Stok Melimpah, Bulog Jakarta-Banten Sukses Serap Gabah Petani di Atas Target

AKURAT BANTEN - Kinerja Badan Urusan Logistik (Bulog) wilayah DKI Jakarta dan Banten patut diacungi jempol. Hingga pertengahan Mei 2025, mereka telah dua kali menuntaskan target pengadaan gabah dan beras dalam negeri sebesar 100 persen. Capaian pertama diraih pada akhir April, dan kembali terpenuhi beberapa minggu kemudian.
Baca Juga: Terungkap di Sidang, Harun Masiku Selfie Bareng Hasto di MA untuk Urus Fatwa PAW
Pemimpin Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Bambang Prihatmoko, menjelaskan bahwa meski target telah tercapai, timnya tetap aktif menyerap gabah dari petani lokal. Menurutnya, ini bukan sekadar angka, tapi bagian dari strategi menjaga harga gabah tetap stabil agar petani tidak dirugikan saat panen raya.
“Kami tetap lanjut menyerap hasil petani, sebagai wujud nyata keberpihakan pemerintah pada kesejahteraan mereka,” ujar Bambang di Jakarta, Sabtu (24/5).
Baca Juga: Tragedi di Tanah Suci, Calon Haji Asal Bojonegoro Meninggal Dunia Setibanya di Jeddah
Ia memaparkan bahwa target awal penyerapan gabah sebesar 45.970 ton telah dinaikkan menjadi 53.504 ton setara beras, menyusul kondisi panen yang cukup melimpah di sejumlah daerah. Dari jumlah itu, hingga kini telah terkumpul 85.334 ton gabah dan 4.720 ton beras.
Jika dikonversi, total penyerapan yang sudah dilakukan sejak Januari hingga saat ini mencapai 50.272 ton setara beras. Angka ini mencerminkan realisasi sekitar 94 persen dari target baru yang telah ditetapkan Bulog.
Menurut Bambang, keberhasilan pengadaan secara masif ini berdampak langsung terhadap peningkatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Saat ini, stok CBP yang dikuasai Bulog wilayah Jakarta dan Banten mencapai 344.000 ton. Jumlah itu menyumbang lebih dari 10 persen dari total cadangan beras nasional.
“Stok yang kami miliki bukan cuma untuk dipajang di laporan. Ini jadi bukti nyata bahwa kita mampu menjaga ketahanan pangan sekaligus memberi ruang aman bagi petani untuk terus memproduksi tanpa khawatir anjlok harga,” tegasnya.
Baca Juga: Tetap Sehat Tanpa Obat! Ini 7 Cara Alami Menjaga Imun Tubuh Anda
Ke depan, Bulog Jakarta-Banten memastikan akan terus memperluas jangkauan penyerapan hingga ke wilayah pelosok dan memperkuat koordinasi dengan para petani serta mitra kerja di lapangan. Tujuannya tetap sama: menjaga stabilitas harga dan stok beras nasional agar rakyat tenang, petani pun senang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Polsek Kelapa Dua Sita Kunci T Hingga Sajam
- 7Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 8Rebut Bonus Triliunan! Kemendagri Guyur Daerah yang Sukses Jalankan Program MBG, Ini Skemanya
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo








