Banten

Kalah dari Harry Kane dan Mbappe, Lamine Yamal Justru Santai: Ballon d'Or Itu Akan Datang!

Aullia Rachma Puteri | 28 Oktober 2026, 23:29 WIB
Kalah dari Harry Kane dan Mbappe, Lamine Yamal Justru Santai: Ballon d'Or Itu Akan Datang!
Lamine Yamal komentari pemenang penghargaan Ballon d'Or 2026. - David Ramos/Getty Images

AKURAT BANTEN - Lamine Yamal akhirnya buka suara setelah gagal meraih Ballon d'Or 2026. Bintang Barcelona tersebut harus puas finis di posisi ketiga dalam pemungutan suara, di bawah Harry Kane yang menjadi pemenang dan Kylian Mbappe di posisi kedua.

Namun, kegagalan tersebut tidak membuat Yamal kehilangan keyakinan. Pemain berusia 19 tahun itu justru menegaskan bahwa dirinya percaya kesempatan untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola akan datang pada waktunya.

Yamal menyampaikan pesan tersebut melalui media sosial sehari setelah seremoni Ballon d'Or di London. Ia memilih tidak larut dalam kekecewaan dan mengingatkan bahwa perjalanan kariernya masih sangat panjang.

"Hal-hal baik membutuhkan waktu. Saya percaya pada jalan yang sedang saya bangun."

Baca Juga: Kylian Mbappe Minta Maaf kepada China, Kontroversi Meme Mao Zedong Bikin Sponsor Cabut dan La Liga Kena Imbas!

Yamal juga menegaskan tidak ingin terburu-buru mengejar penghargaan individu. Baginya, fokus utama sekarang adalah membantu Barcelona kembali meraih kemenangan dan trofi.

Kalah dari Kane, tetapi Tetap Bawa Pulang Trofi

Meskipun gagal mendapatkan Ballon d'Or, malam penghargaan di London tetap menjadi momen spesial bagi Yamal.

Ia berhasil memenangkan Kopa Trophy untuk kategori pemain muda terbaik dunia. Ini merupakan Kopa Trophy ketiga secara beruntun bagi Yamal, sebuah pencapaian luar biasa mengingat penghargaan tersebut diberikan kepada pemain muda terbaik dalam satu tahun kalender.

Yamal bahkan menunjukkan sikap rendah hati setelah menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan ingin melihat rekan setimnya di Barcelona dan Timnas Spanyol, Pau Cubarsí, yang memenangkan trofi Kopa.

Baca Juga: Bukan Panik, Barcelona Malah Pesta Barbeku Setelah Kalah dari PSG dan Real Madrid, Ini Tujuannya!

Bagi Yamal, keberhasilan pribadi memang penting, tetapi penghargaan tersebut bukan satu-satunya ukuran kesuksesan seorang pesepak bola.

Musim Luar Biasa Bersama Barcelona dan Spanyol

Alasan Yamal masuk dalam persaingan Ballon d'Or sangat kuat. Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan 25 gol dan 20 assist dalam 57 penampilan bersama Barcelona.

Kontribusinya membantu Blaugrana mempertahankan gelar La Liga serta memenangkan Piala Super Spanyol. Di level internasional, Yamal juga menjadi bagian penting dari skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026.

Meski hanya mencetak satu gol di Piala Dunia, perannya dalam permainan Spanyol tetap besar. Yamal menjadi starter dalam tujuh dari delapan pertandingan dan kerap menjadi pemain yang mendapat perhatian khusus dari pertahanan lawan.

Baca Juga: Mbappe Kehilangan Tiga Mitra Bisnis di China, Kontroversi Meme Picu Boikot Besar-besaran

Pencapaian tersebut membuat posisi ketiga dalam Ballon d'Or 2026 tetap menjadi hasil yang luar biasa bagi pemain yang baru berusia 19 tahun.

Luis de la Fuente Yakin Yamal Akan Menang

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, bahkan tidak meragukan peluang Yamal untuk memenangkan Ballon d'Or pada masa mendatang.

De la Fuente mengatakan Yamal berpotensi meraih banyak penghargaan individu sepanjang kariernya. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah trofi yang dimenangkan bersama tim.

Pandangan tersebut sejalan dengan sikap Yamal sendiri. Ia tidak memperlihatkan ambisi untuk mengejar Ballon d'Or dengan cara terburu-buru.

Baca Juga: Nomor 10 Messi Jadi Rebutan! Cuti Romero Punya Kandidat Pilihan, Respons Julian Alvarez Bikin Penasaran

Justru setelah finis ketiga, Yamal memilih kembali memusatkan perhatian pada Barcelona.

Persaingan Belum Berakhir

Kegagalan Yamal pada 2026 bukan berarti peluangnya telah tertutup. Sebaliknya, hasil tersebut bisa menjadi pengalaman penting dalam perjalanan panjangnya.

Harry Kane memang menjadi pemenang setelah mencatat musim luar biasa bersama Bayern Munchen. Kane mencetak 73 gol untuk klub dan negara pada musim 2025/2026, sekaligus membantu Bayern mempertahankan Bundesliga dan meraih treble domestik.

Yamal kini memiliki tantangan baru. Ia harus mempertahankan perkembangan, membantu Barcelona meraih lebih banyak trofi, dan kembali tampil konsisten di level tertinggi.

Baca Juga: Portugal Siap Bantu Cristiano Ronaldo Wujudkan Ambisi Terakhir, CR7 Kejar 1.000 Gol dan Trofi Ketiga!

Ballon d'Or 2026 memang belum menjadi miliknya. Tetapi dengan usia baru 19 tahun dan sederet pencapaian yang sudah dikumpulkan, Yamal masih memiliki banyak kesempatan.

Untuk sekarang, ia memilih satu hal: tidak terburu-buru dan terus berjalan. Karena menurut Yamal, waktunya untuk mengangkat Ballon d'Or pada akhirnya akan tiba.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.