Sebelum Diperkosa, Dibunuh dan Dikuburkan, Ternyata ini yang Dilakukan Tersangka Pembunuh Nia Penjual Gorengan!

AKURAT BANTEN - Pelaku sekaligus tersangka Indra Septiarman (IS) yang diduga membunuh seorang gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari (NKS) di Padang Pariaman, sebelumnya buron selama 11 hari, akhirnya ditangkap pihak kepolisian dibantu warga, saat bersembunyi diloteng salah satu rumah warga.
Berdasarkan latar belakang IS, dari sejumlah kasus yang pernah menjeratnya, pelaku diketahui adalah residivis kasus pencabulan, pencurian dan sudah dua kali mendekam dalam penjara.
Kronologi pemerkosaan dan pembunuhan
Saat jumpa pers dihadapan wartawan pada, Jumat (20/9/2024), Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Suharyono mengungkapkan, jika IS membeli gorengan yang dijajakan NKS sebelum lakukan aksi pemerkosaan dan pembunuhan.
Baca Juga: Indonesia Jual Pasir Laut ke Negara Tetangga, Anies Baswedan: Memangnya Toko Material?
Diketahui, kejadian berawal pada, Jumat (6/09/2024) pukul 16.00 WIB, ketika NKS mulai melakukan rutinitasnya mengais rejeki dengan menjajakan gorengan.
Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, ada empat pemuda yang sedang nongkrong di warung yang melihat korban NKS dari kejauhan dan hendak membeli gorengan, salah satunya adalah pelaku IS.
Naas, sore itu tiba-tiba hujan turun dengan deras, hingga niat jahat IS ingin memperkosa korban mulai dia rencanakan setelah 3 sahabatnya pergi dari tempat tersebut.
Baca Juga: Pemilih Pemula di Kota Tangerang Sebanyak 3.363 dari Total 1.377.828 DPT
Akhirnya pada pukul 18.25 WIB, tersangka melihat korban sedang berjalan menuju rumahnya, setelah pulang dari pasar Gelombang.
Pada jam 18.30 WIB, IS mengikuti dan menghadang korban, selanjutnya korban disekap IS.
Menurut pengakuannya, IS sudah menyiapkan tali rafia merah untuk mengikat korban, agar memudahkan niatnya memperkosa NKS.
"Awal korban disekap, IS tidak merencanakan untuk membunuhnya, hanya untuk memperkosanya," ungkap Suharyono, dikutip dikutip Akurat Banten.
Adapun alasan pelaku melakukan penyekapan sekira 6 menit sampai tak sadarkan diri, karena korban saat itu, melakukan perlawanan.
Selanjutnya, saat korban pingsan, IS menjalankan niat jahatnya dengan memperkosa dan membunuh korban, kemudian langsung mengubur korban pada pukul 19.30 WIB.
Setelah melakukan aksi kejinya, pada pukul 20.00 WIB, tersangka pulang ke rumah mengganti pakainnya dan kembali lagi ke warung tempat IS nongkrong bersama sahabatnya.
"Jadi tersangka ini sehabis melakukan penyekapan dan pemerkosaan, tersangka langsung menguburkan korban," kata Suharyono.
Suharyono mengatakan, kuat dugaan korban sudah meninggal saat dikuburkan, "Tapi akan kami sampaikan lebih lengkapnya melalui hasil autopsi," imbuhnya.
"Dari tim forensik disampaikan bahwa tidak ada bukti tenggorokan kotor atau udara masuk di paru-paru korban," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









