Banten

Polisi Gerebek Komplotan Penyekapan di Tangsel Aksi Pelaku Terungkap Lewat Pelarian Korban

Moehamad Dheny Permana | 17 Oktober 2025, 18:58 WIB
Polisi Gerebek Komplotan Penyekapan di Tangsel Aksi Pelaku Terungkap Lewat Pelarian Korban

Akurat Banten - Polda Metro Jaya berhasil membongkar aksi penyekapan disertai penganiayaan terhadap empat orang di kawasan Tangerang Selatan, Banten, dengan menangkap sembilan pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut.

Para tersangka terdiri dari delapan pria dan satu wanita, masing-masing berinisial MAM (41), VS (33), HJE (25), S (35), APN (25), Z (34), I, MA (39), serta NN (52) yang merupakan satu-satunya perempuan dalam kelompok itu.

“Korban sebenarnya ada empat orang, dan satu di antaranya berhasil kabur lalu membuat laporan ke Polda Metro Jaya pada Senin (13/10),” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi.

Kasus ini bermula dari pertemuan antara korban bersama istri dan dua rekannya dengan tersangka NN di sebuah rumah makan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/10).

Awalnya, pertemuan itu dimaksudkan untuk transaksi jual beli mobil, di mana korban telah mentransfer uang muka sebesar Rp49 juta ke rekening NN.

Namun, suasana berubah mencekam ketika NN datang bersama beberapa tersangka lain dan langsung merampas tas serta ponsel milik para korban.

“Mereka berteriak ‘kooperatif, kooperatif’ sambil memaksa keempat korban masuk ke mobil,” jelas Ade Ary.

Baca Juga: Korupsi Anode Logam Terbongkar KPK Ungkap Modus Tukar 1 Kg Logam dengan 3 Gram Emas

Dalam perjalanan, mata para korban ditutup menggunakan kain hitam. Mobil itu kemudian membawa mereka ke sebuah rumah di wilayah Tangerang Selatan yang dikuasai tersangka MA.

Setibanya di lokasi, penutup mata korban dibuka dan mereka dikurung di kamar lantai dua rumah tersebut. Salah satu korban wanita dipisahkan dari kelompoknya dan mendengar suara cambukan yang diduga dialami suaminya.

Suasana mencekam itu berlangsung ketika korban perempuan melihat penjaga rumah tertidur dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri melalui pintu depan.

Ia kemudian menumpang motor warga yang melintas dan melanjutkan perjalanan dengan taksi menuju SPKT Polda Metro Jaya untuk melaporkan kejadian tersebut.

Laporan itu menjadi titik balik terbongkarnya aksi brutal para pelaku. Polisi bergerak cepat, mengidentifikasi dan menangkap sembilan orang yang terlibat dalam penyekapan tersebut.

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya kini terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang masih buron.

Baca Juga: NAHAS! Baru Curi Yamaha X-Ride di Citangkil, Maling Motor Langsung Tertangkap Basah, Rekannya Lolos dari Sergapan

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan para korban duduk sambil mengobati luka-luka yang diduga akibat cambukan.

“Video itu memperlihatkan sejumlah orang diduga menjadi korban penyekapan di sebuah rumah kawasan Pondok Aren, Tangsel,” tulis salah satu akun Instagram yang pertama kali membagikan rekaman tersebut.

Polisi memastikan penyelidikan akan diperluas, termasuk menelusuri motif mendalam dan jaringan pelaku di balik insiden yang berawal dari modus transaksi jual beli mobil ini.***

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.