Banten

Ledakan Dahsyat di Citereup Pandeglang, Seorang Nelayan Tewas Diduga Saat Merakit Bom Ikan

David Amanda | 26 Agustus 2026, 23:35 WIB
Ledakan Dahsyat di Citereup Pandeglang, Seorang Nelayan Tewas Diduga Saat Merakit Bom Ikan
Ledakan Dahsyat di Citereup Pandeglang, Seorang Nelayan Tewas Diduga Saat Merakit Bom Ikan - Istimewa

AKURAT BANTEN - Warga Kampung Cisarua, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang dihebohkan oleh suara ledakan keras pada Rabu (26/8/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Ledakan yang terjadi selepas waktu Zuhur ini berasal dari rumah seorang nelayan berinisial MA (48) yang diduga tengah merakit bom ikan.

Menurut keterangan Geo warga yang berada di sekitar lokasi, korban memang dikenal biasa merakit bom ikan.

Namun, kali ini korban diduga membuat bom dalam ukuran yang jauh lebih besar dari biasanya untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak.

Baca Juga: Luna Lovegood Resmi Menikah! Evanna Lynch Bikin Geger dengan Pernikahan Unik, Ada Cerita 2 Kali Dilamar!

"Katanya orang di lingkungan situ sudah tahu kalau dia itu biasa membuat bom ikan. Biasanya dia cuma bikin skala kecil, kecil-kecilan saja. Tapi tumben hari ini yang biasanya dibuat dua atau tiga malah dijadikan satu bom besar sama dia. Katanya memang sengaja diselesaikan karena mau dijual lagi ke bagang seharga yang lumayan, biar untung tiga kali lipat," katanya.

Kerasnya suara dentuman dari rumah korban memicu kepanikan luar biasa. Getaran akibat ledakan tersebut bahkan dirasakan oleh warga yang tinggal dalam radius 100 meter lebih dari titik lokasi.

"Kejadiannya itu siang hari lewat waktu Zuhur, sekitar jam 1-an. Suara ledakannya keras, bahkan sampai yang jaraknya sekitar 100 meter lebih itu hampir bergetar," ungkapnya.

Baca Juga: Rooney Bongkar Biang Kekalahan MU, 2 Pemain Ini Diminta Carrick Dicadangkan saat Lawan Ipswich

Sesaat setelah kejadian, warga langsung berhamburan mendekati lokasi untuk melihat sebelum aparat kepolisian tiba.

Kata dia, kondisi korban ditemukan meninggal dunia di area dapur dengan kondisi tubuh yang hancur akibat ledakan tersebut.

"Waktu setelah ledakan terjadi, polisi belum ada yang datang ke lokasi, saya pas ada disitu lagi nganter temen pas banget setelah ledakan. Warga langsung ramai-ramai lari ke lokasi. Korban yang merakit itu kondisinya mengenaskan sekali, daging-dagingnya sampai acak-acakan di sekitar dapur," jelasnya.

Baca Juga: Ancang-ancang Jokowi Menuju 2029, Mengapa Mantan Presiden Ini Kembali Jadi Sorotan?

Sementara itu, istri korban yang berada di lokasi kejadian dilaporkan selamat dari maut, meski mengalami luka-luka akibat hantaman reruntuhan rumah yang hancur.

"Istrinya waktu kejadian ada di dapur juga sama dia, tapi untungnya selamat, langsung dilarikan ke rumah sakit. Kalau anak-anaknya yang lagi pada main diluar selamat, ada satu anaknya yang sedang tidur di dalam rumah waktu kejadian, dan anak yang lainnya lagi main di luar," ungkapnya.

Dampak dari ledakan ini juga telah merusak sekitar 4 hingga 5 rumah tetangga di sekitarnya yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Budi Arie Singgung 'Lebih Cepat dari 2029' di Depan Jokowi, Demo 27 Agustus Jadi Sorotan

"Bagian dapurnya yang hancur parah, kayaknya ada 4 sampe 5 rumah yang juga rusak karena ledakan," cetusnya melalui sambungan telponnya.

Tak lama setelah kejadian, tim gabungan dari Polres Pandeglang dan Polda Banten, termasuk Tim Inafis langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Setelah itu ada banyak polisi kayaknya dari Polda Banten dan polres Pandeglang," tandasnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.