Banten

TRAGEDI MENGERIKAN! 29 Siswa SMA Tewas Akibat Ledakan Trafo Listrik Saat Ujian Nasional: Kepanikan Massal Berujung Maut di Afrika Tengah

Saeful Anwar | 28 Juni 2025, 08:00 WIB
TRAGEDI MENGERIKAN! 29 Siswa SMA Tewas Akibat Ledakan Trafo Listrik Saat Ujian Nasional: Kepanikan Massal Berujung Maut di Afrika Tengah

AKURAT BANTEN – Kabar duka dan tragis datang dari Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah. Sedikitnya 29 siswa SMA tewas akibat ledakan trafo listrik saat ujian nasional. Kepanikan massal berujung maut di Afrika Tengah.

Akibat insiden ledakan trafo listrik yang memicu kepanikan dahsyat dan aksi saling injak di SMA Barthelemy Boganda pada Rabu (25/6/2025).

Informasi pilu ini dikonfirmasi oleh dua sumber dari rumah sakit setempat kepada Reuters.

Tragedi mengerikan ini terjadi saat lebih dari 5.000 siswa dari enam sekolah berbeda sedang mengikuti ujian akhir nasional yang dipusatkan di SMA Barthelemy Boganda oleh Kementerian Pendidikan setempat.

Baca Juga: Misteri Kematian Pria di Indekos Cengkareng: Ditemukan Membusuk, Diduga Komplikasi Penyakit

Melansir laporan Reuters, salah satu sumber medis dengan nada pilu mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia telah mencapai 29 orang, sementara sebanyak 260 siswa lainnya mengalami luka-luka.

"Kami benar-benar kewalahan. Itu mengerikan. Puluhan korban datang secara bersamaan," ujar tenaga medis tersebut, menggambarkan betapa beratnya tekanan yang mereka alami dalam menangani gelombang korban.

Sumber medis lainnya bahkan menyebutkan bahwa jumlah korban tewas bisa mencapai 31 orang.
Ia menjelaskan bahwa suara ledakan yang keras membuat para siswa dilanda kepanikan luar biasa.

Mereka mengira gedung sekolah akan runtuh, sehingga berusaha menyelamatkan diri dalam keadaan kacau balau.

Baca Juga: EKSKLUSIF! Anne Ratna Mustika Digugat Cerai Suami Baru? Eks Istri Dedi Mulyadi Buka Suara: Ini FITNAH!

"Beberapa siswa melompat dari lantai satu," ujarnya, menambahkan bahwa para peserta ujian umumnya berusia antara 18 hingga 22 tahun.

Kepanikan massal yang tak terkendali inilah yang menyebabkan banyak siswa terinjak-injak dan mengalami luka serius, hingga merenggut nyawa puluhan di antaranya.

Menurut pernyataan resmi dari Kementerian Pendidikan Republik Afrika Tengah, ledakan tragis ini terjadi tak lama setelah tim dari perusahaan listrik nasional ENERCA mengembalikan aliran listrik.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten DIPERPANJANG hingga Oktober 2025: Waktunya Warga Banten Bebas Denda

Trafo yang berada di gedung utama sekolah tiba-tiba meledak, menyebabkan cedera serius dan hilangnya nyawa para siswa yang tengah berjuang dalam ujian akhir mereka.

Pemerintah Republik Afrika Tengah menyatakan bahwa mereka tengah melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti dari kejadian mengerikan ini.

Selain itu, Kementerian Pendidikan juga menjanjikan bahwa sesi ujian yang tertunda akan tetap dilanjutkan dengan jaminan keamanan dan ketertiban yang ditingkatkan, untuk menghindari terulangnya tragedi serupa.

Baca Juga: RESMI! 6.000 PPPK Tangsel Siap Dilantik Fisik Pekan Depan, Wali Kota Benyamin Davnie Akan Hadiri Langsung Pelantikan

Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya aspek keselamatan dalam setiap kegiatan yang melibatkan banyak orang, terutama di fasilitas pendidikan.

Semoga para korban diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan yang sangat berat ini (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman