Banten

Cole Palmer Bikin Sejarah! Cetak Gol ke-50, Kini Sejajar dengan Legenda Chelsea Frank Lampard

Aullia Rachma Puteri | 31 Oktober 2026, 23:06 WIB
Cole Palmer Bikin Sejarah! Cetak Gol ke-50, Kini Sejajar dengan Legenda Chelsea Frank Lampard
Cole Palmer, gelandang Chelsea pada laga melawan Manchester United, Sabtu (31/10/2026). - AFP/Glyn Kirk

AKURAT BANTEN - Cole Palmer kembali menunjukkan mengapa dirinya menjadi salah satu pemain paling penting di Chelsea.

Gelandang serang asal Inggris itu mencetak satu gol saat The Blues menundukkan Manchester United dengan skor 2-0 di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026).

Gol dari titik penalti tersebut bukan sekadar membantu Chelsea mengamankan tiga poin. Palmer sekaligus menorehkan dua catatan istimewa dalam sejarah klub setelah mencapai 50 gol di Premier League bersama Chelsea.

Rekor pertama membuat Palmer masuk ke kelompok yang sangat terbatas. Ia menjadi pemain Inggris kedua yang mampu mencetak sedikitnya 50 gol Premier League untuk Chelsea, menyamai pencapaian legenda klub, Frank Lampard.

Baca Juga: Roy Keane dan Paul Scholes Mulai Ragu! Senne Lammens Tak Lagi Jadi Jaminan di Gawang MU

Lampard masih berada jauh di depan dengan koleksi 147 gol Premier League bersama Chelsea.

Namun, pencapaian Palmer terasa spesial karena ia kini mengikuti jejak salah satu pemain terbesar dalam sejarah The Blues.

Rekor kedua tidak kalah menarik. Berdasarkan data Opta, Palmer mencapai 50 gol Premier League Chelsea hanya dalam 105 pertandingan. Ia menjadi pemain tercepat ketiga dalam sejarah klub yang mencapai jumlah tersebut.

Palmer hanya kalah dari Jimmy Floyd Hasselbaink yang membutuhkan 84 pertandingan dan Diego Costa yang mencapai 50 gol dalam 85 laga.

Baca Juga: Antonio Conte ke Manchester United? 3 Mantan Bintang Napoli Ini Bisa Jadi Target Transfer Setan Merah!

Gol Penalti yang Mengubah Laga

Palmer sebenarnya tidak tampil sebagai pencetak gol pertama Chelsea. Tim tuan rumah lebih dahulu membuka keunggulan melalui aksi individu Morgan Rogers pada awal babak kedua.

Rogers menerima bola di tengah lapangan, melewati pertahanan Manchester United dan kemudian mengangkat bola melewati kiper Senne Lammens. Gol tersebut membuat pertandingan yang sebelumnya berjalan ketat berubah arah.

Manchester United kemudian mendapat pukulan telak setelah Lisandro Martinez menerima kartu merah.

Bek asal Argentina itu mendapatkan kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana di kotak penalti.

Baca Juga: Mikel Arteta Beri Peringatan Keras kepada Max Dowman: Kami Bukan di Disneyland!

Chelsea pun memperoleh hadiah penalti. Palmer maju sebagai eksekutor. Tekanan tentu besar karena satu tendangan bisa menentukan arah pertandingan sekaligus menjadi bagian dari sejarah pribadinya.

Namun, pemain berusia 24 tahun itu menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangannya bersarang di gawang Manchester United dan mengubah skor menjadi 2-0. Gol tersebut sekaligus menjadi gol ke-50 Palmer di Premier League untuk Chelsea.

Palmer Terus Mendekati Legenda Chelsea

Pencapaian ini semakin memperkuat posisi Palmer dalam sejarah modern Chelsea. Sejak bergabung dari Manchester City pada 2023, ia berkembang menjadi pemain yang sangat produktif.

Palmer sebelumnya juga telah mencatat sejumlah rekor luar biasa. Pada Februari 2026, misalnya, ia mencetak hat-trick ketika Chelsea menang 3-1 atas Wolverhampton Wanderers.

Baca Juga: Michael Carrick Beri 5 Peringatan Keras untuk Pemain MU: Jangan Ada yang Merasa Lebih Besar dari Klub!

Saat itu, Palmer menjadi pemain pertama dalam sejarah Premier League yang mencetak hat-trick pada babak pertama dalam tiga pertandingan berbeda.

Ia juga melewati Drogba, Hasselbaink, dan Lampard dalam jumlah hat-trick Premier League untuk Chelsea.

Kini, namanya mulai muncul dalam daftar pencetak gol besar Chelsea. Namun, perjalanan untuk mengejar Lampard masih sangat panjang.

Lampard mengakhiri kariernya di Chelsea dengan 211 gol di seluruh kompetisi, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Di Premier League saja, ia mencetak 147 gol.

Baca Juga: Lewandowski Sindir Arsenal soal Gelar Juara, Fans The Gunners Langsung Dapat Balasan Telak!

Sementara itu, Palmer baru memasuki babak awal perjalanan panjangnya di Stamford Bridge.

Yang jelas, kemenangan atas Manchester United memberikan dua keuntungan sekaligus bagi sang pemain.

Chelsea mendapatkan tiga poin penting, sedangkan Palmer mendapatkan tinta baru untuk menulis namanya dalam buku sejarah klub.

Jika konsistensinya terus terjaga, bukan tidak mungkin catatan 50 gol yang diraihnya di usia 24 tahun ini hanyalah awal dari sesuatu yang jauh lebih besar.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.