Begal Beraksi Gunakan Sajam, Pelajar di Tangsel Jadi Korban

AKURAT BANTEN - Komplotan Begal beraksi di Kampung Gunung Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Senin (02/12/2024) dini hari. Korban yang masih berstatus pelajar dipaksa pasrah saat kendaraannya dirampas oleh komplotan bersenjata.
Aksi begal itu terekam sebuah kamera CCTV yang menghadap ke jalan, persis di lokasi peristiwa begal itu terjadi. Rekaman CCTV itu pun beredar di media sosial. Akun Instagram @infopondokcabe mengunggah peristiwa itu pada Selasa (03/11).
Baca Juga: Duel Lawan Begal Bercelurit, Santri di Tangerang Alami Luka Bacok di Kepala
Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, terlihat pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Korban yang dalam kondisi tak dapat melakukan perlawanan beberapa kali berteriak minta tolong lantaran motornya diambil paksa.
Atas beredarnya rekaman CCTV tersebut, Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Arifin membenarkan peristiwa itu. Ia menyebut pelaku berjumlah dua orang.
Baca Juga: Penjual Durian di Tangerang Dikepung Begal, Motor Dirampas Kuping Dibacok
Pada saat menjalankan aksinya, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu terlihat membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit untuk menakuti korbannya. Diketahui, korban merupakan remaja berinisial FA (20).
"Korban baru pulang jam 1 dini hari dari arah BSD menuju rumah, melintas di Cireunde kemydian dipepet pelaku, lalu dilakukan pengambilan kendaraan bermotor milik korban," ujar Kemas kepada Akurat, Selasa (03/12/2024).
Baca Juga: Begal Motor Wanita di Lebak, Pria Paruh Baya Babak Belur Dihajar Warga
Kemas menjelaskan, senjata tajam yang dibawa oleh para pelaku itu tak sempat melukai korban. Sebab, tak ada perlawanan yang dilakukan oleh korban dalam kejadian tersebut.
"Tidak ada karena langsung diserahkan (kendaraannya)," jelas Kemas.
Ada pun jenis kendaraan yang diambil yakni motor matic Honda Beat warna putih dengan nomor polisi B 3764 WDX.
Baca Juga: Pelajar SMA Spesialis Begal Payudara di Ciputat Ditangkap Warga
Kemas berujar, saat ini pihaknya masih menyelidiki peristiwa tersebut dengan bermodalkan keterangan korban dan rekaman CCTV yang kini beredar di media sosial.
"Pelaku belum diketahui, saat ini kami masih mendalami," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Cicilan Lunas Bertahun-tahun tapi Belum SHM? Tarif Iuran Bengkak Tanpa Transparansi, Ratusan Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari
- 3Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 4TNI AL Kerahkan KRI Brawijaya-320, Meriam 127 mm dan 25 mm Diuji di Laut Jawa
- 5Bikin Malu! Warga Australia Mengamuk Usai Melbourne Victory Dihancurkan Persib Bandung di Kandang Sendiri
- 6Data Pelanggan Fore Coffee Bocor? CEO Imbau Pengguna Segera Lakukan Langkah Penting Ini!
- 7Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 813 Siswa di Dramaga Bogor Masih Diobservasi, BGN Ungkap Dugaan Penyebab Gangguan Kesehatan
- 9Baru Pulih dari Cedera, Raphinha Harus Terbang ke Asia! Barcelona Khawatir Keputusan Ancelotti Jadi Petaka
- 10Man City Terancam Sanksi Berat, Eks Liverpool Justru Bela Para Pemain: Bukan Mereka yang Bersalah!







