Banten

WNI di Iran Terancam, Indonesia Naikkan Status Siaga dan Siapkan Evakuasi di Tengah Konflik

Andi Syafrani | 19 Juni 2025, 09:46 WIB
WNI di Iran Terancam, Indonesia Naikkan Status Siaga dan Siapkan Evakuasi di Tengah Konflik

AKURAT BANTEN - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono mengungkapkan kabar terbaru mengenai kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran, di tengah memanasnya konflik antara Iran dan Israel.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah meningkatkan status kewaspadaan di Kedutaan Besar RI di Teheran dari level siaga 2 menjadi level siaga 1, menandakan situasi yang semakin serius.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap eskalasi serangan Israel yang kini tak hanya menyasar target militer, tetapi juga infrastruktur sipil, membahayakan keselamatan WNI di wilayah tersebut.

Baca Juga: Marcella Santoso Tersandung Dua Kasus Hukum Besar: Dari Suap Rp60 Miliar hingga Obstruction of Justice

Menurut Sugiono, terdapat sekitar 380 WNI di Teheran, ibu kota Iran, serta sejumlah lainnya yang tersebar di berbagai wilayah di negara tersebut. Kondisi mereka saat ini dinilai rawan akibat intensitas serangan yang terus meningkat.

“Dua hari lalu, saya sudah minta jajaran Kemenlu dan KBRI Teheran untuk mengevaluasi rencana evakuasi WNI,” ujar Sugiono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah bergerak cepat untuk memastikan keselamatan warga Indonesia di tengah ketidakpastian situasi di Iran.

Baca Juga: Update! Berikut Jadwal Terbaru Piala Presiden 2025, Persib vs Port FC jadi Pembuka

Eskalasi konflik yang terjadi sejak beberapa hari terakhir mendorong Kemenlu untuk mengambil langkah tegas.

“Serangan Israel sekarang sudah menyasar target sipil, bukan cuma militer. Karena itu, saya putuskan untuk naikkan status siaga KBRI Teheran ke level 1,” kata Sugiono.

Dengan status siaga tertinggi ini, kedutaan mulai menjalankan rencana kontingensi, termasuk persiapan evakuasi WNI.

Langkah ini mencakup pemetaan lokasi WNI, penyediaan transportasi, dan koordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Baca Juga: Tiba di Rusia, Prabowo Disambut Hangat Jajar Kehormatan dan Siap Bertemu Putin

Untuk mendukung rencana evakuasi, Sugiono telah menjalin komunikasi dengan sejumlah negara tetangga Iran, seperti Turki, Irak, dan Azerbaijan. Tujuannya, memastikan WNI mendapat kemudahan melintasi perbatasan jika evakuasi darurat diperlukan.

“Kami sudah berbicara dengan beberapa negara di kawasan itu, supaya perlintasan aman dan cepat kalau situasi memburuk,” jelasnya.

Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia untuk melindungi warganya di tengah ketegangan geopolitik yang kian memanas di Timur Tengah.

Baca Juga: GEMPAR DUNIA! Bos Tambang Indonesia 'Lawan' Raja Minyak Rusia: Ini 5 Taipan Energi Terkaya 2025.

Konflik Iran-Israel, yang dipicu oleh serangan udara Israel terhadap sejumlah fasilitas di Iran, telah menarik perhatian dunia. Menurut laporan media internasional, serangan ini merupakan balasan atas dugaan serangan rudal Iran terhadap Israel beberapa minggu sebelumnya. Situasi ini membuat warga sipil, termasuk WNI, berada dalam risiko tinggi.

“Kami berharap ketegangan ini segera mereda, tapi kami harus siap untuk skenario terburuk,” ujar Sugiono, menambahkan bahwa Indonesia terus mendorong penyelesaian damai melalui jalur diplomasi.

Baca Juga: Aksi Comeback Epik! Timnas Voli Indonesia Tumbangkan Thailand dan Amankan Tiket 8 Besar

Pada 21 Juni 2025, para Menteri Luar Negeri Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) akan menggelar konferensi darurat di Istanbul, Turki, untuk membahas krisis ini. Indonesia, sebagai anggota aktif OKI, dijadwalkan turut serta dalam pertemuan tersebut, dengan Sugiono memimpin delegasi.

“Kami akan sampaikan posisi Indonesia, mendesak de-eskalasi dan perlindungan warga sipil,” katanya.

Baca Juga: Prabowo Bubarkan Satgas Saber Pungli Era Jokowi, Dinilai Sudah Tak Efektif Hapus Pungli

Sementara itu, di media sosial, banyak WNI di Indonesia menyuarakan solidaritas dan doa untuk keselamatan saudara-saudara mereka di Iran.

“Semoga pemerintah bisa bawa mereka pulang dengan selamat,” tulis Ani, warga Jakarta, di platform X. Dengan langkah cepat dan koordinasi ketat, Indonesia berupaya menjaga warganya tetap aman di tengah badai konflik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC