Banten

Polda Banten Lanjutkan Penyelidikan Bau Kimia yang Membuat Ratusan Warga Cilegon Mual-mual

Irsyad Mohammad | 24 Januari 2024, 18:06 WIB
Polda Banten Lanjutkan Penyelidikan Bau Kimia yang Membuat Ratusan Warga Cilegon Mual-mual

AKURAT BANTEN - Kepolisian Daerah (Polda) Banten terus melakukan penyelidikan atas terjadinya pencemaran udara yang disebabkan akibat aktivitas pembakaran di cerobong PT Candra Asri Pacific, Ciwandan, Cilegon, pada Sabtu 20 Januari 2024. 

Dalam hal ini, kepolisian Polda Banten melakukan penyelidikan bersama bersama dengan Kementerian Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Banten, Satbrimobda Banten bagian radiologidan, dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

"Proses penyelidikannya dilakukan secara bersama-sama. Ada dari Kementerian dan Puslabfor. Penyelidikan secara hukumnya dilakukan oleh Polda," kata Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Banten, AKBP Condro Sasongko, Rabu (24/1/2024). 

Baca Juga: Walhi Investigasi Pembuangan Gas Sisa Produksi PT Chandra Asri di Cilegon

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pihak Puslabfor Mabes Polri sudah mengambil beberapa sampel dari air, tanah, dan udara di lokasi pabrik.

Meski demikian, kata Condro penyidik belum dapat mengetahui secara pasti penyebab yang membuat ratusan warga terdampak.

"Biasanya menunggu dua minggu (untuk hasilnya). Yang dicek macam-macam, ada air, tanah, udaranya," ungkapnya.

Selain itu, saat ini, sebanyak 35 orang sudah diperiksa polisi untuk dimintai keterangan terkait dengan bau Kimia yang tercium oleh masyarakat.

"10 pihak manajemen Candra Asri sudah kami periksa, dan 25 diduga warga terdampak sudah diminta keterangan," tandasnya.

Sebelumnya, Sabri Mahyudin, Kepala DLH Kota Cilegon, menerangkan, hasil pengujian udara di tiga titik area kawasan PT Chandra Asri Pacifik dibawah standar yang telah ditetapkan dalam PP Nomor 22 Tahun 2001 lampiran 7 tentang Baku Mutu Udara Ambien.

Baca Juga: Prediksi Skor Paling Jitu: Jepang Vs Indonesia Pada Piala Asia 2023

Selain di area Jalan Ali Hasan, Lingkungan Warung Kara, udara di Lingkungan Dermaga Malang, Kelurahan Gerem, juga diambil pada Sabtu (20/1/2024).

"Indikator antara standar, dan hasil sampling rata-rata di bawah standar," kata Sabri kepada wartawan di kantor Wali Kota Cilegon. Senin (22/1/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.