Banten

Lionel Messi Absen Lawan New England Revolution, Inter Miami Kehilangan Kapten Usai Drama Imbang 2-2

Viona Sebastian Nolani | 29 Oktober 2026, 11:28 WIB
Lionel Messi Absen Lawan New England Revolution, Inter Miami Kehilangan Kapten Usai Drama Imbang 2-2
Lionel Messi - instagram/@leomessi

AKURAT BANTEN - Inter Miami harus menerima kenyataan kehilangan Lionel Messi untuk pertandingan berikutnya di Major League Soccer (MLS) 2026 setelah sang kapten mengumpulkan lima kartu kuning.

Kepastian tersebut muncul setelah Inter Miami bermain imbang 2-2 melawan FC Cincinnati dalam pertandingan yang berlangsung pada pagi hari 29 Oktober.

Dalam pertandingan kandang tersebut, Messi kembali menjadi pusat perhatian sebelum menerima kartu kuning pada menit ke-44.

Bintang asal Argentina itu mendapatkan hukuman setelah menunjukkan reaksi keras kepada wasit Armando Villarreal.

Baca Juga: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti, Geronimo Rulli Jadi Pahlawan di Piala Liga Inggris

Kartu tersebut menjadi kartu kuning kelima Messi di MLS sepanjang 2026 sehingga ia harus menjalani hukuman larangan bermain.

Akibatnya, Messi dipastikan tidak dapat memperkuat Inter Miami ketika bertandang ke markas New England Revolution pada 1 November.

Absennya pemain andalan tersebut menjadi kerugian besar bagi Inter Miami, terutama ketika kompetisi memasuki tahap penting dan persaingan di Wilayah Timur semakin ketat.

Tim yang diasuh Kily Gonzalez itu membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang mempertahankan posisi di papan atas klasemen.

Inter Miami sebenarnya memasuki pertandingan melawan FC Cincinnati dengan motivasi tinggi setelah sebelumnya kalah 0-2 dari New York Red Bulls.

Baca Juga: Michael Carrick dan Bruno Fernandes Akhiri Ketegangan, Manchester United Dibayangi Laga Penentuan Kontra Chelsea

Sejak awal pertandingan, tuan rumah berusaha mengendalikan permainan dan menekan pertahanan lawan demi mendapatkan tiga poin.

Namun, disiplin permainan FC Cincinnati membuat Inter Miami kesulitan menciptakan peluang yang benar-benar berbahaya sepanjang babak pertama.

Kedua tim pun menutup paruh pertama pertandingan tanpa gol.

Situasi berubah setelah memasuki babak kedua ketika Inter Miami akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui Luis Suarez.

Striker veteran tersebut membawa tuan rumah unggul 1-0 dan meningkatkan harapan para pendukung untuk melihat tim kesayangannya meraih kemenangan.

Messi turut berperan dalam membangun serangan yang menghasilkan gol tersebut.

Namun, keunggulan Inter Miami tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan akibat menurunnya konsentrasi lini pertahanan.

FC Cincinnati memanfaatkan kelemahan tersebut dengan mencetak dua gol beruntun sehingga berbalik unggul 2-1.

Perubahan skor itu membuat para pendukung Inter Miami yang mengenakan warna merah muda terkejut karena kemenangan yang sebelumnya terlihat dekat mendadak terancam hilang.

Ketika Inter Miami tampak akan menelan kekalahan kedua secara beruntun, Riquelme Fillipi muncul sebagai penyelamat.

Ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90 yang mengubah skor menjadi 2-2 dan memastikan tuan rumah tetap mendapatkan satu poin.

Hasil imbang tersebut memberikan tambahan poin penting bagi Inter Miami, tetapi belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan tim.

Selain kehilangan kesempatan meraih kemenangan, Inter Miami kini harus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya tanpa kehadiran Messi.

Kehilangan kapten sekaligus pemain paling berpengaruh dalam serangan membuat tugas Kily Gonzalez semakin berat.

Pelatih tersebut perlu menemukan strategi alternatif agar Inter Miami tetap mampu menciptakan peluang dan menjaga daya saing ketika menghadapi New England Revolution.

Dengan persaingan klasemen yang semakin ketat, kemampuan Inter Miami mengatasi absennya Messi akan menjadi faktor penting dalam menentukan perjalanan mereka pada sisa musim MLS 2026.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.