Banten

Flyover Sitinjau Lauik Siap Dibangun, Gubernur Pastikan Pekerjaan Masuk Tahap Konstruksi

Moehamad Dheny Permana | 13 Desember 2025, 20:04 WIB
Flyover Sitinjau Lauik Siap Dibangun, Gubernur Pastikan Pekerjaan Masuk Tahap Konstruksi

Akurat Banten - Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik akhirnya bergerak menuju fase yang paling dinantikan, setelah skema pembiayaan proyek resmi dikunci melalui penandatanganan sindikasi di Jakarta.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyebut langkah itu sebagai “awal baru bagi percepatan infrastruktur strategis di Sumbar”.

Ia menegaskan bahwa skema pendanaan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan jalan layang penghubung Padang–Solok itu benar-benar siap dikerjakan.

“Ini adalah tonggak penting yang membawa kita selangkah lebih dekat pada pembangunan flyover yang sudah lama ditunggu masyarakat,” ujarnya.

Mahyeldi mengatakan, proyek bernilai investasi hampir Rp2,8 triliun itu tidak hanya menjadi solusi dari persoalan keselamatan di Sitinjau Lauik, tetapi juga akan memengaruhi denyut perekonomian wilayah Sumbar dalam jangka panjang.

Penandatanganan pendanaan dilakukan oleh PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL), selaku badan usaha pelaksana, bersama para pihak perbankan yang terlibat dalam sindikasi pembiayaan.

Momen tersebut, menurut Gubernur, menjadi langkah krusial untuk memastikan pengerjaan bisa segera bergerak dari tahap perencanaan menuju konstruksi lapangan.

Selama ini, kawasan Sitinjau Lauik dikenal sebagai salah satu jalur ekstrem di Sumatera Barat.

Baca Juga: Desa Wisata Manggarai Barat Digedor Aktif di Medsos untuk Gaet Wisatawan

Medannya terjal, tikungannya tajam, dan rawan longsor serta kecelakaan, kombinasi yang kerap membuat arus logistik terhambat dan perjalanan masyarakat penuh risiko.

“Kondisi ekstrem Sitinjau Lauik sudah menjadi persoalan bertahun-tahun. Flyover ini diharapkan menjadi solusi permanen yang benar-benar mengubah kondisi di lapangan,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi terus berkoordinasi erat dengan kementerian terkait dan pelaksana proyek agar setiap tahapan berjalan tanpa hambatan.

“Kami ingin tahap konstruksi segera dimulai dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam waktu yang tidak terlalu lama,” tegasnya.

Dukungan serupa juga disampaikan Direktur PT HPSL, Michael Arthur Paulus Rumenser.

Ia memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam pendanaan memiliki komitmen penuh untuk bergerak cepat ke fase pembangunan.

“Penandatanganan ini menandai keseriusan semua pihak. Kami berharap proses pembebasan lahan bisa selesai tepat waktu agar tidak mengganggu jadwal konstruksi,” kata Michael.

Menurutnya, masuknya proyek ke tahap akhir persiapan menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemprov Sumbar, BUMN, dan sektor perbankan semakin solid.

Sinergi itu, lanjut dia, menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus melibatkan berbagai elemen agar hasilnya optimal.

Flyover Panorama I Sitinjau Lauik nantinya diharapkan mampu menghilangkan titik-titik rawan yang selama ini menjadi momok bagi pengendara.

Baca Juga: 2 MINGGU TAK MAKAN DAGING! Pecah Tangis Korban Banjir Aceh Tamiang saat Nikmati Hidangan Mewah dari Influencer, King Abdi !

Kemiringan ekstrem, tikungan berbahaya, hingga risiko bencana diharapkan dapat diminimalkan lewat pembangunan jalur layang yang lebih aman dan stabil.

Michael menyebut bahwa manfaat flyover tidak hanya soal keselamatan.

“Ke depan, proyek ini diharapkan bisa menghadirkan efisiensi logistik dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di kawasan sekitarnya,” ujarnya.

Dengan masuknya proyek ini ke fase konstruksi, masyarakat Sumatera Barat kini mulai melihat harapan nyata dari rencana yang sudah bertahun-tahun diperjuangkan.

Tahap pembangunan yang akan segera dimulai menjadi momentum penting menuju jaringan transportasi yang lebih aman, modern, dan mendukung kemajuan ekonomi daerah.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.