Serangan Bom Tentara Israel Hancurkan Masjid Al Omari yang Berusia 1.400 Tahun
AKURAT BANTEN - Serangan bom tentara Israel di Gaza, kian menjadi. Tidak hanya mengincar warga sipil dan pengungsi, tetapi juga tempat bersejarah.
Pagi tadi, tentara Israel mengebom Masjid Al Omari, yang berusia 1.400 tahun. Ini merupakan masjid ketiga tertua di Palestina.
Seperti dilansir dari akun X Younis Tirawi | يونس @ytirawi. Dikatakan, usai diserang bom tentara Isarel, Masjid Al Omari rata dengan tanah.
Baca juga: Tentara Israel Bom Gereja Ortodoks Yunani di Gaza saat Berlangsung Ibadah
"Masjid Al-Omari, yang dibangun 1.400 tahun lalu dan merupakan masjid tertua ketiga di Palestina, setelah Al-Aqsa di Yerusalem dan Ahmed Al-Jazzar di Acre, kini rata dengan tanah akibat pengeboman Israel," katanya, dikutip Akurat Banten, Jumat (20/10/2023).
Sementara itu, dilansir dari lama X Anadolu Anjasi, disebutkan bahwa tentara Israel terus melakukan pengeboman beberapa lingkungan dan lokasi di Jalur Gaza, pada Jumat pagi, sambil juga melakukan operasi di beberapa kota di Tepi Barat.
Menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Gaza, sebuah pesawat Israel menargetkan Masjid Al Omari di Jalur Gaza utara, yang menyebabkan kehancuran total pada masjid itu.
Kantor berita resmi WAFA juga melaporkan, bahwa serangan udara Israel menargetkan kompleks Menara Al-Zahra di Gaza selatan, yang dibom lebih dari satu kali, serta lokasi lain di dekat lingkungan Al-Baidar, Sheikh Ajlin dan Tal Al-Hawa.
"Tentara Israel menyerang kamp Bureij di tengah Jalur Gaza dengan artileri. Pesawat tempur Israel juga mengebom sebuah rumah di kota Deir al-Balah di tengah Jalur Gaza," ungkapnya.
Baca juga: Riwayat Klenteng Boen Tek Bio Tangerang, Berawal dari Pasangan Pengantin Tionghoa
Hingga Kamis malam, Kementerian Kesehatan mengatakan, bahwa 3.785 orang telah tewas dan lebih dari 12.000 orang terluka dalam pemboman Israel di jalur Gaza, sejak 7 Oktober 2023.
"Di Tepi Barat, pasukan Israel dalam jumlah besar menyerbu kota Ramallah dan Al-Bireh dari beberapa arah," tambah WAFA.
Sejak Kamis pagi, tentara Israel telah melakukan beberapa operasi militer di Tepi Barat, terutama di kamp pengungsi Nour al-Shams.
Operasi Israel di kamp tersebut mengakibatkan kematian 12 orang. Hal ini menjadikan jumlah korban tewas di Tepi Barat, sejak 7 Oktober 2023, menjadi 80 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








