Misteri Api Pasar Taman Puring: Penyelidikan Masih Berjalan, 552 Kios Ludes Terbakar

Akurat Banten - Kebakaran hebat yang melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, masih menyisakan duka dan pertanyaan besar.
Api yang melahap lebih dari 500 kios itu membuat para pedagang kehilangan mata pencaharian dalam hitungan jam.
Meski kobaran api berhasil dipadamkan setelah lebih dari 20 jam upaya pemadaman, penyebab utama kebakaran belum bisa dipastikan secara resmi.
Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang terjadi di salah satu toko pakaian, namun hasil pastinya masih menunggu investigasi dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri.
“Dari keterangan para saksi yang ada, itu berasal dari salah satu kios pakaian, jual pakaian, di lantai satu daerah tengah,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly.
Pihak kepolisian telah memeriksa lima orang saksi untuk memperoleh gambaran awal mengenai sumber api.
Baca Juga: Jelang Aksesi OECD, CIPS Tekankan Pentingnya Reformasi Perlindungan Konsumen
Namun demikian, Lilipaly menegaskan bahwa analisis penyebab utama kebakaran bukan menjadi kewenangan penyidik, melainkan merupakan tanggung jawab ahli forensik.
“Jadi kami menunggu hari ini dari ahli sedang bekerja, kami menunggu hasilnya apakah penyebab dari kebakaran itu apa,” lanjutnya.
Tim Puslabfor pun telah diterjunkan ke lokasi kejadian pada Rabu siang sekitar pukul 11.51 WIB.
Di lapangan, garis polisi masih terpasang ketat di sekitar area yang terbakar untuk menjaga keutuhan barang bukti serta mencegah masuknya pihak yang tidak berkepentingan.
Hingga Rabu pagi, sisa-sisa api masih terlihat di beberapa titik.
Petugas pemadam kebakaran berjaga untuk memastikan tidak ada bara yang bisa memicu kebakaran susulan.
Sementara itu, para pedagang yang kehilangan kios hanya bisa menatap puing-puing bekas kios yang kini tak berbentuk.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang meninjau lokasi kebakaran, menyampaikan komitmennya untuk membantu para korban kebakaran dan mempercepat pembangunan kembali pasar tersebut.
“Kami akan upayakan perbaikan secepat mungkin, agar aktivitas perekonomian para pedagang bisa segera pulih,” katanya.
Luas area pasar yang terdampak mencapai sekitar 1.500 meter persegi.
Total sebanyak 552 kios ludes terbakar, dengan taksiran kerugian ditaksir mencapai Rp30 miliar.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material dan trauma para pedagang menjadi catatan penting dalam musibah kali ini.
Sebagian besar kios yang terbakar diketahui menjual pakaian bekas dan aksesori, sektor yang selama ini menjadi daya tarik utama Pasar Taman Puring.
Banyak pembeli loyal yang datang dari berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk berbelanja di sana.
Hingga kini, masyarakat sekitar dan para pedagang masih menunggu hasil investigasi forensik yang diharapkan dapat memberikan kejelasan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 620.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 7Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 8Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 9Listyo Sigit Terseret Kasus Penyadapan Ilegal? Yusril Beri Penegasan Penting soal Hak Tersangka
- 10Prabowo Sudah Tahu Dirinya Disadap, Yusril Ungkap Sosok yang Melapor ke Presiden!








