Langkah Menyentuh Klub Milik Cristiano Ronaldo untuk Keluarga Jesus de Miguel
AKURAT BANTEN - Dunia sepak bola Spanyol masih diselimuti duka setelah penyerang CD Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal dunia akibat insiden tragis di lapangan.
Di tengah kesedihan tersebut, UD Almería, klub yang sebagian sahamnya dimiliki Cristiano Ronaldo, mengambil langkah menyentuh dengan memberikan bantuan kepada keluarga sang pemain.
Almería mengumumkan akan menyumbangkan seluruh pendapatan dari penjualan tiket pertandingan kandang melawan Tenerife pada pekan ke-34 kompetisi kasta kedua Liga Spanyol.
Hasil penjualan tiket tersebut akan dialokasikan untuk membantu keluarga De Miguel yang ditinggalkan.
Baca Juga: Sempat Tertinggal 0-2, MU Bangkit dan Hantam Roma! Ini Sinyal Kuat Ruang Ganti Masih Dukung Carrick
Keputusan itu diambil atas inisiatif Presiden Almería, Mohammed Al Khereiji. Klub juga menyampaikan undangan kepada keluarga De Miguel untuk menghadiri pertandingan tersebut apabila keadaan memungkinkan.
Dalam pernyataan resminya, Almería menyadari bahwa bantuan finansial tidak akan mampu menggantikan kehilangan orang tercinta.
Namun, klub ingin menunjukkan bahwa sepak bola memiliki nilai kemanusiaan yang jauh melampaui persaingan di atas lapangan.
Langkah tersebut menjadi perhatian karena Almería merupakan klub yang sebagian sahamnya dimiliki Cristiano Ronaldo.
Baca Juga: Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
Pada Februari 2026, megabintang asal Portugal itu diketahui mengakuisisi 25 persen saham klub yang berbasis di Andalusia tersebut.
Tragedi yang Mengguncang Sepak Bola Spanyol
Jesus de Miguel meninggal dunia pada Selasa (3/11/2026), sehari setelah mengalami benturan keras dengan kiper FC Andorra, Jesús Owono, dalam pertandingan divisi kedua Liga Spanyol, Senin (2/11/2026).
Insiden terjadi ketika keduanya terlibat duel di lapangan. De Miguel kemudian mengalami henti jantung dan harus mendapatkan pertolongan medis sebelum dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kepergian pemain berusia 30 tahun tersebut meninggalkan duka mendalam bagi Tenerife, rekan-rekan setim, keluarga, serta komunitas sepak bola Spanyol.
Kepolisian Spanyol telah membuka penyelidikan rutin terkait kematian De Miguel. Proses tersebut diperlukan untuk mengklarifikasi kejadian yang berujung pada meninggalnya sang pemain.
Hingga kini, penyelidikan tidak boleh disamakan dengan kesimpulan bahwa Owono melakukan pelanggaran pidana.
Kiper Andorra itu sendiri mengaku sangat terpukul. Melalui pernyataan yang disampaikan kepada publik, Owono menggambarkan hari-hari setelah insiden tersebut sebagai masa tersulit dalam hidupnya. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat De Miguel.
Rivalitas Dikesampingkan, Klub-klub Berikan Penghormatan
Solidaritas terhadap De Miguel tidak hanya datang dari Almería. UD Las Palmas, rival sekota sekaligus rival tradisional Tenerife dalam Derby Kepulauan Canaria, juga menyiapkan penghormatan khusus.
Las Palmas berencana mengenakan seragam berwarna putih dan biru, warna yang identik dengan Tenerife, ketika menghadapi Eldense pada Minggu (8/11/2026).
Keputusan tersebut menjadi simbol bahwa rivalitas sepak bola dapat dikesampingkan ketika tragedi kemanusiaan terjadi.
Tenerife juga menetapkan enam hari masa berkabung resmi. Klub menangguhkan sejumlah pertandingan tim putri dan kelompok usia muda, sementara pertandingan melawan Granada dijadwalkan ulang.
Penghormatan turut diberikan dalam pertandingan Liga Champions. Sejumlah stadion menggelar mengheningkan cipta untuk mengenang De Miguel, termasuk ketika Manchester United menghadapi Roma di Old Trafford.
Baca Juga: Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
Sepak Bola Lebih dari Sekadar Pertandingan
Keputusan Almería memperlihatkan bagaimana klub sepak bola dapat hadir untuk membantu keluarga pemain yang sedang menghadapi masa paling sulit dalam hidup mereka.
Bagi keluarga De Miguel, kehilangan tersebut tentu tidak bisa digantikan oleh bantuan apa pun.
Namun, dukungan dari berbagai klub, pemain, dan suporter menjadi pengingat bahwa sang pemain tidak dilupakan.
Di tengah ketatnya persaingan sepak bola profesional, tragedi ini menghadirkan pesan penting: solidaritas dan kemanusiaan tetap menjadi bagian terbesar dari olahraga yang dicintai jutaan orang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 120.980 Prajurit TNI AL Disiagakan di Jakarta, Dokumen Pengerahan Ini Bikin Publik Bertanya-tanya!
- 2Komitmen DPAD Kota Tangerang: Ubah Perpustakaan Jadi Pusat Pemberdayaan dan Kreativitas Warga
- 3Marthinus Hukom Buka Suara soal Kasus Listyo Sigit, Dugaan Penyadapan Prabowo Disebut Makar!
- 4Babak Baru Sengkarut Tagihan Tirta Benteng: Pelanggan Bawa Teknisi Ahli, Telanjangi Asumsi Sepihak PDAM
- 5Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 6Bikin Geger! Mantan Komandan Moge Polda Metro Jaya AKBP Netty Rosdiana Pilih Tanggalkan Seragam Polri, Ada Apa?
- 7Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 8Terungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Lewat Sistem LIMS, Ada Apa dengan Listyo Sigit?
- 9Langkah Menyentuh Klub Milik Cristiano Ronaldo untuk Keluarga Jesus de Miguel
- 10Sempat Tertinggal 0-2, MU Bangkit dan Hantam Roma! Ini Sinyal Kuat Ruang Ganti Masih Dukung Carrick








