Banten

GUCI BERDUKA: Detik-detik Banjir Bandang 'Menelan' Pancuran 13, Wisata Legendaris Tegal Kini Lumpuh

Saeful Anwar | 21 Desember 2025, 05:48 WIB
GUCI BERDUKA: Detik-detik Banjir Bandang 'Menelan' Pancuran 13, Wisata Legendaris Tegal Kini Lumpuh

AKURAT BANTEN– Suasana syahdu di lereng Gunung Slamet berubah menjadi horor dalam sekejap. Sabtu (20/12/2025) sore, Objek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Kabupaten Tegal, diterjang banjir bandang dahsyat.

Sungai Gung yang biasanya mengalir tenang, tiba-tiba mengamuk dan menyapu fasilitas ikonik yang menjadi kebanggaan warga Jawa Tengah.

 Baca Juga: Sukabumi Mencekam! Detik-Detik Kampung Sawah Tengah Diterjang Banjir Bandang, Rumah Warga Dilaporkan Habis!

Kolam Legendaris 'Hilang' dari Peta

Pantauan di lokasi sekitar pukul 17.51 WIB menggambarkan situasi yang sangat memilukan. Di tengah kabut tebal dan rintik hujan yang belum reda, pemandangan kontras terlihat di area Pancuran 13.

Kolam pemandian air panas yang biasanya riuh oleh tawa wisatawan kini hilang tak berbekas.

Arus liar Sungai Gung benar-benar menggerus habis kolam tersebut, menyisakan timbunan pasir dan batu-batu besar.

Jembatan penyeberangan yang menjadi akses utama pengunjung pun lenyap tersapu air bah.

Satu-satunya yang masih tegak berdiri hanyalah Tugu Guci Emas.

Tugu tersebut seolah menjadi saksi bisu betapa ganasnya kekuatan alam yang meluluhlantakkan kawasan sekelilingnya hanya dalam hitungan jam.

Baca Juga: Rakor Rp900 Juta Pemkab Tangerang dan Konser Repvblik di Bandung: Saat Pejabat Berpesta, Rakyat Tangerang Menjerit Soal Jalan Rusak!

Kronologi Amuk Sungai Gung

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi bahwa musibah ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB.

Hujan ekstrem yang mengguyur kawasan Bumijawa sejak siang hari membuat debit air Sungai Gung melampaui kapasitas.

"Kawasan objek wisata air panas Pancuran 13 terdampak paling parah. Sebagian area kini tertutup material lumpur, pasir, dan bongkahan batu," ujar Abdul Muhari dalam keterangan resminya.

Kerusakan ternyata tidak hanya berhenti di Pancuran 13.

Dampak luapan air juga merembet ke area Pancuran 5, yang kini terkubur material sisa banjir.

Baca Juga: GILA! Indosiar Raup Rp5,3 Miliar dari Koin ‘Dangdut Academy 7’ dalam Semalam, Netizen: Ajang Cari Bakat atau Cari Duit?

Bupati Turun Tangan: "Guci Harus Segera Bangkit"

Sabtu malam, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman langsung meninjau lokasi bencana.

Di bawah temaram lampu darurat, Bupati memastikan langkah penanganan cepat diambil demi keselamatan warga dan pemulihan sektor wisata.

"Malam ini saya turun langsung untuk melihat kondisi riil. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Mulai besok, pembersihan total akan dilakukan bersama tim gabungan agar aktivitas wisata bisa segera kembali normal," tegas Bupati Ischak.


 Baca Juga: SIAGA SATU! Polda Banten Kerahkan Ribuan Personel Amankan Arus Mudik dan Perayaan Nataru 2026

Update Terkini & Peringatan untuk Warga

Hingga berita ini diturunkan, ada beberapa poin penting yang perlu diketahui masyarakat:

  • Korban Jiwa: BPBD dan BNPB mengonfirmasi nihil korban jiwa dalam peristiwa ini.
  • Penutupan Total: Area Pancuran 13 digembok rapat dan ditutup untuk umum hingga waktu yang belum ditentukan. 
  • Status Siaga: Masyarakat di sepanjang aliran Sungai Gung (Balapulang, Dukuhwaru, Adiwerna, hingga Pantura) diminta waspada terhadap potensi banjir kiriman.

Aparat Kepolisian dari Polres Tegal telah memasang garis polisi di titik-titik rawan, terutama di dekat bibir sungai yang mengalami abrasi parah.

Bagi Anda yang berencana mengunjungi Guci dalam waktu dekat, sangat disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari pengelola dan BPBD Kabupaten Tegal demi keamanan bersama (**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman