Michael Carrick dan Bruno Fernandes Akhiri Ketegangan, Manchester United Dibayangi Laga Penentuan Kontra Chelsea

AKURAT BANTEN - Pelatih Michael Carrick dikabarkan telah bertemu dengan kapten Manchester United, Bruno Fernandes, untuk menyelesaikan perselisihan yang terjadi di antara keduanya dalam beberapa pekan terakhir.
Ketegangan tersebut mencuat setelah Bruno Fernandes tidak diturunkan sebagai pemain inti ketika Manchester United mengalami kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth pekan lalu.
Gelandang asal Portugal itu sebelumnya secara terbuka menyampaikan kritik terhadap pendekatan taktik yang diterapkan Michael Carrick.
Setelah hanya duduk di bangku cadangan dan menyaksikan timnya kalah, Fernandes juga diketahui menyukai unggahan Instagram mengenai kesetiaan yang tidak dihargai.
Baca Juga: 90 Persen Trafik Internet Indonesia Masih Bergantung pada Singapura, Pemerintah Siapkan Solusi
Unggahan tersebut dianggap menyiratkan kekecewaan Fernandes karena merasa kontribusinya untuk Manchester United di Old Trafford kurang mendapat pengakuan dari sang pelatih.
Namun, laporan Sky Sports menyebutkan bahwa Fernandes dan Carrick kini telah berjabat tangan serta berusaha memperbaiki hubungan demi mengangkat kembali performa Manchester United.
Pertemuan keduanya dilaporkan berlangsung di pusat latihan Carrington pada 27 Oktober dan menghasilkan perkembangan positif.
Baik pelatih maupun pemain disebut memiliki komitmen yang sama untuk menyelamatkan perjalanan Manchester United setelah mengawali musim dengan hasil yang mengecewakan.
Baca Juga: Lamine Yamal Kecewa Gagal Raih Ballon d'Or 2026, tetapi Janji Akan Kembali
Selain pertemuan antara Carrick dan Fernandes, seluruh pemain Manchester United juga diyakini telah mengadakan pembicaraan internal.
Dalam pertemuan tersebut, para pemain disebut menyadari bahwa penampilan tim selama beberapa pekan terakhir masih jauh dari harapan.
Manchester United tercatat hanya meraih satu kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir, dengan total tujuh poin yang membuat mereka terpuruk di peringkat ke-16 klasemen Liga Premier.
Catatan tersebut menjadi salah satu periode terburuk klub dalam sekitar 40 tahun terakhir, sejak musim 1986-1987.
Situasi ini membuat pertandingan berikutnya semakin penting bagi Manchester United, terutama untuk memperbaiki posisi di klasemen dan mengembalikan kepercayaan para pendukung.
Pada 31 Oktober, Setan Merah dijadwalkan bertandang ke markas Chelsea untuk menjalani pertandingan pekan kesembilan Liga Premier.
Laga tersebut menjadi ujian besar bagi Carrick dan para pemainnya karena mereka membutuhkan hasil positif setelah serangkaian penampilan yang tidak konsisten.
Carrick juga menghadapi tekanan untuk segera membuktikan kemampuannya dalam memperbaiki keadaan tim.
Pelatih kelahiran 1981 itu disebut telah membawa Manchester United melewati delapan pertandingan tanpa kemenangan di seluruh kompetisi, sehingga hasil melawan Chelsea dipandang sangat penting bagi masa depannya di Old Trafford.
Kini, perhatian tertuju pada kemampuan Carrick dan Fernandes untuk mengesampingkan perbedaan pribadi serta kembali bekerja sama demi kepentingan klub.
Jika hubungan keduanya benar-benar membaik, Manchester United berharap dapat menjadikan pertandingan melawan Chelsea sebagai titik balik setelah periode sulit pada awal musim.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 7Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 1013 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan









