Liverpool itu untuk pertama kalinya kembali ke markas The Reds sebagai pemain Chelsea.

Alih-alih mendapat sambutan hangat seperti ketika masih mengenakan seragam Liverpool, Henderson justru menghadapi sorakan dan cemoohan dari sebagian pendukung tuan rumah.

Momen tersebut terjadi saat Liverpool menjamu Chelsea pada putaran keempat Carabao Cup, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB.

Henderson menjadi starter dan tampil selama 90 menit dalam pertandingan yang akhirnya dimenangi Liverpool melalui adu penalti dengan skor 6-5 setelah laga berakhir 1-1.

Baca Juga: Chelsea Tersingkir Dramatis, Xabi Alonso Tetap Bangga: The Blues Mulai Tunjukkan Perubahan

12 Tahun Bersama Liverpool

Reaksi fans terasa kontras dengan hubungan Henderson bersama Liverpool pada masa lalu.

Gelandang Inggris itu bergabung dengan The Reds pada 2011 dan menghabiskan 12 tahun di Anfield sebelum meninggalkan klub pada 2023.

Selama periode tersebut, Henderson mencatat 492 penampilan dan menjadi kapten Liverpool selama delapan musim.

Ia juga menjadi bagian penting dari era kesuksesan klub, termasuk ketika Liverpool menjuarai Premier League dan Liga Champions.

Baca Juga: Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Andoni Iraola Beri Pujian Setinggi Langit untuk The Reds

Situs resmi Liverpool bahkan pernah menggambarkan Henderson sebagai kapten yang membawa klub meraih trofi domestik, Eropa, dan dunia pada era modern.

Hubungan tersebut membuat perlakuan yang diterimanya saat menghadapi Liverpool terasa semakin menarik.

Henderson sebelumnya masih mendapat sambutan hangat ketika kembali ke Anfield bersama Brentford pada akhir musim lalu. Ia bahkan mengaku sangat terharu dengan penerimaan tersebut.

Namun, situasinya berubah setelah Henderson bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2026.

Baca Juga: Benjamin Sesko Absen hingga 2027, Michael Carrick Pusing! MU Kehilangan Satu-satunya Striker Nomor 9

Setiap Menyentuh Bola Dicemooh

Begitu Henderson mendapatkan bola, sebagian suporter Liverpool langsung memberikan respons berupa siulan dan cemoohan.

Bahkan, ketika Chelsea memperoleh penalti pada babak pertama, Henderson sempat mengambil bola dan berjalan menuju titik putih.

Momen tersebut membuat suara dari tribun semakin keras. Henderson kemudian memberikan bola kepada Morgan Rogers, yang akhirnya menjadi eksekutor dan sukses membawa Chelsea unggul 1-0.

Sikap Henderson yang terlihat tersenyum ketika mendapat cemoohan semakin membuat momen tersebut menjadi bahan pembicaraan.

Baca Juga: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti, Geronimo Rulli Jadi Pahlawan di Piala Liga Inggris

Media Inggris juga menyoroti bagaimana mantan kapten Liverpool itu tampak menikmati atmosfer panas di Anfield.

Namun, keunggulan Chelsea tidak bertahan lama. Liverpool mendapatkan penalti setelah Wesley Fofana melakukan handball. Cody Gakpo sukses menjalankan tugasnya dan membuat kedudukan menjadi 1-1.

Henderson Tetap Tenang saat Adu Penalti

Drama belum berakhir. Karena skor tetap imbang hingga akhir waktu normal, Liverpool dan Chelsea harus menentukan pemenang melalui adu penalti.

Henderson kembali menjadi pusat perhatian. Ia dipercaya sebagai salah satu eksekutor Chelsea dan berhasil menjalankan tugasnya.

Baca Juga: Lionel Messi Absen Lawan New England Revolution, Inter Miami Kehilangan Kapten Usai Drama Imbang 2-2

Tendangannya masuk ke gawang Giorgi Mamardashvili, membuat Chelsea tetap memiliki peluang untuk lolos.

Sayangnya bagi Henderson dan Chelsea, Liverpool akhirnya menang 6-5. Wesley Fofana gagal mencetak gol pada kesempatan terakhir Chelsea setelah tendangannya melambung, sementara Joe Gomez memastikan kemenangan The Reds.

Dari Legenda Menjadi Rival

Kepulangan Henderson memperlihatkan bagaimana hubungan seorang pemain dengan klub dapat berubah ketika ia berganti seragam.

Ia pernah menjadi salah satu simbol kesuksesan Liverpool, tetapi kali ini berdiri di sisi berlawanan.

Baca Juga: Cuma Gara-Gara Candaan soal Mao Zedong, Bisnis Real Madrid di China Bisa Goyang? Ini Dampaknya

Bahkan, Henderson sempat terlibat adu argumen dengan Virgil van Dijk di lapangan. Keduanya pernah menjadi rekan setim selama bertahun-tahun, tetapi malam itu harus bertarung sebagai lawan.

Pada akhirnya, Liverpool yang tersenyum. The Reds melaju ke perempat final Carabao Cup dan akan menghadapi Bournemouth.

Sementara bagi Henderson, kepulangan pertamanya ke Anfield sebagai pemain Chelsea meninggalkan cerita yang jauh lebih rumit. Ia pernah meninggalkan stadion tersebut sebagai legenda.

Kali ini, ia pulang sebagai rival dan merasakan sendiri betapa cepat atmosfer sepak bola dapat berubah.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.