Banten

Perempuan Bangkit, Keluarga Kuat: Seruan Bu Risma untuk Lawan Kemiskinan dari Dapur Sendiri

Moehamad Dheny Permana | 23 Juni 2025, 04:49 WIB
Perempuan Bangkit, Keluarga Kuat: Seruan Bu Risma untuk Lawan Kemiskinan dari Dapur Sendiri

Akurat Banten - Dalam sebuah sarasehan bertema Perempuan Berdaya, Indonesia Raya yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Banten, Kota Serang, Mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini menekankan peran vital perempuan dalam membebaskan keluarga dari jerat kemiskinan.

“Saya lihat yang miskin itu suaminya kerja, ada tukang becak, buruh, dan sopir. Tapi tetap miskin. Kenapa? Karena peran ibu dalam ekonomi keluarga belum dimaksimalkan,” ujar Risma.

Menurut Ketua DPP PDI Perjuangan ini, solusi mengatasi kemiskinan tidak bisa hanya bertumpu pada kepala keluarga laki-laki.

Ibu-ibu rumah tangga juga harus diberdayakan agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi dari dalam rumah.

Baca Juga: Aroma Mencurigakan di Depan Toko Parfum, Polisi Temukan 4 Kg Sabu di Tangerang

Mantan Wali Kota Surabaya itu pun menceritakan pengalamannya saat membina UMKM rumahan di kota Pahlawan.

Ia menyebut banyak keluarga berhasil bangkit secara ekonomi setelah para ibu diberi pelatihan kewirausahaan dan pemasaran yang sesuai zaman.

“Ibu-ibu Banten bisa berubah. Jangan jualan pakai model lama. Bungkus harus rapi, tampilannya menarik. Orang akan menilai produk itu enak, sehat, dan layak beli,” tutur Risma.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya perempuan untuk menciptakan pasar mereka sendiri.

“Kalau tidak menciptakan pasar, pasar itu akan diambil orang lain. Ini saatnya perempuan bangkit,” serunya penuh semangat.

Baca Juga: Medvedev Sebut Iran Bisa Dapat Senjata Nuklir dari Negara Sahabat!

Risma juga menyoroti tingginya angka kemiskinan di Banten, padahal secara geografis provinsi ini sangat strategis karena dekat dengan pusat ekonomi nasional, Jakarta.

“Dari Jakarta ke sini tidak sampai 2 jam. Harusnya potensi ini jadi kekuatan ekonomi,” kata Risma.

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Ade Sumardi menyebut sarasehan ini sebagai upaya untuk memperkuat peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga.

Baca Juga: 6 Cara Jitu Bikin Burung Kacer Kamu Gacor Total Dan Bermental Juara, Dijamin Langsung Beda!

“Melalui kegiatan ini, ibu-ibu dibekali ilmu dan inspirasi agar UMKM mereka bisa naik kelas dan berkontribusi nyata untuk rakyat,” ujar Ade.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Bulan Bung Karno ini juga diisi istigasah dan refleksi nilai-nilai kebangsaan, memperkuat semangat perempuan sebagai agen perubahan.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.