Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC

AKURAT BANTEN - Cristiano Ronaldo kini menghadapi salah satu situasi paling pelik dalam perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal.
Megabintang berusia 41 tahun itu resmi masuk proses disipliner Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional di tengah persiapan menghadapi UEFA Nations League.
Kasus tersebut bermula pada Rabu (30/9/2026), yaitu saat Ronaldo meninggalkan kamp Portugal di Kopenhagen, Denmark, sehari sebelum pertandingan melawan Denmark. Keputusan itu terjadi setelah muncul ketegangan dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus, mengenai peran sang kapten di tim.
Sebelumnya, Ronaldo tidak menjadi starter ketika Portugal menghadapi Norwegia. Jorge Jesus menegaskan bahwa keputusan mengenai siapa yang dimainkan merupakan kewenangan pelatih. Ronaldo kemudian meninggalkan pemusatan latihan dan tidak ambil bagian dalam pertandingan melawan Denmark.
Baca Juga: Dani Olmo Jadi Rebutan Bayern Munchen, €90 Juta Disiapkan tetapi Ada Satu Masalah Besar
Ronaldo belakangan memberikan penjelasan mengenai keputusannya. Ia mengaku kecewa karena merasa ada kesepakatan yang tidak dijalankan terkait menit bermain dan komunikasi mengenai perannya di tim.
Meski demikian, Ronaldo juga meminta maaf kepada rekan-rekan setim dan suporter serta mengakui bahwa keputusannya meninggalkan kamp merupakan tindakan yang harus dipertanggungjawabkan.
Persoalan kini memasuki tahap yang lebih serius. Pada 10 Oktober 2026, Dewan Disiplin FPF resmi mengonfirmasi pembukaan proses disipliner terhadap Ronaldo. Federasi juga menetapkan skorsing sementara non-otomatis sambil proses pemeriksaan berlangsung.
Artinya, Ronaldo belum menerima hukuman akhir, tetapi untuk sementara statusnya memang membuatnya tidak dapat memperkuat Portugal.
Ancaman hukumannya pun cukup berat. Berdasarkan regulasi disipliner FPF, pemain yang dipanggil ke tim nasional tetapi meninggalkan atau tidak menghadiri latihan, pertandingan, maupun aktivitas resmi tanpa alasan yang dianggap dapat dibenarkan dapat dikenai larangan bermain selama satu hingga enam bulan. Pemain profesional juga dapat dikenai denda sekitar 500 hingga 1.000 euro.
Jika Ronaldo mendapat hukuman paling ringan, masa skorsingnya berpotensi berakhir pada 30 Oktober 2026. Itu membuka peluang baginya untuk kembali memperkuat Portugal pada jeda internasional November.
Namun, skenario terburuk akan membuat situasinya jauh lebih rumit. Hukuman enam bulan akan membuat Ronaldo baru bisa kembali sekitar 30 Maret 2027, sehingga peluangnya tampil bersama Portugal pada agenda internasional berikutnya akan ikut terpengaruh.
Menariknya, Ronaldo sendiri belum menutup pintu untuk kembali membela negaranya. Ia menyatakan tetap tersedia untuk Portugal setelah menjalani hukuman apa pun yang nantinya dijatuhkan, selama kondisi fisiknya memungkinkan.
Baca Juga: Pep Guardiola Kembali ke Etihad di Tengah Badai 114 Dakwaan Manchester City, Ada Pesan Tersembunyi?
Dengan usia 41 tahun dan perjalanan karier internasional yang sudah berada di penghujung era, keputusan FPF menjadi sangat penting. Ronaldo merupakan pemegang rekor penampilan dan gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal.
Kini, satu keputusan disipliner bisa menentukan apakah kisahnya bersama Selecao masih memiliki babak berikutnya atau justru memasuki episode yang jauh lebih rumit.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Anies Baswedan Disarankan Masuk Kabinet Prabowo, Syahganda Sampai Sebut Posisi Menteri Ini!
- 2Data Center AI Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Bikin Geger, Dedi Mulyadi Turunkan Pakar ITB dan UI
- 3Bukan Cuma Gibran, Ahmad Ali Ungkap Kaesang Mulai Diproyeksikan PSI Jadi Presiden
- 4Mahfud MD Bongkar Rencana Pergantian Listyo Sigit yang Sempat Tertunda, Nama Gibran Ikut Muncul
- 5CPA Days 2026 Digelar di BINUS Alam Sutera, IAPI Dorong Talenta Akuntan Publik Kuasai AI
- 6Dinsos Kota Tangerang Bantu Ibu dan Anak Penjual Tisu di Daan Mogot, Upayakan Reunifikasi Keluarga
- 7Gibran dan Kemendikdasmen Diadukan ke Bareskrim soal Suket SMA, Bola Panas Usai Putusan MK
- 89 Hakim MK Dilaporkan ke MKMK Usai Putusan Gugatan Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 9Bukan Cuma Soal Sepak Bola! Kepergian Cristiano Ronaldo Bisa Bikin Keuangan Portugal Guncang
- 10Nasib Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal di Ujung Tanduk: Skorsing 6 Bulan Mengintai Usai Tinggalkan TC








