Banten

Gelombang Razia di Koja Usai Warga Resah, Polisi Amankan Pengamen hingga Tunawisma

Moehamad Dheny Permana | 22 November 2025, 06:17 WIB
Gelombang Razia di Koja Usai Warga Resah, Polisi Amankan Pengamen hingga Tunawisma

Akurat Banten - Razia besar-besaran digelar aparat Kepolisian Sektor Koja setelah muncul keluhan warga yang merasa terganggu oleh kehadiran sejumlah pengamen, juru parkir liar, dan tunawisma di Halte Busway Permai Jalan Raya Yos Sudarso, Jakarta Utara.

“Laporan dari masyarakat langsung kami tindaklanjuti karena sudah mengganggu kenyamanan publik,” ujar Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto.

Sejumlah orang kemudian diamankan, terdiri dari lima remaja pengamen, dua juru parkir liar, dan satu tunawisma yang diduga telah lama beraktivitas di kawasan tersebut.

Kelima pengamen itu masing-masing berinisial RH berusia 17 tahun, IN berusia 15 tahun, DD berusia 16 tahun, YY berusia 15 tahun, serta AN berusia 18 tahun.

Dua juru parkir liar yang disebut kerap meminta uang dengan memaksa berinisial SH berusia 35 tahun dan RA berusia 63 tahun.

Sementara itu seorang tunawisma berinisial H berusia 64 tahun juga ikut diamankan setelah diduga kerap tidur di area halte.

Petugas turut menyita sebuah ukulele yang digunakan pengamen tersebut untuk beraksi setiap hari di lokasi.

Baca Juga: Gelombang Baru Sentralisasi Pendidikan Menguat, Suara DPR Tagih Kendali Penuh di Tangan Pemerintah Pusat

“Semua yang kami amankan sudah dibawa ke Polsek Koja untuk menjalani pemeriksaan dan pendataan lebih lanjut,” jelas Andry.

Sebelum razia dilakukan, keresahan warga mulai ramai diperbincangkan setelah seorang pengguna halte berinisial AF mengunggah keluhannya di media sosial.

Dalam unggahan itu, AF menuliskan bahwa para pengamen dan juru parkir liar tersebut sering memarahi warga yang menolak memberikan uang.

“Beberapa kali saya lihat mereka membentak orang yang tidak memberi uang, apalagi perempuan,” tulis AF.

Ia juga menyebut ada yang berteriak-teriak sambil meminta uang sehingga membuat antrean penumpang di halte merasa tidak nyaman.

Tak hanya itu, AF mengatakan bahwa beberapa di antara mereka tidur di area halte dan tercium bau alkohol yang sangat mengganggu.

Baca Juga: Dari Kantong Pribadi Presiden Prabowo: Ribuan 'Kuda Besi' Listrik Angkat Martabat Tukang Becak Lansia, Jadi Solusi Nyata Kesejahteraan!

“Saya berharap aparat bergerak cepat supaya warga bisa menunggu bus dengan rasa aman,” ujar AF.

Razia dari Polsek Koja ini diharapkan bisa mengembalikan ketertiban di ruang publik dan memberikan kenyamanan bagi para pengguna transportasi umum di kawasan Yos Sudarso.***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.