Banten

Ahmad Ali: Kalau Menjilat Jangan Berlebihan Masih Ada Proses Demokrasi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 26 Desember 2023, 17:20 WIB
Ahmad Ali: Kalau Menjilat Jangan Berlebihan Masih Ada Proses Demokrasi

AKURAT BANTEN - Ahmad Ali yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pelatih Tim Pemenangan Nasional AMIN rmengeklaim mengenal Fahri Hamzah cukup dekat. Menurutnya, eks Wakil Ketua DPR RI itu sangat rasional dalam berdemokrasi.

Namun, pernyataan Fahri Hamzah soal ajakan memilih Prabowo secara aklamasi dianggap telah menghilangkan sisi rasionalitas yang selama ini ada.

Hal ini disampaikan Ahmad Ali menanggapi pernyataan Fahri Hamzah yang mengajak rakyat Indonesia secara aklamasi memilih pasangan Prabowo-Gibran dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

“Kalau mau menjilat jangan terlalu berlebihan lah, kalau ingin jadi menteri jangan terlalu buru-buru, ada proses demokrasi yang akan kita lewati,” kata Ahmad Ali saat ditemui Yayasan Darul Mustafa, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (26/12/2023).

“Makanya saya bilang, kalau mau menjilat, mau menyenangkan pimpinan, ya jangan juga terlalu berlebihan,” kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem itu.

“Fahri itu saya kenal orang yang sangat rasional dalam merawat demokrasi selama ini, tapi saya melihat akhir-akhir ini kehilangan rasionalitas dia,” imbuhnya.

Dilansir dari Tribunnews, Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia itu mengajak rakyat Indonesia untuk membulatkan tekad, serta memantapkan hati mendukung pasangan Prabowo-Gibran.

Menurut Fahri Hamzah, 2024 merupakan waktu bagi Prabowo-Gibran untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Oleh karena itu, seluruh rakyat Indonesia secara aklamasi memilih Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.

"Sekali putaran saja, 50 hari lagi. Tuntaskan transisi ini untuk memasuki Indonesia Emas 2045. Ini saatnya negeri kita. Ayo sahabat, ajak semua kerabat menjemput martabat!" kata Fahri Hamzah dalam keterangan persnya, Senin (25/12/2023).

Fahri menilai bahwa Prabowo-Gibran sangat pantas menjadi presiden dan wakil presiden di 2024. Sebab, hanya paslon nomor urut 02 yang diklaim mempunyai konsep jelas tentang arah masa depan bangsa Indonesia.

"Prabowo-Gibran, bukan hanya akan melanjutkan pembangunan yang sudah dilakukan oleh Presiden Jokowi sebelumnya, tetapi juga akan melengkapi dan menyempurnakan program-program pembangunan yang sudah ada, salah satunya melanjutkan mega proyek Ibu Kota Negara (IKN)," tutur Fahri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.