Banten

Chelsea Bikin MU Makin Merana, Setan Merah Terancam Terjerumus ke Jurang Degradasi!

Aullia Rachma Puteri | 31 Oktober 2026, 23:32 WIB
Chelsea Bikin MU Makin Merana, Setan Merah Terancam Terjerumus ke Jurang Degradasi!
Cole Palmer, gelandang Chelsea pada laga melawan Manchester United, Sabtu (31/10/2026). - AFP/Glyn Kirk

AKURAT BANTEN - Manchester United kembali menelan hasil buruk di Premier League. Bertandang ke Stamford Bridge menghadapi Chelsea pada pekan kesembilan Liga Inggris 2026/2027, Sabtu (31/10/2026), Setan Merah harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2.

Chelsea memastikan kemenangan melalui gol Morgan Rogers dan Cole Palmer pada babak kedua. Situasi Manchester United semakin sulit setelah Lisandro Martinez menerima kartu merah dan membuat tim tamu harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-63.

Kekalahan tersebut membuat posisi MU di klasemen semakin mengkhawatirkan. Setan Merah untuk sementara berada di peringkat ke-16 dengan koleksi tujuh poin dari sembilan pertandingan.

Mereka hanya berjarak satu poin dari Nottingham Forest yang berada di posisi teratas zona degradasi.

Baca Juga: MU Kembali Hancur! Martinez Kartu Merah, Chelsea Menang 2-0 dan Bikin Carrick Makin Tertekan

Pertandingan sebenarnya tidak langsung menjadi mimpi buruk bagi Manchester United. Pada babak pertama, pasukan Michael Carrick masih mampu memberikan perlawanan.

Bruno Fernandes yang kembali dipercaya sebagai starter setelah sebelumnya dicadangkan memiliki peluang untuk membuka keunggulan, tetapi penyelesaiannya belum membuahkan hasil.

Matheus Cunha juga sempat mencetak gol untuk MU, tetapi dianulir karena offside. Amad Diallo turut memberikan ancaman bagi pertahanan Chelsea, namun peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol. Chelsea pun tidak mampu memecah kebuntuan sebelum turun minum.

Perubahan besar terjadi setelah jeda. Hanya lima menit memasuki babak kedua, Chelsea berhasil mencetak gol.

Baca Juga: 9 Laga Tanpa Menang! MU Makin Terpuruk, Michael Carrick: Semuanya Berantakan di Babak Kedua

Morgan Rogers menjadi pembuka pesta The Blues. Menerima bola dari Romeo Lavia, Rogers bergerak melewati pertahanan Manchester United sebelum melepaskan sebuah penyelesaian lob yang melewati kiper Senne Lammens.

Gol tersebut membuat Chelsea semakin percaya diri. Sebaliknya, Manchester United justru semakin kesulitan mengembangkan permainan.

Petaka MU datang pada menit ke-63. Lisandro Martinez melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana di kotak penalti setelah terjadi duel dalam situasi sepak pojok.

Setelah pemeriksaan VAR, wasit Peter Bankes memberikan penalti kepada Chelsea sekaligus mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Martinez. Bek Argentina itu pun harus meninggalkan lapangan.

Baca Juga: Roy Keane dan Paul Scholes Mulai Ragu! Senne Lammens Tak Lagi Jadi Jaminan di Gawang MU

Cole Palmer maju sebagai eksekutor. Tendangannya sempat mengenai tangan Lammens, tetapi bola tetap masuk ke gawang. Chelsea pun menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Bagi Palmer, gol tersebut sekaligus menjadi pencapaian istimewa. Ia mencetak gol ke-50 di Premier League untuk Chelsea dalam penampilan ke-105.

Palmer menjadi pemain tercepat ketiga dalam sejarah Chelsea yang mencapai angka tersebut, hanya kalah dari Jimmy Floyd Hasselbaink dan Diego Costa.

Chelsea sebenarnya sempat mencetak gol ketiga melalui Estevao. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena offside.

Baca Juga: Roy Keane dan Paul Scholes Mulai Ragu! Senne Lammens Tak Lagi Jadi Jaminan di Gawang MU

Manchester United juga memperoleh peluang di penghujung pertandingan ketika Bryan Mbeumo melepaskan tembakan voli yang membentur mistar gawang.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang. Chelsea pun naik ke posisi keempat dengan 16 poin.

Sementara itu, kekalahan ini menjadi pertandingan kesembilan secara beruntun tanpa kemenangan bagi Manchester United di semua kompetisi.

Rentetan tersebut merupakan yang terburuk MU sejak 1988. Mereka juga baru meraih satu kemenangan di Premier League musim ini.

Baca Juga: Cole Palmer Bikin Sejarah! Cetak Gol ke-50, Kini Sejajar dengan Legenda Chelsea Frank Lampard

Tekanan terhadap Michael Carrick pun semakin besar. Sebelumnya, manajemen MU tetap mempertahankan sang manajer meski tim kalah telak 1-4 dari Como di Liga Champions dan 0-3 dari Bournemouth di Premier League.

Kini, Manchester United hanya unggul satu poin dari zona degradasi. Dengan beberapa tim di bawah mereka masih memiliki pertandingan yang belum dimainkan, posisi Setan Merah bahkan berpotensi semakin turun.

Carrick sendiri masih berharap tetap menangani MU dalam pertandingan berikutnya melawan AS Roma di Liga Champions pada Selasa mendatang.

Namun, setelah sembilan pertandingan tanpa kemenangan, tekanan di Old Trafford sudah mencapai titik yang sulit diabaikan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.