Banten

9 Laga Tanpa Menang! MU Makin Terpuruk, Michael Carrick: Semuanya Berantakan di Babak Kedua

Aullia Rachma Puteri | 31 Oktober 2026, 23:18 WIB
9 Laga Tanpa Menang! MU Makin Terpuruk, Michael Carrick: Semuanya Berantakan di Babak Kedua
MU vs Chelsea pada laga Premier League, Sabtu (31/10/2026). - Getty Images Sport

AKURAT BANTEN - Manchester United kembali terjerembap dalam krisis setelah takluk 0-2 dari Chelsea pada lanjutan Premier League 2026/2027 di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026).

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Setan Merah sebenarnya tampil cukup menjanjikan pada babak pertama.

Manchester United mampu menciptakan sejumlah peluang dan beberapa kali merepotkan pertahanan Chelsea. Matheus Cunha bahkan sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena berada dalam posisi offside.

Bruno Fernandes dan Amad Diallo juga memperoleh peluang, namun tidak ada yang berhasil dikonversi menjadi gol.

Baca Juga: Cole Palmer Bikin Sejarah! Cetak Gol ke-50, Kini Sejajar dengan Legenda Chelsea Frank Lampard

Situasi berubah drastis setelah turun minum. Chelsea hanya membutuhkan lima menit untuk memecah kebuntuan.

Morgan Rogers menerima bola di lini tengah, kemudian melaju melewati Harry Maguire dan Lisandro Martinez sebelum melepaskan penyelesaian lob yang melewati Senne Lammens.

Gol tersebut menjadi awal dari petaka Manchester United. Pada menit ke-63, Martinez kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran terhadap Wesley Fofana di kotak penalti.

Setelah melihat tayangan VAR, wasit Peter Bankes memberikan penalti kepada Chelsea sekaligus mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Martinez. Bek asal Argentina itu pun harus meninggalkan lapangan.

Baca Juga: Roy Keane dan Paul Scholes Mulai Ragu! Senne Lammens Tak Lagi Jadi Jaminan di Gawang MU

Cole Palmer kemudian menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan penalti pada menit ke-64 membuat Chelsea unggul 2-0 sekaligus memastikan kemenangan The Blues.

Bagi Palmer, gol tersebut juga menjadi gol ke-50 miliknya di Premier League bersama Chelsea, sebuah pencapaian yang menempatkannya sejajar dengan salah satu legenda klub, Frank Lampard, dalam kategori pemain Inggris yang mencapai 50 gol liga untuk The Blues.

Bermain dengan sepuluh pemain dan tertinggal dua gol, Manchester United tidak mampu memberikan respons berarti. Chelsea bahkan sempat mencetak gol ketiga melalui Estevao, tetapi dianulir VAR karena offside.

Bagi Michael Carrick, kekalahan ini menjadi pukulan besar. Sang manajer mengakui Manchester United gagal mempertahankan permainan positif yang mereka tunjukkan pada babak pertama.

Baca Juga: Antonio Conte ke Manchester United? 3 Mantan Bintang Napoli Ini Bisa Jadi Target Transfer Setan Merah!

Carrick menilai timnya seharusnya bisa memasuki jeda dalam kondisi unggul. Namun, setelah babak kedua dimulai, permainan MU justru kehilangan momentum dan situasi berkembang menjadi sangat buruk dalam waktu singkat.

Ia juga menegaskan tidak menyalahkan Martinez atas kartu merah tersebut, terutama karena dirinya belum melihat tayangan ulang insiden secara langsung.

"Kami tidak benar-benar bisa memulai babak kedua dengan baik. Seharusnya kami bisa unggul pada babak pertama," ujar Carrick.

Kekalahan dari Chelsea membuat Manchester United kini menjalani sembilan pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, dengan tiga hasil imbang dan enam kekalahan.

Baca Juga: Michael Carrick Beri 5 Peringatan Keras untuk Pemain MU: Jangan Ada yang Merasa Lebih Besar dari Klub!

Reuters melaporkan MU sementara berada di posisi ke-16 Premier League dengan tujuh poin dari sembilan pertandingan, hanya unggul satu poin dari zona degradasi.

Tekanan terhadap Carrick pun semakin besar. Meski demikian, setelah pertandingan ia menyatakan masih yakin akan memimpin Manchester United pada laga berikutnya. Setan Merah dijadwalkan menghadapi Roma di Liga Champions pada Selasa mendatang.

Satu hal yang jelas, MU memang sempat memperlihatkan harapan pada babak pertama di Stamford Bridge, tetapi setelah jeda semuanya runtuh.

Dari tim yang terlihat mampu memberikan perlawanan, Manchester United berubah menjadi tim yang kehilangan kendali tepat ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.