Banten

Pandeglang 'KETIBAN DURIAN RUNTUH' Rp 1,695 Triliun: Peluru Emas untuk Kebangkitan Ekonomi Desa atau Jebakan Baru?

Saeful Anwar | 10 Mei 2025, 07:53 WIB
Pandeglang 'KETIBAN DURIAN RUNTUH' Rp 1,695 Triliun: Peluru Emas untuk Kebangkitan Ekonomi Desa atau Jebakan Baru?

 

AKURAT BANTEN-Kabar gembira untuk tanah 'Jawara' Kabupaten Pandeglang. Pemerintah Pusat dikabarkan akan mengucurkan dana fantastis sebesar Rp 1,695 Triliun untuk memodali Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh wilayahnya.

Angka yang sungguh mencengangkan ini tentu saja menimbulkan harapan besar bagi kemajuan dan kemandirian ekonomi di tingkat desa.

Informasi ini terungkap dalam rapat koordinasi daerah yang dihadiri oleh tiga Menteri Kabinet Indonesia Maju, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan, Menteri Desa,

Baca Juga: Profil dan Biodata Cinta Brian, Aktor yang Dikabarkan Berpacaran dengan Gisella Anastasia, Umur, Karir dan Asal

Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Acara yang berlangsung di Desa Kertasana, Kecamatan Pagelaran, pada Kamis (8/5) ini sekaligus menjadi momen pencanangan Desa Ekspor Provinsi Banten.

Lantas, bagaimana alokasi dana sebesar itu akan didistribusikan? Menurut Menko Zulkifli Hasan, setiap desa di Kabupaten Pandeglang, yang meliputi 326 desa dan 13 kelurahan, akan menerima modal sebesar Rp 5 Miliar.

Baca Juga: Kemenag Wajibkan PIHK Sediakan Dokter, Rumah Sakit Rujukan, dan Asuransi Aktif

Sebuah suntikan dana yang signifikan dan berpotensi mengubah lanskap ekonomi di tingkat akar rumput.

Lebih lanjut, Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa program Kopdes Merah Putih ini merupakan prioritas utama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Beliau menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar "bagi-bagi uang", melainkan sebuah upaya strategis untuk memangkas rantai distribusi yang panjang dan memberantas praktik rentenir yang kerap menghimpit masyarakat desa.

Baca Juga: Gebrakan Polda Banten: Ratusan Preman Diciduk, Jaminan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Tercipta!

Tujuan utamanya adalah menciptakan koperasi yang sukses dan mandiri, sehingga desa dapat tumbuh menjadi wilayah yang makmur, sehat, cerdas, dan terhindar dari masalah gizi.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga memaparkan enam program utama yang akan dikelola oleh Kopdes Merah Putih.

Program-program tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa, meliputi:

Baca Juga: DAHSYAT! Raup Rp 46 Miliar dalam Sebulan! Ribuan Warga Sudah Buktikan Pemutihan Pajak di UPT Samsat Cikokol Tangerang

1. Warung Sembako: Menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

2. Klinik Desa dan Apotek: Memastikan akses kesehatan yang mudah bagi warga desa.

3. Bidang Usaha: Mengembangkan potensi ekonomi lokal sesuai dengan karakteristik masing-masing desa.

4. Agen LPG: Memudahkan masyarakat mendapatkan akses energi yang penting.

Baca Juga: Turun Tangan, Wakil Wali Kota Tangsel Dorong Penuntasan Kasus Pelecehan di SMK

5. Pusat Bantuan: Menjadi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan bantuan terkait berbagai hal.

6. Gudang Logistik: Memfasilitasi penyimpanan dan distribusi hasil produksi desa.

Bupati Pandeglang, Dewi Setiani, menyambut baik inisiatif ini dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat menjadikan Pandeglang sebagai lokasi peluncuran Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Pilar Turun Tangan, Kunjungi Siswi Korban Pelecehan Seksual SMK Waskito

Beliau optimis bahwa kehadiran koperasi ini akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden.

"Ekonomi akan tumbuh melalui Koperasi Desa, kita bersama masyarakat ikut partisipasi mensukseskan Asta Cita Bapak Presiden Indonesia," ujar Bupati Dewi dengan penuh semangat.

Ia juga berharap Kopdes Merah Putih dapat menjadi wadah kemajuan dan kemandirian ekonomi di desa, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Kisah Tangis Menuju Madinah, Calon Haji Asal Sidoarjo Wafat dalam Penerbangan

Acara pencanangan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Wamendagri RI Diyah Roro Esti, Wamendes Ahmad Riza Patria, Gubernur Banten Andra Soni, Forkopimda Banten, Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi, dan Forkopimda Pandeglang.

Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengimplementasikan program Kopdes Merah Putih.

Gelontoran dana Rp 1,695 Triliun untuk Kabupaten Pandeglang ini tentu menjadi angin segar bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga: Gisella Anastasia Diduga Berpacaran Dengan Aktor Muda Cinta Brian, Tampil Kompak di Pernikahan Luna dan Maxime

Pertanyaannya kini adalah, bagaimana dana ini akan dikelola secara efektif dan transparan agar benar-benar memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian desa?

Keberhasilan Kopdes Merah Putih di Pandeglang akan menjadi tolok ukur bagi implementasi program serupa di daerah lain di Indonesia.

Mari kita nantikan bersama bagaimana inisiatif besar ini akan membawa perubahan nyata bagi kemajuan desa-desa di KabupatenPandeglang (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman