Indeks Kota Toleran 2022, Cilegon Tempati Posisi Pertama Kota Paling Intoleran di Indonesia

AKURAT BANTEN - Cilegon, Banten menempati posisi pertama kota paling intoleran se-Indonesia, tahun 2022, dengan skor 3.227 poin.
Posisi kedua diraih Depok, Jawa Barat dengan skor 3.610 poin. Ketiga Padang, Sumatera Barat dengan skor 4.060 poin.
Peringkat keempat adalah Sabang, Aceh dengan skor 4.257 poin dan kelima Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan skor 4.387 poin.
Baca juga: Nonton Film Aku Tahu Kapan Kamu Mati 2, Skuel yang Lebih Mengerikan
Dilansir dari data Setara Institute, dengan mengutip Instagram @rahmansugidiyanto, dikatakan ada 10 kota intoleran yang diteliti.
"Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Setara Institute bertajuk Indeks Kota Toleran (IKT) 2022 yang dikutip dari Databoks (@databoks_id), Cilegon ditempatkan sebagai kota paling intoleran se-Indonesia pada 2022," katanya, dikutip Selasa (10/10/2023).
Dijelaskan, objek kajian IKT dihimpun dari 94 kota dari total 98 kota di Indonesia, 4 yang dieliminasi merupakan kota-kota administrasi di DKI Jakarta yang digabungkan menjadi satu DKI Jakarta.
Baca juga: Tewas! Pelajar SMPN 132 Cengkareng Jakarta Barat, Lompat dari Ketinggian Lantai 4 Sekolah
"Penilaian ini terdiri dari 4 indikator, yaitu regulasi pemerintahan kota, regulasi sosial, tindakan pemerintah, dan demografi sosio-keagamaan," sambungnya.
Pemberian skor dalam studi ini menggunakan skala hipotesis positif dengan rentang nilai 1-7, yang menggambarkan rentang gradatif dari kualitas buruk ke baik.
Setara mendefinisikan, 1 merupakan skor untuk situasi paling buruk pada masing-masing indikator. Sedangkan 7 untuk situasi paling baik pada masing-masing indikator untuk mewujudkan kota toleran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 6Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 7Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 8Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 9Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 10Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?







