Banten

Desa Wisata Manggarai Barat Digedor Aktif di Medsos untuk Gaet Wisatawan

Moehamad Dheny Permana | 13 Desember 2025, 19:55 WIB
Desa Wisata Manggarai Barat Digedor Aktif di Medsos untuk Gaet Wisatawan

Akurat Banten - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat kembali menekankan pentingnya promosi digital bagi desa-desa wisata agar mampu bersaing dan dikenal luas oleh wisatawan.

Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng, menegaskan bahwa keterlibatan aktif kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di media sosial menjadi kunci penyebaran informasi yang cepat dan efektif.

“Kami ingin aktivitas promosi ini tidak berhenti setelah program berakhir, masyarakat harus terus bergerak memperkenalkan desanya,” ujarnya.

Selama dua tahun terakhir, Pemkab Manggarai Barat menjalankan Program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fasmadewi) melalui Dinas Pariwisata untuk mendorong pengembangan desa wisata secara berkelanjutan.

Pada 2024, dua desa yakni Wae Lolos dan Siru telah resmi menjadi desa wisata binaan.

Tahun 2025, giliran Desa Warloka Pesisir dan Watu Tiri yang menjalani proses penguatan melalui program yang sama.

Yulianus mengapresiasi kemajuan signifikan yang ditunjukkan Desa Wae Lolos, yang tidak hanya mempercantik desa tetapi juga gencar mempromosikan atraksi lokal melalui media sosial.

Baca Juga: Tragedi Ekologis! Orangutan Tapanuli, Spesies Paling Langka di Dunia, Ditemukan Membusuk di Lokasi Banjir Tapanuli

“Pokdarwis Wae Lolos berhasil jadi yang terbaik ke-11 secara nasional pada Wonderful Indonesia Award tahun ini, dan itu capaian yang sangat membanggakan,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan Wae Lolos menjadi contoh nyata bahwa konsistensi promosi dapat memberikan dampak langsung, seperti peningkatan kunjungan wisatawan serta semakin dikenalnya potensi desa.

Ia menambahkan bahwa keberadaan desa wisata sangat penting untuk mendistribusikan wisatawan agar tidak terpusat di Taman Nasional Komodo saja, melainkan merata ke berbagai desa di sekitar Labuan Bajo.

“Tugas pemerintah adalah memastikan akses dan fasilitasnya siap, mulai dari jalan yang terus diperbaiki hingga sarana pendukung lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan (Disparekrafbud) Manggarai Barat melaporkan bahwa kunjungan wisatawan ke lokasi wisata yang dikelola pemerintah daerah mencapai 77.143 orang sepanjang Januari–November 2025.

Jumlah tersebut terdiri dari 30.663 wisatawan mancanegara dan 46.480 wisatawan Nusantara.

Baca Juga: Akar Masalah Banjir Tapanuli Menguat, Polri Sudah Kantongi Calon Tersangka Pembalakan Liar

Data itu menunjukkan minat wisatawan terhadap destinasi di Manggarai Barat terus meningkat, sehingga kebutuhan promosi digital yang konsisten menjadi semakin penting.

Dengan dorongan pemerintah dan semangat Pokdarwis, desa-desa wisata diharapkan mampu mengangkat daya tarik lokalnya agar menjadi destinasi yang tak hanya cantik dipandang, tetapi juga mudah ditemukan di lini masa.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.