Resmi Batal! PSSI Minta Maaf kepada Yordania, Timnas Indonesia Kehilangan Lawan Uji Coba FIFA Matchday

AKURAT BANTEN - Rencana Timnas Indonesia menghadapi Yordania pada FIFA Matchday November 2026 dipastikan batal. Kepastian tersebut diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) melalui situs resminya pada Kamis (5/11/2026).
Menariknya, pembatalan pertandingan ini ternyata merupakan permintaan dari PSSI.
Sebelumnya, pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania dijadwalkan berlangsung pada Jumat (13/11/2026) di Stadion Internasional Amman, Amman.
Laga tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari persiapan Skuad Garuda menghadapi Piala Asia 2027.
Dalam pernyataan resminya, JFA menjelaskan bahwa pertandingan persahabatan tersebut tidak dapat dilaksanakan karena PSSI telah mengajukan permintaan pembatalan sekaligus menyampaikan permohonan maaf.
Baca Juga: Barcelona Bidik Dua Gelar Besar, Hansi Flick Yakin Blaugrana Mampu Kuasai Spanyol dan Eropa
"Pembatalan tersebut dilakukan atas permintaan PSSI yang telah menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat melakoni pertandingan tersebut," demikian keterangan JFA yang dikutip dari situs resminya.
Dengan pengumuman tersebut, spekulasi mengenai kemungkinan pemindahan pertandingan ke negara lain akhirnya terjawab.
Sebelumnya, media Arab Winwin sempat melaporkan bahwa Turki menjadi salah satu opsi lokasi alternatif untuk menggelar pertandingan kedua negara.
Erick Thohir Ungkap Alasan Pembatalan
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kemudian memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut.
Baca Juga: Chelsea Serius Kejar Alex Scott, Siapkan Dana Rp2,18 Triliun untuk Boyong Gelandang Bournemouth
Menurutnya, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah menjadi pertimbangan utama federasi dalam menentukan agenda pertandingan internasional.
Erick menegaskan bahwa keselamatan para pemain harus menjadi prioritas, sehingga PSSI memilih tidak mengambil risiko dengan tetap memberangkatkan tim ke kawasan tersebut.
"Kita tahu situasi di Timur Tengah tidak mudah. Kami memprioritaskan bagaimana keselamatan para pemain terlebih dahulu," ujar Erick, Kamis (5/11/2026).
Selain persoalan keamanan, perubahan jadwal Piala Asia 2027 juga ikut memengaruhi perencanaan Timnas Indonesia. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027 kini diundur hingga Desember 2027.
Perubahan tersebut membuat agenda FIFA Matchday November tidak lagi memiliki urgensi persiapan yang sama seperti sebelumnya.
PSSI pun perlu menyesuaikan kembali program pertandingan internasional Skuad Garuda.
Yordania Tetap Hadapi Australia
Meskipun batal melawan Indonesia, Yordania tetap memiliki agenda pertandingan internasional pada November 2026.
JFA memastikan laga persahabatan menghadapi Australia pada 17 November di Stadion Internasional Amman tetap berlangsung sesuai jadwal.
Sementara itu, Timnas Indonesia belum mendapatkan kepastian mengenai lawan pengganti. Erick Thohir menyerahkan pembahasan rencana alternatif kepada Badan Tim Nasional (BTN) bersama pelatih John Herdman.
Timnas Indonesia Kehilangan Kesempatan Menguji Kekuatan
Pembatalan ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi PSSI. Timnas Indonesia tetap membutuhkan pertandingan berkualitas untuk menjaga ritme permainan dan memberikan kesempatan kepada John Herdman mengevaluasi komposisi skuad.
Apalagi, menghadapi lawan dengan level persaingan berbeda dapat membantu pelatih mengukur perkembangan para pemain.
Kini, perhatian tertuju kepada keputusan BTN dalam menyusun agenda pengganti. PSSI perlu bergerak cepat agar jeda internasional November tidak berlalu tanpa pertandingan yang bermanfaat bagi Skuad Garuda.
Keputusan membatalkan laga Yordania memang mengubah rencana awal. Namun, bagi PSSI, memastikan keamanan pemain tetap menjadi pertimbangan yang tidak bisa ditawar.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Tagihan Air Melonjak Hingga Rp2,3 Juta, Pelanggan Asal Cipondoh Ancam Laporkan Perumda Tirta Benteng ke Ombudsman
- 3Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 4Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 5Babak Baru Sengkarut Tagihan Tirta Benteng: Pelanggan Bawa Teknisi Ahli, Telanjangi Asumsi Sepihak PDAM
- 6MA Kabulkan Gugatan Subhan Palal, Istana Diancam Digeruduk: 'Mending Gibran Pulang ke Solo!'
- 7Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 8Aliansi Mahasiswa Desak Wali Kota Tangsel Copot Sekda Bambang Noertjahjo!
- 9Resmi! Harry Kane Perpanjang Kontrak di Bayern hingga 2029, Barcelona dan Klub Peminat Gigit Jari
- 10Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul








