Banten

Chelsea Tersingkir Dramatis, Xabi Alonso Tetap Bangga: The Blues Mulai Tunjukkan Perubahan

Aullia Rachma Puteri | 30 Oktober 2026, 13:43 WIB
Chelsea Tersingkir Dramatis, Xabi Alonso Tetap Bangga: The Blues Mulai Tunjukkan Perubahan
Xabi Alonso, pelatih Chelsea. - getty images

AKURAT BANTEN - Chelsea harus mengubur ambisi melanjutkan perjalanan di Carabao Cup 2026/2027 setelah disingkirkan Liverpool melalui drama adu penalti.

Bertanding di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, The Blues bermain imbang 1-1 selama 90 menit sebelum akhirnya kalah 5-6 dalam adu penalti.

Meski tersingkir, Xabi Alonso justru melihat sejumlah perkembangan positif dari permainan Chelsea.

Pelatih asal Spanyol itu menilai anak asuhnya tampil kompetitif dan berani menghadapi Liverpool di kandang lawan.

Baca Juga: Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Andoni Iraola Beri Pujian Setinggi Langit untuk The Reds

Chelsea Unggul Lebih Dulu

Chelsea sebenarnya mampu memberikan perlawanan serius kepada Liverpool. Setelah pertandingan berlangsung ketat pada awal laga, The Blues mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-40.

Morgan Rogers yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakannya membawa Chelsea unggul 1-0.

Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar tiga menit. Liverpool mendapatkan penalti setelah Wesley Fofana melakukan handball di kotak terlarang. Cody Gakpo kemudian sukses menaklukkan Mike Penders dan membuat skor kembali imbang 1-1.

Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Chelsea dan Liverpool pun harus menentukan pemenang melalui adu penalti.

Baca Juga: Benjamin Sesko Absen hingga 2027, Michael Carrick Pusing! MU Kehilangan Satu-satunya Striker Nomor 9

Penders Tampil Gemilang, Fofana Jadi Penentu

Adu penalti berlangsung panjang dan penuh drama. Kedua tim terus saling mencetak gol hingga memasuki fase sudden death.

Mike Penders menjadi salah satu pemain Chelsea yang tampil menonjol. Kiper asal Belgia tersebut mampu menggagalkan tendangan Ryan Gravenberch sehingga Chelsea tetap memiliki peluang untuk bertahan.

Sayangnya, Emmanuel Emegha yang menjalani debutnya bersama Chelsea gagal memanfaatkan kesempatan untuk membawa timnya unggul. Tendangannya berhasil ditepis Giorgi Mamardashvili.

Liverpool kemudian kembali unggul melalui Joe Gomez. Pada eksekusi berikutnya, Wesley Fofana gagal mengarahkan bola ke gawang dan tendangannya melambung. Liverpool pun menang 6-5 dan memastikan tiket ke perempat final.

Baca Juga: Cuma Gara-Gara Candaan soal Mao Zedong, Bisnis Real Madrid di China Bisa Goyang? Ini Dampaknya

Alonso Tetap Melihat Sisi Positif

Bagi Alonso, kekalahan tersebut memang mengecewakan. Namun, ia tidak ingin hasil akhir menghapus perkembangan yang ditunjukkan timnya.

Sang pelatih menilai Chelsea bermain dengan keberanian dan mampu menjaga pertandingan tetap seimbang menghadapi Liverpool.

Menurutnya, kedua tim tidak memiliki terlalu banyak peluang dan pertandingan memang bisa dimenangkan oleh siapa saja.

Alonso juga memberikan perhatian khusus terhadap kemampuan tim melewati situasi sulit.

Baca Juga: Reuni Sahabat Lama di Anfield! Andoni Iraola Tegaskan Liverpool Tak Akan Beri Ampun kepada Xabi Alonso

Salah satunya adalah ketika Maxence Lacroix mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan sebelum babak pertama berakhir.

"Ini merupakan kemunduran kecil, tetapi kami harus segera melangkah," menjadi garis besar pesan Alonso setelah pertandingan. Ia meminta para pemain tidak terlalu lama larut dalam kekecewaan.

Debut Emegha Berakhir Pahit

Pertandingan melawan Liverpool juga menjadi momen spesial bagi Emmanuel Emegha. Penyerang tersebut menjalani debutnya setelah sebelumnya absen karena cedera.

Alonso memasukkannya pada menit ke-68 menggantikan Danny Welbeck. Namun, debut tersebut berubah pahit setelah Emegha gagal mencetak gol dalam adu penalti.

Baca Juga: MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus

Meski demikian, Alonso tidak ingin menjadikan kegagalan tersebut sebagai beban bagi pemainnya. Ia menilai pengalaman seperti itu justru bagian dari proses perkembangan seorang pemain.

Fokus Beralih ke Manchester United

Chelsea tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kegagalan tersebut. The Blues langsung menghadapi pertandingan penting lainnya di Premier League.

Manchester United sudah menunggu di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Alonso dan Chelsea untuk segera bangkit setelah tersingkir dari Carabao Cup.

Bagi Alonso, perjalanan Chelsea musim ini belum ditentukan oleh satu pertandingan piala.

Baca Juga: Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar

Kekalahan dari Liverpool memang pahit, tetapi performa di Anfield memberikan satu alasan untuk tetap optimistis.

The Blues kini harus membuktikan bahwa keberanian dan perkembangan yang dilihat Alonso bukan sekadar janji. Pertandingan melawan Manchester United akan menjadi ujian berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.