Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka

AKURAT BANTEN - Barcelona kembali dibuat khawatir oleh keputusan Carlo Ancelotti yang memanggil Raphinha ke Timnas Brasil untuk agenda FIFA Matchday November 2026.
Winger andalan Blaugrana tersebut baru saja melewati masa pemulihan akibat cedera paha yang dialaminya ketika memperkuat Selecao pada jeda internasional sebelumnya.
Keputusan Ancelotti tentu menjadi kabar menggembirakan bagi Raphinha. Membela tim nasional merupakan sebuah kehormatan bagi setiap pemain.
Namun, situasi ini justru membuat Barcelona harus ekstra waspada, mengingat sang pemain belum sepenuhnya kembali ke kondisi terbaiknya.
Baca Juga: Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!
Raphinha sebelumnya mengalami masalah pada bagian paha kanan ketika Brasil menghadapi Australia dalam pertandingan persahabatan pada 29 September 2026.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Brasil 4-2 tersebut, pemain berusia 29 tahun itu bahkan sempat mencetak gol melalui titik penalti.
Sayangnya, Raphinha harus ditarik keluar saat jeda pertandingan setelah merasakan ketidaknyamanan pada pahanya.
Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) kemudian mengonfirmasi adanya edema otot kecil di bagian belakang paha kanannya dan memutuskan memulangkannya dari skuad sebagai langkah pencegahan.
Baca Juga: Barcelona Intip Peluang Boyong Lisandro Martinez, Manchester United Terancam Kehilangan Bek Andalan!
Dampaknya cukup terasa bagi Barcelona. Raphinha harus melewatkan sejumlah pertandingan penting, termasuk menghadapi Getafe di La Liga dan Galatasaray di Liga Champions.
Kini, setelah kembali mendapatkan kesempatan bermain bersama Barcelona, Raphinha justru harus kembali menjalani perjalanan panjang bersama tim nasional.
Ancelotti Punya Alasan Memanggil Raphinha
Menurut laporan media Spanyol AS, Ancelotti tetap memasukkan nama Raphinha dalam daftar pemain Brasil untuk menghadapi Jepang pada 14 November dan Singapura pada 17 November 2026.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ancelotti tengah membangun proyek regenerasi Timnas Brasil setelah kegagalan mereka di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Sempat Dicadangkan di Tengah Krisis MU, Michael Carrick Tegaskan Bruno Fernandes Tetap Kapten!
Meski memberikan kesempatan kepada banyak pemain muda, pelatih asal Italia itu tetap membutuhkan sejumlah pemain berpengalaman sebagai fondasi tim.
Raphinha menjadi salah satu pemain yang dianggap penting dalam rencana tersebut. Selain memiliki pengalaman internasional, kontribusinya di sektor serangan membuatnya tetap menjadi bagian penting dari proyek Ancelotti.
Hansi Flick Berharap Menit Bermain Raphinha Dibatasi
Di sisi lain, pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak bisa menyembunyikan kekhawatirannya.
Ia memahami bahwa setiap pemain memiliki keinginan untuk membela negara masing-masing, termasuk Raphinha yang juga merupakan kapten Barcelona.
Namun, Flick berharap staf pelatih Brasil bisa mengatur waktu bermain sang winger agar tidak mengalami masalah kebugaran kembali.
"Setiap pemain ingin membela tim nasionalnya dan membantu negaranya. Saya akan senang jika menit bermainnya bisa sedikit diatur. Kami tahu perjalanan jauh bukan sesuatu yang ideal dalam situasi seperti ini, tetapi itu di luar kendali saya," ujar Flick.
Perjalanan ke Asia menjadi perhatian tersendiri. Raphinha harus menempuh perjalanan panjang menuju Singapura, sementara Barcelona juga membutuhkan tenaganya untuk menghadapi rangkaian pertandingan kompetitif setelah jeda internasional.
Situasi ini semakin sensitif karena Raphinha memiliki riwayat masalah kebugaran. Reuters sebelumnya melaporkan bahwa sang pemain hanya mencatatkan 33 penampilan bersama Barcelona pada musim sebelumnya akibat sejumlah gangguan fisik.
Baca Juga: Terancam Dipecat, Michael Carrick Justru Tak Terkejut Masih Latih Manchester United: Ini Alasannya!
Kini, Barcelona tentu berharap Raphinha bisa kembali dari tugas internasional tanpa masalah. Bagi Flick, menjaga kebugaran sang winger menjadi hal penting agar Barcelona tidak kehilangan salah satu pemain kunci di tengah padatnya jadwal kompetisi.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!








