Hangatnya Malam Bersama Kapolri: Pesan Tegas dan Motivasi untuk Pasukan Pengaman DPR

Akurat Banten - Suasana hangat terasa di kompleks parlemen Senin malam lalu ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo duduk satu meja dengan ratusan personel pengamanan DPR/MPR RI.
Acara makan malam yang diikuti 320 anggota gabungan TNI, Polri, hingga unsur pimpinan itu bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga momen Kapolri memberikan motivasi sekaligus arahan penting menjelang tugas berat menjaga gedung parlemen dan simbol-simbol negara.
Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Sigit menyampaikan penghargaan tinggi atas dedikasi personel yang sudah beberapa hari terakhir berjibaku dengan persiapan pengamanan.
“Saya tahu bagaimana perjuangan rekan-rekan menghadapi berbagai permasalahan, khususnya dalam menjaga salah satu obyek vital nasional,” ujarnya.
Ucapan terima kasih itu disertai penekanan agar seluruh personel selalu berpegang pada prosedur operasional standar, termasuk dalam mengawal kebebasan berpendapat masyarakat.
Kapolri mengingatkan bahwa Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 telah memberikan pedoman jelas soal bagaimana aspirasi publik harus difasilitasi dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum.
“Harus menghormati aturan dan hukum yang berlaku, harus menjaga kebebasan umum, harus menjaga nilai-nilai aturan yang ada, dan tentunya juga harus tetap menjaga semangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, aparat wajib mengawal aspirasi yang disampaikan secara damai dan sesuai aturan, namun tidak boleh lengah jika ada oknum yang mencoba menunggangi situasi.
“Apabila melanggar, tentunya kita tidak boleh membiarkan,” katanya.
Kapolri juga menyinggung ancaman aksi anarkis yang berpotensi merusak fasilitas publik maupun objek vital negara.
Menurutnya, tindakan semacam itu tidak hanya merugikan secara fisik, tetapi juga bisa mengguncang stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
“Oleh karena itu, terkait dengan hal-hal yang sifatnya melanggar hukum, apalagi sampai merusak, membakar, dan melakukan perusakan fasilitas publik, tentu rekan-rekan harus mengambil langkah yang tegas,” tutur Sigit.
Namun, di balik pesan ketegasan, ia mengingatkan bahwa aparat tetap harus mampu memilah kondisi di lapangan dengan bijak.
Sebelum mengambil tindakan, personel diminta membedakan mana aksi yang tertib, mana yang anarkis, serta mana yang justru menyulitkan masyarakat.
Baca Juga: Innalillahi, Acil Bimbo Meninggal Dunia: Sosok Legendaris yang Dikenang Lewat Karya Abadi
Selain menjaga keamanan, Kapolri menekankan pentingnya menjaga soliditas, baik antar personel maupun dengan masyarakat.
Ia berharap para aparat tidak hanya fokus pada aspek penegakan hukum, tetapi juga turut memulihkan kondisi sosial ketika terjadi ketegangan.
Acara makan malam itu pun menjadi momentum kebersamaan yang langka.
Di balik suasana formal pengamanan, terlihat ada semangat kekeluargaan yang terjalin.
Pesan Kapolri yang menggabungkan motivasi, apresiasi, dan instruksi tegas membuat suasana malam itu terasa berbeda yaitu hangat, penuh makna, sekaligus sarat tanggung jawab.
Dengan berakhirnya pertemuan tersebut, para personel meninggalkan ruang makan dengan energi baru.
Mereka bukan hanya membawa bekal fisik untuk menjalankan tugas, tetapi juga pesan moral dari pucuk pimpinan kepolisian yang menegaskan bahwa tugas menjaga demokrasi dan ketertiban adalah amanah yang harus dijalankan dengan disiplin, ketegasan, dan hati nurani.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









