Miris! Emiliano Martinez Ungkap Cedera Mengerikan yang Bikin Transfer ke Juventus Batal

AKURAT BANTEN - Kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez, akhirnya buka suara mengenai kegagalan transfernya ke Juventus pada bursa transfer musim panas 2026.
Bukan karena persoalan gaji atau ketidakcocokan kontrak, penjaga gawang yang akrab disapa Dibu itu mengungkapkan bahwa cedera patah jari menjadi salah satu faktor penting yang membuat kepindahannya ke Turin batal terwujud.
Dalam wawancara bersama jurnalis Argentina, Gaston Edul, Martinez menceritakan kondisi fisiknya yang ternyata jauh lebih buruk dari perkiraan.
Cedera tersebut bahkan sudah mengancam partisipasinya di Piala Dunia 2026 bersama Argentina.
Baca Juga: Hansi Flick Bikin Pemain Barcelona Tak Betah? Aturan Menginap di Hotel Mulai Dipertanyakan
Masalah bermula ketika Martinez mengalami dislokasi jari saat memperkuat Aston Villa dalam final Liga Europa melawan Freiburg pada 20 Mei 2026.
Meski berhasil mengantarkan Villa meraih kemenangan, ia harus menerima kenyataan pahit setelah pemeriksaan medis menunjukkan adanya patah tulang pada jarinya.
Saat itu, Martinez sempat khawatir tidak bisa memperkuat Argentina di Piala Dunia. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk tidak menjalani operasi agar tetap bisa mengikuti turnamen tersebut.
Keputusan itu membuatnya harus bermain dengan kondisi tangan yang belum sepenuhnya pulih. Tim medis memberikan pelindung khusus agar ia tetap bisa berlatih dan bertanding.
Baca Juga: Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026, Barcelona Dituntut Bangkit Saat Hadapi Alaves
Martinez bahkan mengaku menjalani sebagian sesi latihan dengan keterbatasan gerakan tangan. Meski demikian, ia tetap tampil sepanjang turnamen dan membantu Argentina mencapai partai final Piala Dunia 2026.
Cedera Jari Jadi Penghalang ke Juventus
Persoalan kembali muncul setelah Piala Dunia berakhir. Martinez mengira kondisi jarinya sudah membaik karena mampu menyelesaikan seluruh pertandingan bersama Argentina.
Namun, pemeriksaan lanjutan ketika kembali dari masa liburan justru menunjukkan bahwa tulang jarinya masih mengalami patah.
Dalam keterangannya, Martinez mengungkapkan bahwa para dokter memperkirakan dirinya membutuhkan waktu pemulihan sekitar 10 pekan dan harus menjalani operasi.
Kondisi tersebut membuat rencana kepindahannya ke Juventus semakin sulit direalisasikan.
"Saya kehilangan kesempatan transfer ke sebuah klub karena kondisi jari saya. Para dokter mengatakan saya membutuhkan operasi dan tidak mungkin bermain dalam kondisi seperti itu," ungkap Martinez dalam wawancara yang dikutip sejumlah media Eropa.
Klub yang dimaksud adalah Juventus. Tim asal Turin tersebut memang sempat menjadikan Martinez sebagai salah satu target utama untuk memperkuat posisi penjaga gawang.
Meski begitu, persoalan medis bukan satu-satunya kendala dalam negosiasi. Laporan sebelumnya dari media olahraga menyebut perbedaan valuasi antara Juventus dan Aston Villa juga menjadi penghambat kesepakatan.
Baca Juga: Jadwal FIFA Days Timnas Indonesia November 2026 Terancam Berubah, PSSI Siapkan Opsi Turki
Aston Villa dikabarkan mempertahankan harga yang dianggap terlalu tinggi oleh Juventus.
Chelsea Justru Berani Merekrut Martinez
Setelah gagal bergabung dengan Juventus, Martinez akhirnya mendapatkan pelabuhan baru bersama Chelsea.
Klub London tersebut resmi merekrutnya dari Aston Villa pada 30 Agustus 2026 dengan kontrak berdurasi tiga tahun.
Menariknya, Martinez mengungkapkan bahwa Chelsea tidak mempermasalahkan kondisi jarinya seperti yang terjadi dalam proses negosiasi sebelumnya.
Ia pun tetap mendapatkan kesempatan bermain bersama The Blues meskipun masih merasakan dampak cedera tersebut.
Sayangnya, masalah kebugaran kembali menghampirinya. Pada 17 Oktober 2026, Martinez mengalami benturan keras dengan pemain Everton, Jarrad Branthwaite, dalam pertandingan Premier League yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Chelsea.
Benturan tersebut mengakibatkan patah tulang rahang dan membuatnya harus menjalani operasi.
Kini, Martinez menghadapi tantangan baru untuk kembali ke lapangan. Kiper berusia 34 tahun itu masih membutuhkan pemulihan sebelum bisa kembali memperkuat Chelsea.
Kisah Martinez menjadi gambaran pengorbanan seorang pemain yang rela menahan rasa sakit demi membela negaranya.
Namun, keputusan tersebut juga membawa konsekuensi terhadap perjalanan kariernya di level klub, termasuk gagalnya kesempatan memperkuat Juventus.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 4Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 5TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 6Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 7Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 8Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 9Lewandowski Sindir Arsenal soal Gelar Juara, Fans The Gunners Langsung Dapat Balasan Telak!
- 10Liverpool Berubah Total di Tangan Iraola, Van Dijk Ungkap Satu Hal yang Wajib Dilakukan Rekan Setimnya!









