Ditahan Kasus Korupsi Rp2 Miliar, Kepala PKBM Tangerang Tersenyum: 'Saya Bangga Banyak Membantu Negara!'

AKURAT BANTEN - Pemandangan kontras terlihat di Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang. Tersangka kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) berinisial KG, justru melempar senyuman lebar dan melambaikan tangan ke arah kamera jurnalis saat digiring masuk ke mobil tahanan.
Kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Yayasan Indonesia Negeriku ini tampak tidak tertekan meski sudah memakai rompi tahanan.
Di hadapan awak media, KG langsung meluapkan pembelaan dirinya dan mempertanyakan status hukum yang menjeratnya.
Baca Juga: Saham BMRI Melemah, Seruan Boikot Bank Mandiri Menggema di Medsos, Ada Apa?
"Saya sebagai ketua PKBM yang sudah banyak membantu negara, tapi lihat saya sekarang, saya jadi tersangka seperti ini," ujar KG dengan nada protes saat digiring petugas, Senin (24/8/2026).
Berdasarkan informasi dari Kejari Kabupaten Tangerang, bahwa KG diduga telah memanipulasi data siswa fiktif demi menyedot anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) sejak tahun 2023 hingga 2025.
Akibat modus data palsu di lembaga yang berlokasi di Kosambi ini, negara ditaksir mengalami kerugian hingga Rp2 miliar.
Baca Juga: Terkuak Awal Mula Video Pengeroyokan Siswa SMA di Bener Meriah, Polisi Kini Tetapkan 2 Tersangka
Namun, KG bersikeras bahwa program pendidikan kesetaraan yang ia kelola selama ini telah memberikan dampak nyata dan kebaikan bagi masyarakat luas.
"Saya sudah banyak membantu anak-anak dan banyak manfaatnya PKBM itu," tegas KG.
Bukannya tertunduk malu atas dugaan korupsi miliaran rupiah yang dituduhkan kepadanya, KG menutup pernyataannya dengan menegaskan rasa hormat kepada diri sendiri atas apa yang sudah ia perbuat.
Baca Juga: ENR Jadi Tersangka, Pengemudi Outlander yang Diduga Mabuk Saat Tabrak Warga di Surabaya
"Saya bangga menjadi orang Indonesia yang banyak membantu negara," pungkas KG sebelum pintu mobil tahanan ditutup rapat. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!









