Banten

Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan

Aullia Rachma Puteri | 5 November 2026, 22:36 WIB
Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
Manchester City hadapi kasus finansial. - AMA/Getty Images

AKURAT BANTEN - Manchester City kembali menghadapi ancaman masalah hukum di sepak bola Inggris. Ketika proses banding atas kasus 114 pelanggaran aturan finansial Premier League masih berlangsung, muncul desakan agar penyelidikan baru dilakukan terhadap dugaan pelanggaran yang mungkin terjadi setelah 2018.

Laporan The Independent pada Rabu (4/11/2026) menyebut sejumlah petinggi sepak bola Inggris menginginkan Premier League memperluas pemeriksaan terhadap aktivitas finansial Manchester City.

Mereka mempertanyakan apakah praktik penggelembungan pendapatan sponsor yang menjadi bagian dari kasus sebelumnya benar-benar berhenti pada 2018.

Kekhawatiran tersebut muncul karena pendapatan komersial Manchester City disebut masih berada pada tingkat yang tinggi.

Baca Juga: Persib Bikin Melbourne Victory Merana! Kapten Tuan Rumah Bersitegang dengan Suporter Usai Comeback Dramatis Maung Bandung

Selain itu, penyelidikan sebelumnya menemukan adanya hubungan antara klub dan sejumlah perusahaan sponsor yang berbasis di Abu Dhabi sebagai pihak terkait.

Meski demikian, desakan tersebut belum berarti Premier League telah membuka penyelidikan baru.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai dimulainya proses hukum tambahan terhadap Manchester City.

Kasus 114 Pelanggaran Belum Selesai

Persoalan yang sedang dihadapi Manchester City bermula dari penyelidikan Premier League yang berlangsung sejak 2018.

Baca Juga: Resmi Batal! PSSI Minta Maaf kepada Yordania, Timnas Indonesia Kehilangan Lawan Uji Coba FIFA Matchday

Pada Februari 2023, klub tersebut secara resmi didakwa atas 115 dugaan pelanggaran aturan finansial yang mencakup periode 2009/2010 hingga 2017/2018.

Pada 29 September 2026, Premier League mengumumkan bahwa komisi independen menemukan Manchester City bersalah atas pelanggaran serius aturan finansial serta mayoritas dakwaan terkait kegagalan bekerja sama dalam penyelidikan.

Komisi tersebut menemukan adanya kesepakatan sponsor yang dianggap tidak mencerminkan transaksi sebenarnya, laporan keuangan yang tidak akurat, serta pelanggaran terhadap ketentuan pengeluaran Premier League dan UEFA.

Manchester City tidak menerima keputusan tersebut. Klub menegaskan tetap tidak bersalah dan menyatakan memiliki bukti kuat untuk membantah kesimpulan komisi independen.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul

Pada 2 Oktober 2026, City secara resmi mengajukan banding. Dengan demikian, hasil akhir perkara tersebut masih menunggu proses hukum berikutnya.

Ancaman Pengurangan Puluhan Poin

Selain kemungkinan investigasi tambahan, besarnya hukuman yang dapat dijatuhkan kepada Manchester City juga menjadi perhatian.

Sejumlah laporan sebelumnya menyebut The Citizens berpotensi menghadapi pengurangan 40 hingga 50 poin apabila putusan bersalah tetap berlaku setelah proses banding.

Bahkan, penyiar talkSPORT Alan Brazil sempat menyebut angka pengurangan 60 poin berdasarkan informasi yang diterimanya.

Baca Juga: Resmi! Harry Kane Perpanjang Kontrak di Bayern hingga 2029, Barcelona dan Klub Peminat Gigit Jari

Namun, angka-angka tersebut belum menjadi keputusan resmi. Premier League sendiri belum mengumumkan bentuk maupun besaran hukuman yang akan dijatuhkan.

Dalam aturan kompetisi, sanksi yang tersedia dapat berupa denda, pengurangan poin, maupun hukuman olahraga lainnya.

Penentuan hukuman akan dilakukan melalui proses terpisah setelah tahapan perkara yang sedang berjalan.

Premier League Menghadapi Dilema Baru

Desakan untuk membuka penyelidikan tambahan menempatkan Premier League dalam situasi sulit. Di satu sisi, regulator dituntut memastikan seluruh klub mematuhi aturan finansial.

Baca Juga: Erling Haaland Jadi Mimpi Buruk Leipzig! Cetak 13 Gol dalam 9 Laga, Man City Pulang dengan Kemenangan Dramatis

Di sisi lain, penyelidikan baru membutuhkan bukti yang cukup kuat agar tidak sekadar mengulang perkara sebelumnya.

Jika dugaan pelanggaran setelah 2018 benar-benar diperiksa dan terbukti, Manchester City berpotensi menghadapi konsekuensi tambahan di luar kasus yang sedang berjalan.

Situasi ini juga menjadi perhatian klub-klub rival yang menginginkan persaingan Premier League berlangsung secara adil.

Untuk sementara, Manchester City masih memiliki kesempatan membela diri melalui jalur banding. Namun, tekanan terhadap klub terus meningkat.

Baca Juga: David Beckham Didukung Ambil Alih Manchester United, Paul Scholes Siap Sambut Perubahan di Old Trafford

Persoalan finansial yang awalnya mencakup sembilan musim kini berpotensi berkembang menjadi perkara yang lebih panjang dan rumit bagi The Citizens.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.