Banten

Ratusan Kucing di Olah Jadi Sup Spesial Ternyata Menu Ini di Anggap Jimat Keberuntungan

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 24 Desember 2023, 22:59 WIB
Ratusan Kucing di Olah Jadi Sup Spesial Ternyata Menu Ini di Anggap Jimat Keberuntungan

AKURAT BANTEN - Mengonsumsi kucing merupakan hal yang relatif umum di Vietnam, Makan daging kucing dianggap sebagai afrodisiak, jimat keberuntungan, dan bahkan makanan super untuk meningkatkan kesehatan.

Pham Quoc Doanh, 37, mengelola restoran Gia Bao di kawasan Thinh Dan di Thai Nguyen, ibu kota provinsi timur laut Thai Nguyen, selama lima tahun. Mereka melakukan perdagangan daging kucing di negara Asia Tenggara dan kini berhasil ditutup untuk selamanya.

Doanh sendiri mengaku tidak pernah mau menjual daging kucing, Dia tidak pernah ingin menjalankan rumah jagal dengan menenggelamkan hewan-hewan demi mengenyangkan perut pengunjungnya.

“Sebelum menjual daging kucing di restoran ini, saya menyajikan makanan dan minuman normal lainnya,” kata ayah dua anak ini sebagaimana dilansir dari Metro.co.uk.

"Namun, penghasilannya tidak cukup untuk menutupi biaya hidup keluarga saya, Saat itulah saya mencoba menjual daging kucing karena tidak ada restoran lain yang menyajikan ini di daerah tersebut."

Satu demi satu, Doanh menenggelamkan kucing-kucing itu ke dalam ember dan menahannya dengan tongkat.

Mengetahui bahwa beberapa hewan yang dia potong adalah hewan peliharaan kesayangan orang-orang, itu sangat membebani pikirannya.

"Saya merasa kasihan ketika saya melihat kucing-kucing itu menderita saat disembelih, Ini semua tentang uang karena saya harus menghasilkan uang untuk seluruh keluarga saya,” tambah Doanh.

Dia telah menghubungi Humane Society International (HSI), yakni kelompok hak asasi hewan yang memulai kampanye menentang perdagangan daging kucing di Vietnam tahun lalu.

Doanh membuat kesepakatan dengan HSI untuk mendapatkan hibah satu kali untuk menutup Quán Gia Bảo selamanya.

Program ini menawarkan insentif finansial kepada pemilik restoran daging kucing untuk beralih ke mata pencaharian lain dan menyerahkan hewan mereka untuk diadopsi.

20 ekor kucing tersebut dibawa ke pusat penyelamatan hewan yang dikelola oleh Universitas Pertanian dan Kehutanan Thai Nguyen. Mereka akan mendapatkan perawatan hewan, vaksinasi, dan rehabilitasi yang sangat dibutuhkan.

Hewan-hewan tersebut sekarang akan diberikan kepada pemilik baru untuk dicintai dan dihargai sebagai hewan peliharaan.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.