Hoaks Penemuan Puluhan Kepala Kucing di Pasar Sepanjang Sidoarjo Viral, Polisi Angkat Bicara

Akurat Banten - Isu penemuan puluhan kepala kucing tanpa badan di Pasar Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, belakangan ini menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Video berdurasi sekitar satu menit yang tersebar di TikTok menampilkan klaim adanya kepala-kepala kucing yang ditemukan dalam plastik di area pasar tersebut.
Konten ini sudah menarik perhatian lebih dari 7.000 pengguna TikTok sejak awal Agustus.
Pihak kepolisian setempat langsung bergerak untuk mengusut kabar yang beredar.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Taman, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Andri Sasongko, memberikan klarifikasi resmi.
Menurutnya, isu tersebut tidak berdasar dan masuk kategori hoaks.
Baca Juga: Rupiah Melemah Dipicu Turunnya Cadangan Devisa, BI Lakukan Intervensi Pasar
“Salah satu pedagang wanita yang muncul dalam video berinisial S sudah kami mintai keterangan. Namun, yang bersangkutan tidak mengetahui kejadian itu secara langsung. Informasi tersebut hanya didengar dari cerita mulut ke mulut,” ujar Andri.
Tidak hanya itu, polisi juga melakukan penelusuran dengan menghubungi Kepala Pasar Sepanjang, Sumali, serta petugas kebersihan yang bertugas di lokasi.
Keduanya menegaskan tidak ada bukti fisik maupun fakta yang mendukung kabar penemuan kepala kucing di pasar tersebut.
“Kami pastikan tidak ditemukan bangkai kepala kucing sebagaimana yang disebutkan di video TikTok,” tambah Andri.
Menurut penuturan Sumali, kabar soal kepala kucing yang tersebar hanya berasal dari beberapa pedagang yang mengobrol tanpa dasar bukti kuat.
Sedangkan petugas kebersihan menambahkan bahwa selama bertugas di pasar, tidak pernah melihat atau menerima laporan terkait kejadian tersebut.
Fenomena penyebaran hoaks seperti ini dianggap cukup berbahaya karena dapat menimbulkan kepanikan di masyarakat dan merugikan citra pasar serta para pedagang yang berjualan secara legal.
Warga dan netizen pun diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terlebih yang belum jelas kebenarannya.
“Jangan mudah percaya begitu saja dengan video yang viral tanpa konfirmasi resmi,” tegas Andri.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa era digital memungkinkan kabar cepat menyebar, baik yang benar maupun tidak.
Oleh sebab itu, verifikasi fakta sangat penting dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat yang tidak perlu.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









