Kalah dari Harry Kane dan Mbappe, Lamine Yamal Justru Santai: Ballon d'Or Itu Akan Datang!

AKURAT BANTEN - Lamine Yamal akhirnya buka suara setelah gagal meraih Ballon d'Or 2026. Bintang Barcelona tersebut harus puas finis di posisi ketiga dalam pemungutan suara, di bawah Harry Kane yang menjadi pemenang dan Kylian Mbappe di posisi kedua.
Namun, kegagalan tersebut tidak membuat Yamal kehilangan keyakinan. Pemain berusia 19 tahun itu justru menegaskan bahwa dirinya percaya kesempatan untuk memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola akan datang pada waktunya.
Yamal menyampaikan pesan tersebut melalui media sosial sehari setelah seremoni Ballon d'Or di London. Ia memilih tidak larut dalam kekecewaan dan mengingatkan bahwa perjalanan kariernya masih sangat panjang.
"Hal-hal baik membutuhkan waktu. Saya percaya pada jalan yang sedang saya bangun."
Yamal juga menegaskan tidak ingin terburu-buru mengejar penghargaan individu. Baginya, fokus utama sekarang adalah membantu Barcelona kembali meraih kemenangan dan trofi.
Kalah dari Kane, tetapi Tetap Bawa Pulang Trofi
Meskipun gagal mendapatkan Ballon d'Or, malam penghargaan di London tetap menjadi momen spesial bagi Yamal.
Ia berhasil memenangkan Kopa Trophy untuk kategori pemain muda terbaik dunia. Ini merupakan Kopa Trophy ketiga secara beruntun bagi Yamal, sebuah pencapaian luar biasa mengingat penghargaan tersebut diberikan kepada pemain muda terbaik dalam satu tahun kalender.
Yamal bahkan menunjukkan sikap rendah hati setelah menerima penghargaan tersebut. Ia mengatakan ingin melihat rekan setimnya di Barcelona dan Timnas Spanyol, Pau Cubarsí, yang memenangkan trofi Kopa.
Baca Juga: Bukan Panik, Barcelona Malah Pesta Barbeku Setelah Kalah dari PSG dan Real Madrid, Ini Tujuannya!
Bagi Yamal, keberhasilan pribadi memang penting, tetapi penghargaan tersebut bukan satu-satunya ukuran kesuksesan seorang pesepak bola.
Musim Luar Biasa Bersama Barcelona dan Spanyol
Alasan Yamal masuk dalam persaingan Ballon d'Or sangat kuat. Pada musim 2025/2026, ia mencatatkan 25 gol dan 20 assist dalam 57 penampilan bersama Barcelona.
Kontribusinya membantu Blaugrana mempertahankan gelar La Liga serta memenangkan Piala Super Spanyol. Di level internasional, Yamal juga menjadi bagian penting dari skuad Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2026.
Meski hanya mencetak satu gol di Piala Dunia, perannya dalam permainan Spanyol tetap besar. Yamal menjadi starter dalam tujuh dari delapan pertandingan dan kerap menjadi pemain yang mendapat perhatian khusus dari pertahanan lawan.
Baca Juga: Mbappe Kehilangan Tiga Mitra Bisnis di China, Kontroversi Meme Picu Boikot Besar-besaran
Pencapaian tersebut membuat posisi ketiga dalam Ballon d'Or 2026 tetap menjadi hasil yang luar biasa bagi pemain yang baru berusia 19 tahun.
Luis de la Fuente Yakin Yamal Akan Menang
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, bahkan tidak meragukan peluang Yamal untuk memenangkan Ballon d'Or pada masa mendatang.
De la Fuente mengatakan Yamal berpotensi meraih banyak penghargaan individu sepanjang kariernya. Namun, menurutnya, yang lebih penting adalah trofi yang dimenangkan bersama tim.
Pandangan tersebut sejalan dengan sikap Yamal sendiri. Ia tidak memperlihatkan ambisi untuk mengejar Ballon d'Or dengan cara terburu-buru.
Justru setelah finis ketiga, Yamal memilih kembali memusatkan perhatian pada Barcelona.
Persaingan Belum Berakhir
Kegagalan Yamal pada 2026 bukan berarti peluangnya telah tertutup. Sebaliknya, hasil tersebut bisa menjadi pengalaman penting dalam perjalanan panjangnya.
Harry Kane memang menjadi pemenang setelah mencatat musim luar biasa bersama Bayern Munchen. Kane mencetak 73 gol untuk klub dan negara pada musim 2025/2026, sekaligus membantu Bayern mempertahankan Bundesliga dan meraih treble domestik.
Yamal kini memiliki tantangan baru. Ia harus mempertahankan perkembangan, membantu Barcelona meraih lebih banyak trofi, dan kembali tampil konsisten di level tertinggi.
Ballon d'Or 2026 memang belum menjadi miliknya. Tetapi dengan usia baru 19 tahun dan sederet pencapaian yang sudah dikumpulkan, Yamal masih memiliki banyak kesempatan.
Untuk sekarang, ia memilih satu hal: tidak terburu-buru dan terus berjalan. Karena menurut Yamal, waktunya untuk mengangkat Ballon d'Or pada akhirnya akan tiba.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 4Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 7Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus









