Banten

MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus

Aullia Rachma Puteri | 29 Oktober 2026, 00:00 WIB
MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus
Mantan gelandang Inggris, Steven Gerrard komentari pemain MU. - Getty Images/Neville Williams

AKURAT BANTEN - Manchester United kembali menjadi sasaran kritik setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford. Kali ini, legenda Liverpool Steven Gerrard ikut menyoroti kualitas skuad Setan Merah.

Ia menilai enam pemain belum menunjukkan standar yang dibutuhkan untuk membantu klub bersaing di papan atas Premier League.

Dalam pembahasannya di program The Overlap Daily, Gerrard menyebut Harry Maguire, Luke Shaw, Lisandro Martinez, Andrey Santos, Carlos Baleba, dan Amad Diallo sebagai pemain yang penampilannya atau kualitasnya masih jauh dari harapan.

Di tengah kritik tersebut, ia justru memberikan pujian kepada Bruno Fernandes yang dinilainya sebagai pemain paling berbakat di skuad Manchester United.

Baca Juga: Sudah Kalah Telak dan 8 Laga Tanpa Menang, Michael Carrick Masih Aman! Ini Alasan MU Menunda Pemecatan

Maguire, Shaw, dan Martinez Jadi Sorotan

Gerrard menilai Manchester United seharusnya lebih cepat mengambil keputusan mengenai masa depan Harry Maguire dan Luke Shaw.

Ia mengakui keduanya pernah memiliki karier yang bagus, tetapi menganggap mereka kini tidak lagi memenuhi standar yang diharapkannya dari pemain Manchester United.

Sorotan juga diarahkan kepada Lisandro Martinez. Gerrard mempertanyakan sejumlah sikap bek asal Argentina tersebut, termasuk komentar mengenai kebijakan perekrutan pemain dan situasi ketika ia ditarik keluar saat menghadapi Leeds United.

Penilaian Gerrard itu terbilang keras, terutama karena Martinez pernah menjadi bagian penting dari lini pertahanan United.

Namun, kritik tersebut mencerminkan besarnya tuntutan terhadap pemain yang mengenakan seragam klub dengan sejarah panjang di sepak bola Inggris.

Baca Juga: Reuni Sahabat Lama di Anfield! Andoni Iraola Tegaskan Liverpool Tak Akan Beri Ampun kepada Xabi Alonso

Dua Rekrutan Mahal Belum Meyakinkan

Kritik Gerrard tidak berhenti di lini belakang. Ia juga mempertanyakan perekrutan Andrey Santos dan Carlos Baleba, dua pemain yang diharapkan memperkuat sektor tengah Manchester United.

Santos, yang disebut direkrut dari Chelsea dengan nilai sekitar 50 juta paun, dinilai Gerrard belum memenuhi standar untuk bermain bagi klub sebesar United.

Sementara itu, Baleba dianggap memiliki potensi besar, tetapi belum siap membantu Setan Merah bersaing memperebutkan posisi teratas liga.

Pernyataan itu sekaligus menyoroti tantangan yang dihadapi manajemen dalam membangun skuad. Belanja besar tidak otomatis menghasilkan tim yang solid.

Baca Juga: Chelsea Kehilangan Mesin Gol Jelang Hadapi Liverpool! Xabi Alonso Siapkan Senjata Baru untuk Mengguncang Anfield

Pemain baru membutuhkan waktu untuk beradaptasi, tetapi Manchester United juga membutuhkan hasil nyata dalam waktu singkat.

Amad Diallo Dinilai Belum Konsisten

Nama keenam dalam daftar Gerrard adalah Amad Diallo. Mantan kapten Liverpool itu menilai penampilan pemain sayap tersebut masih naik turun dan belum memperlihatkan konsistensi yang dibutuhkan Manchester United.

Gerrard kemudian membandingkan kondisi itu dengan masa ketika United memiliki pemain sayap kelas dunia seperti Ryan Giggs dan David Beckham.

Perbandingan tersebut menggambarkan betapa tingginya standar yang ia gunakan untuk menilai sektor sayap Setan Merah.

Baca Juga: Kalah dari Harry Kane dan Mbappe, Lamine Yamal Justru Santai: Ballon d'Or Itu Akan Datang!

Meski demikian, kritik tersebut tetap merupakan opini Gerrard. Performa seorang pemain perlu dinilai dengan mempertimbangkan kontribusi, peran taktis, menit bermain, dan kondisi tim secara keseluruhan.

Carrick dan Manajemen Ikut Tertekan

Kritik Gerrard datang ketika posisi pelatih Michael Carrick juga berada dalam sorotan. Kekalahan dari Bournemouth membuat Manchester United tertahan di peringkat ke-16 dengan tujuh poin dari delapan pertandingan Premier League, menurut laporan Reuters pada Minggu (25/10/2026).

Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai siapa yang paling bertanggung jawab atas kemerosotan performa tim: pelatih, pemain, atau kebijakan perekrutan klub.

Bagi Manchester United, mengganti pelatih saja belum tentu menyelesaikan seluruh persoalan. Tim membutuhkan peningkatan performa kolektif, keputusan transfer yang tepat, serta konsistensi di lapangan.

Baca Juga: Kylian Mbappe Minta Maaf kepada China, Kontroversi Meme Mao Zedong Bikin Sponsor Cabut dan La Liga Kena Imbas!

Komentar Gerrard pun menjadi alarm keras bagi Setan Merah. Jika ingin kembali bersaing di papan atas, Manchester United harus membuktikan bahwa skuad mereka mampu memenuhi tuntutan klub, bukan sekadar mengandalkan nama besar dan investasi mahal.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.