Longsor Sampah Jadi Alarm, Penataan TPA Cipeucang Kembali Dilakukan

AKURAT BANTEN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali melakukan perbaikan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang. Penataan ini dilakukan menyusul insiden longsoran sampah yang sempat terjadi dan menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi banjir dan pencemaran lingkungan.
Perbaikan difokuskan di landfill 3 dengan metode penataan terasering, pembangunan bronjong, serta pengerukan anak Sungai Cirompang yang sebelumnya tertimbun tumpukan sampah.
Pekerjaan tersebut mulai dilakukan sejak Minggu (7/12/2025) dan ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.
Baca Juga: Proyek Ilegal Lapangan Padel Tangerang Berjalan di Bawah Bayang-bayang Pembiaran Penegakan Perda
Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat jenis excavator dikerahkan untuk menarik tumpukan sampah dari tepi sungai yang selama ini menutup aliran air.
Sampah kemudian disusun kembali membentuk terasering guna menekan risiko longsor lanjutan.
Anak Sungai Cirompang yang sebelumnya tertimbun material sampah juga akhirnya dikeruk agar aliran air kembali normal.
Langkah ini dilakukan setelah banjir sempat menjadi ancaman nyata di kawasan sekitar TPA.
Sejumlah material bangunan baru terlihat didatangkan ke lokasi. Material tersebut diketahui akan digunakan untuk pembangunan bronjong atau dinding penahan sungai di area landfill 3, yang selama ini rawan terdampak pergerakan sampah.
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menyampaikan bahwa penataan TPA Cipeucang dilakukan untuk mencegah dampak buruk yang sebelumnya telah terjadi.
Baca Juga: Upaya Penyelundupan Daging Hiu Digagalkan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
"Kemarin ada terjadi beberapa longsoran (sampah) di TPA Cipeucang, jangan sampah terjadi longsoran sungai dan lain sebagainya," ujarnya saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Senin (15/12/2025).
"Maka dari itu saat ini masih penataan kita selesaikan, lalu pemasangan bronjong, dinding kali, lalu juga tersering," sambungnya.
Selain penataan teknis, Pemkot Tangsel juga mulai melakukan pembangunan jalan menuju kawasan TPA. Di sisi lain, komunikasi dengan warga sekitar baru kembali dibangun agar operasional TPA dapat berjalan maksimal.
"Kita juga sekarang sedang melakukan pembangun komunikasi dengan warga sekitar, supaya segera TPA Cipeucang bisa dioperasikan secara maksimal seperti itu," ucap Pilar.
Ia berharap perbaikan tersebut dapat berjalan lancar dan benar-benar menjadi solusi permanen bagi persoalan sampah di Tangerang Selatan.
"Mohon doanya mudah-mudahan lancar, (perbaikan) TPA Cipecang harus kita selesaikan supaya ini jadi solusi permanen," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








