Interupsi di Rapat Paripurna HUT Banten Ke-24, Musa Weliansyah Soroti Kebijakan Pj Gubernur Banten

AKURAT BANTEN, LEBAK - Musa Weliansyah Wakil Ketua Fraksi PPP–PSI DPRD Banten, minta Pj Gubernur Banten, mengevaluasi kebijakan e–Katalog. Sebab, dengan adanya kebijakan e–Katalog tersebut banyak pengusaha lokal menjerit.
”Kami sangat prihatin melihat pengusaha lokal menjerit di Provinsi Banten dengan adanya pola e-katalog. Ini adalah kebijakan Pj Gubernur Banten,” kata Musa saat melakukan interupsi pada acara Rapat Paripurna HUT Banten ke 24 di Gedung DPRD setempat, Jumat (4/10/2024)
“Tolong minta dievaluasi kembali kebijakan e-katalog, karena ini membuka ruang korupsi oknum PPK, KPA, kolaborasi dengan pengusaha yang bisa diajak untuk melakukan korupsi. Mohon menjadi catatan ini dari masukan pengusaha banten. Mohon dicatat pak Pj,” tegas Musa.
Baca Juga: Begini Strategi Rans Nusantara Hebat Manjakan Pecinta Kuliner di BSD Tangerang
Interupsi yang disampaikan Wakil Ketua Fraksi PPP-PSI tersebut, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim.
Bahkan berdasarkan Pantauan wartawan dilapangan , Musa langsung meminta izin kepada pimpinan sidang melalui pengeras suara, usai Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Akmal Malik menyampaikan sambutan.
Selain itu, Musa menyampaikan beberapa poin. Diantaranya, Ia mengaku miris dengan keberadaan pabrik obat terlarang yang belum lama ini berhasil dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN).
Baca Juga: Selundupkan Benih Lobster 85.129 Ekor, Warga Pandeglang Diringkus di Bandara Soetta
“Banten adalah daerah yang relijius berjuta santri dan pondok pesantren, akan tetapi di HUT Banten ini, di masa remaja Provinsi Banten ini kita disambut dengan adanya pabrik ekstasi yang tidak jauh dari pusat kota, saya sangat miris sekali,” um tandas Musa.
Pada kesempatan itu, Musa juga mempertanyakan keseriusan Pemprov Banten dalam menutup pabrik miras di Cikande Kabupaten Serang.
“Di HUT Banten yang ke 24 ini juga nampaknya belum ada keseriusan Pemprov dalam menutup pabrik miras yang ada di Cikande Kabupaten Serang,” ungkap mantan Anggota DPRD Lebak ini.
Baca Juga: Si Jago Merah Melahap Habis Lantai 5 dan 6 Mal Ciputra, Hanguskan Kafe dan Toko Buku
Dari pada itu, masalah kerusakan Infrastruktur jalan juga tak luput dari sorotan Wakil Ketua Fraksi PPP DPRD Banten.
“Dari ujung barat sampai ke ujung timur, pantai begitu rusak, pertambangan merusak begitupun gunung-gunung, blm ada keseriusan dari Pemprov Banten,” pungkas Musa. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 5Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









