Banten

Cristiano Ronaldo Berpeluang Kembali ke Timnas Portugal pada November, Skorsing 30 Hari Segera Berakhir

Viona Sebastian Nolani | 31 Oktober 2026, 20:05 WIB
Cristiano Ronaldo Berpeluang Kembali ke Timnas Portugal pada November, Skorsing 30 Hari Segera Berakhir
Cristiano Ronaldo. - instagram/@cristiano

AKURAT BANTEN - Cristiano Ronaldo berpeluang kembali memperkuat tim nasional Portugal pada November setelah menjalani hukuman skorsing selama 30 hari.

Sanksi tersebut diberikan menyusul tindakannya meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa memperoleh izin sebelumnya.

Surat kabar Arab Saudi, Arriyadiyah, pada 31 Oktober melaporkan bahwa Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) telah mengirimkan permintaan resmi kepada Al Nassr.

Permintaan tersebut berkaitan dengan pelepasan Cristiano Ronaldo untuk mengikuti rangkaian pertandingan internasional Portugal pada November mendatang.

Baca Juga: 12 Akun Polymarket Diduga Bocorkan Hasil Ballon d'Or 2026, Raup Keuntungan Hampir Rp3 Miliar

Selain Ronaldo, dua pemain Al Nassr lainnya, yakni Joao Felix dan Samu Costa, juga masuk dalam daftar pemain yang diminta untuk dilepas.

Situasi ini membuka peluang bagi penyerang berusia 41 tahun tersebut untuk kembali mengenakan seragam tim nasional setelah sempat terlibat perselisihan mengenai kesempatan bermain.

Meski demikian, permintaan pelepasan pemain dari klub tidak otomatis memastikan Ronaldo akan masuk dalam daftar pemain Portugal.

Keputusan mengenai pemanggilan tetap berada di tangan tim pelatih yang akan menentukan komposisi skuad untuk pertandingan mendatang.

Persoalan yang melibatkan Ronaldo bermula ketika ia meninggalkan kamp latihan Portugal di Kopenhagen pada 30 September.

Baca Juga: Usai MA Ketok Palu Soal Suket Ijazah Gibran, Fraksi PKB Resmi Bersikap: Ini Poin Pentingnya!

Saat itu, Portugal tengah mempersiapkan pertandingan UEFA Nations League menghadapi Denmark.

Ronaldo dikabarkan kecewa karena menilai pelatih Jorge Jesus tidak menjalankan kesepakatan mengenai rencana pemberian kesempatan bermain.

Dalam pernyataan yang disampaikan setelah kejadian tersebut, Ronaldo mengungkapkan bahwa dirinya sempat diminta bersiap untuk bermain sekitar 30 menit dalam pertandingan melawan Norwegia.

Namun, meskipun sudah melakukan pemanasan ketika jeda babak pertama, ia ternyata tidak mendapatkan kesempatan untuk masuk ke lapangan.

Di sisi lain, pelatih Jesus membantah pernah membuat kesepakatan dengan Ronaldo mengenai durasi atau waktu bermain.

Perselisihan tersebut kemudian berujung pada keputusan Komite Disiplin FPF yang diumumkan pada 19 Oktober.

Ronaldo dijatuhi hukuman larangan bermain selama 30 hari serta denda sebesar 255 euro.

Namun, masa hukuman tersebut dihitung sejak 1 Oktober dan sudah memasukkan periode skorsing sementara yang sebelumnya dijalani Ronaldo.

Dengan perhitungan tersebut, sanksi tidak lagi menjadi penghalang bagi pemain Al Nassr itu untuk kembali mendapatkan panggilan tim nasional pada November.

Dalam menentukan hukuman, pihak federasi turut mempertimbangkan sikap Ronaldo yang menerima tanggung jawab dan menunjukkan penyesalan atas tindakannya.

Kontribusinya terhadap sepak bola juga menjadi salah satu pertimbangan dalam penetapan sanksi.

Ronaldo sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekan setim serta para pendukungnya.

Portugal dijadwalkan menjamu Denmark di Braga pada 15 November sebelum menjalani pertandingan tandang menghadapi Wales pada 18 November.

Apabila kembali mendapatkan kepercayaan dari tim pelatih, pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk mengakhiri polemik sekaligus melanjutkan kiprahnya bersama tim nasional Portugal.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.