Batal Tawuran, Puluhan Siswa di Jaksel Disanksi Nyanyi Tek Kotek Anak Ayam hingga KJP Dicabut

Akurat Banten - Polsek Pesanggrahan punya cara unik untuk menertibkan puluhan pelajar yang tertangkap tangan hendak tawuran di kawasan Jakarta Selatan.
Bukan dimarahi atau dihukum fisik, para siswa ini justru diminta menyanyikan lagu anak-anak “Tek Kotek Anak Ayam” sambil menghitung mundur di hadapan petugas.
“Dari hal kecil aja, kami ingin lihat kekompakan dan konsentrasi mereka. Ternyata banyak yang gak fokus waktu nyanyi,” ujar Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam.
Polisi yang bergerak cepat berhasil menggagalkan aksi tersebut dan mengamankan tiga siswa di lokasi.
Baca Juga: Pemkab Serang Siap Musnahkan Hewan Ternak Terdampak Radiasi Cesium-137, Warga Dapat Ganti Rugi
Tak berhenti di situ, penyelidikan pun berlanjut. Polisi kemudian menelusuri lebih dalam hingga menemukan total 46 siswa dari berbagai SMP yang terlibat dalam rencana tawuran tersebut.
“Mereka ini kami datangi satu per satu, ada yang kami temukan di rumah, ada juga di sekolah,” kata Seala.
Dari tangan para siswa itu, polisi menemukan berbagai barang berbahaya seperti celurit, penggaris besi, hingga stik golf.
Sebagian senjata tajam tersebut ternyata dibeli secara online. Ada yang membeli sendiri, ada pula yang patungan dengan teman-temannya.
“Yang bikin miris, mereka ini ngumpul dan janjian tawuran lewat media sosial. Ada yang lewat DM Instagram, ada juga lewat grup WhatsApp,” jelas Seala.
Setelah diamankan, para siswa itu dikumpulkan di Polsek Pesanggrahan untuk diberikan pembinaan.
Mereka diminta meminta maaf kepada orang tua dan pihak sekolah atas ulah yang membuat resah masyarakat tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab, fasilitas Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik mereka pun dicabut oleh pihak berwenang.
“Ini supaya jadi pelajaran. Kami harap mereka benar-benar jera dan gak ngulangin lagi,” tegas Seala.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan bukan untuk mempermalukan, melainkan untuk memberikan efek jera dengan cara yang lebih mendidik.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus menggelar edukasi dan pengawasan kepada para pelajar agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran yang bisa merugikan masa depan mereka sendiri.
“Kami ingin anak-anak ini paham, bahwa keberanian itu bukan ditunjukkan lewat kekerasan, tapi lewat hal positif yang bisa banggakan orang tua dan sekolahnya,” tambahnya.
Kini, 46 siswa itu sudah dikembalikan ke rumah masing-masing setelah menjalani proses pembinaan dan perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya.
Baca Juga: Api Mengamuk di Papanggo Polisi Tunggu Hasil Forensik untuk Ungkap Dalang Kebakaran
Meski sempat menimbulkan kehebohan, aksi nyanyi “Tek Kotek Anak Ayam” tersebut justru menuai respons positif dari masyarakat yang menilai pendekatan polisi kali ini lebih manusiawi dan edukatif.
“Kadang anak-anak butuh diingatkan dengan cara yang beda. Kalau hanya dimarahi, mereka bisa makin keras kepala,” ujar seorang warga
Langkah unik Polsek Pesanggrahan ini menjadi pengingat bahwa menangani kenakalan remaja tak selalu harus dengan hukuman keras.
Kadang, cara sederhana seperti menyanyi bisa membuka mata mereka tentang arti kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









