Benjamin Sesko Absen hingga 2027, Michael Carrick Pusing! MU Kehilangan Satu-satunya Striker Nomor 9

AKURAT BANTEN - Manchester United mendapat pukulan besar ketika sedang berusaha keluar dari periode sulit. Penyerang Benjamin Sesko dipastikan harus menepi untuk waktu yang lebih panjang akibat cedera tulang kering.
Laporan terbaru menyebut pemain asal Slovenia itu kemungkinan baru dapat kembali pada Januari 2027.
Kabar tersebut menjadi masalah serius bagi Michael Carrick. Sesko merupakan satu-satunya penyerang murni dengan karakter nomor 9 yang dimiliki Manchester United dalam skuatnya saat ini.
Absennya pemain berusia 23 tahun tersebut membuat Carrick harus mencari formula baru di lini depan ketika tim sedang membutuhkan tambahan gol.
Baca Juga: Cuma Gara-Gara Candaan soal Mao Zedong, Bisnis Real Madrid di China Bisa Goyang? Ini Dampaknya
Cedera Sesko Kembali Kambuh
Sesko sebenarnya sudah mengalami persoalan pada tulang kering sejak musim lalu. Cedera tersebut membuatnya melewatkan seluruh agenda pramusim Manchester United sebelum akhirnya kembali memperkuat tim pada awal musim 2026/2027.
Ia sempat mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun, masing-masing ketika menghadapi Everton dan Sabah.
Namun, kondisi Sesko kembali bermasalah setelah tampil dalam kekalahan Manchester United dari Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga Carabao Cup, 16 September lalu.
Sejak pertandingan tersebut, Sesko tidak lagi bermain. Klub kemudian melakukan sejumlah pemeriksaan untuk mengetahui perkembangan cederanya.
Setelah melalui proses evaluasi bersama tim medis dan spesialis, Sesko membutuhkan periode pemulihan yang lebih panjang. Manchester United memastikan belum memberikan tanggal pasti untuk comeback sang striker.
Carrick Kehilangan Opsi Nomor 9
Situasi tersebut menjadi semakin rumit karena Manchester United sedang kesulitan mencetak gol.
Menurut laporan BBC, Sesko memang menjadi satu-satunya penyerang tengah murni dalam skuad yang dapat dimainkan Carrick secara reguler.
Joshua Zirkzee menjadi salah satu alternatif yang tersedia. Namun, kontribusinya sejauh ini belum mampu sepenuhnya menggantikan peran Sesko.
Laporan terbaru menyebut Zirkzee baru mencetak satu gol dalam delapan penampilan sebagai pemain pengganti.
Carrick pun harus mempertimbangkan sejumlah alternatif taktis. Matheus Cunha dapat dimainkan lebih dekat ke gawang, sementara United juga memiliki pemain-pemain yang dapat digunakan dalam skema dengan penyerang yang bergerak lebih bebas.
Masalahnya, pergantian skema tidak otomatis menyelesaikan persoalan produktivitas. Manchester United membutuhkan gol sekaligus hasil positif dalam waktu dekat.
Krisis Datang di Waktu yang Salah
Cedera Sesko datang ketika posisi Carrick sendiri sedang mendapat tekanan besar.
Manchester United belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir dan baru saja dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford.
Kekalahan tersebut membuat masa depan Carrick sempat menjadi bahan pembicaraan serius di internal klub. Namun, manajemen akhirnya tetap memberikan kesempatan kepada mantan gelandang United itu untuk memimpin tim.
Kini Carrick harus menghadapi tantangan lain. Selain memperbaiki performa tim, ia harus menemukan cara agar lini depan tetap produktif tanpa penyerang yang menjadi pilihan utama klub.
Ada Sedikit Kabar Positif
Di tengah kabar buruk tersebut, Carrick mendapatkan sedikit angin segar dari kondisi Kobbie Mainoo. Gelandang muda tersebut telah kembali mengikuti sebagian latihan bersama tim setelah sebelumnya menepi.
Manchester United juga masih berharap beberapa pemain yang mengalami cedera dapat kembali dalam beberapa pekan mendatang. Namun, absennya Sesko jelas berbeda karena durasinya diperkirakan jauh lebih panjang.
Jika laporan mengenai comeback pada Januari 2027 benar, Sesko berpotensi melewatkan sejumlah pertandingan penting Premier League dan kompetisi Eropa. Artinya, Carrick tidak bisa hanya menunggu sang striker pulih.
Manchester United harus menemukan solusi sekarang. Entah dengan mengubah sistem permainan, memaksimalkan pemain yang tersedia, atau mencari sumber gol dari lini kedua. Sebab, tanpa Sesko, tugas Carrick untuk menghidupkan kembali Setan Merah menjadi semakin berat.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 5Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 6TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 7Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 8Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 9David Moyes Bela Nilai-Nilai Everton Usai Jack Grealish Dicoret dari Skuad, Ada Apa?
- 10Brasil Boyong Vinicius Jr hingga Raphinha ke Singapura, Ini Jadwal Pertandingannya








