Banten

Lebak Kaya Akan Potensi Sumber Daya Alam, Puluhan MTD Ngobras Bareng Apdesi

Ratu Tiarasari | 26 Desember 2023, 20:58 WIB
Lebak Kaya Akan Potensi Sumber Daya Alam, Puluhan MTD Ngobras Bareng Apdesi

AKURAT BANTEN - Pemerintah terus berupaya menguatkan pondasi ekonomi dengan cara menggali berbagai potensi yang ada, termasuk potensi sumber daya alam.

Hal tersebut dilakukan mengantisipasi peluang dan tantangan dalam menghadapi era digitalisasi yang terus berkembang. Beberapa langkah baik jangka pendek, menengah, hingga panjang pun disiapkan.

Seperti yang dilakukan Ketua DPC Apdesi Kabupaten Lebak yang juga sebagai Kepala Desa Sangiangjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, Usep Pahlaludin di acara ngobrol santai (Ngobras) barsama puluhan Mantri Tani Desa (MTD) di Saung Petani Cimarga (Sapeci), Selasa (26/12/2023).

Menurut Usep, banyak sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Lebak, kekayaan sumber daya alam pertanian dan perkebunan diantaranya. Untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada, maka bisa membimbing dan mendampingi petani di desa-desa menuju kemandirian pertanian.

"Implementasi dan pengembangan pertanian desa melalui Mantri Tani Desa ini sangat bagus karena bersentuhan langsung dengan petani di lapangan. Untuk keberlangsungan dan eksistensi MTD, perlu kehadiran pemerintah untuk melakukan pembinaan, sehingga mereka kaya akan inovasi," katanya.

Usep berharap, keberadaan Mantri Tani Desa yang ditugaskan di masing-masing desa bisa melahirkan generasi petani. Harapan tersebut disampaikannya lantaran keberadaan petani muda itu persentase sangat kecil.

"Harapan saya, MTD bisa mendampingi petani di desa-desa, sehingga terbentuk regenerasi petani muda yang handal di sektor pertanian, perhutanan, peternakan, dan perikanan, disesuaikan dengan potensi di desa masing-masing," pungaksnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.