Banten

David Beckham Didukung Ambil Alih Manchester United, Paul Scholes Siap Sambut Perubahan di Old Trafford

Aullia Rachma Puteri | 5 November 2026, 22:23 WIB
David Beckham Didukung Ambil Alih Manchester United, Paul Scholes Siap Sambut Perubahan di Old Trafford
David Beckham - Instagram@davidbeckham

AKURAT BANTEN - Masa depan kepemilikan Manchester United kembali menjadi perbincangan hangat. Kali ini, nama legenda klub, David Beckham, muncul sebagai sosok yang dinilai layak memimpin konsorsium untuk mengambil alih Setan Merah.

Gagasan tersebut mendapat dukungan dari mantan rekan setimnya, Paul Scholes, yang mengaku tidak melihat alasan untuk menolak kemungkinan tersebut.

Dukungan Scholes disampaikan dalam podcast The Good, The Bad & The Football. Ia menanggapi usulan agar Beckham menjadi figur utama dalam konsorsium yang berupaya membeli Manchester United dari keluarga Glazer.

"Saya tidak melihat alasan mengapa tidak. Jika mereka memiliki dana untuk melakukannya, dia bisa melakukannya, dan yang lebih penting, dia memang ingin melakukannya," ujar Scholes seperti dikutip FourFourTwo.

Baca Juga: Erling Haaland Jadi Mimpi Buruk Leipzig! Cetak 13 Gol dalam 9 Laga, Man City Pulang dengan Kemenangan Dramatis

Menurut Scholes, Beckham tidak harus menjadi sosok yang selalu tampil di depan publik apabila terlibat dalam kepemilikan klub.

Ia justru memperkirakan mantan kapten Timnas Inggris tersebut lebih memilih bekerja di balik layar.

Scholes juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi kepemilikan Manchester United saat ini. Ia menilai perubahan diperlukan setelah klub tidak menunjukkan perkembangan sesuai harapan para pendukung.

Kepemilikan Glazer dan Ratcliffe Jadi Sorotan

Manchester United berada dalam struktur kepemilikan yang melibatkan keluarga Glazer dan Sir Jim Ratcliffe.

Baca Juga: Resmi! Harry Kane Perpanjang Kontrak di Bayern hingga 2029, Barcelona dan Klub Peminat Gigit Jari

Keluarga Glazer masih memegang saham mayoritas, sedangkan Ratcliffe melalui INEOS membeli 27,7 persen saham klub pada awal 2024 dan mengambil kendali operasional sepak bola.

Kedatangan Ratcliffe sempat memunculkan harapan baru di kalangan pendukung. Namun, berbagai keputusan manajemen dan performa klub yang belum konsisten membuat kritik terhadap jajaran pemilik kembali menguat.

Scholes menilai siapa pun yang mampu membawa perubahan patut diberi kesempatan. Baginya, persoalan Manchester United bukan hanya mengenai hasil pertandingan, tetapi juga bagaimana klub dikelola secara keseluruhan.

Harga Rp194,8 Triliun Jadi Penghalang

Meski mendapat dukungan, rencana Beckham mengambil alih Manchester United bukan perkara sederhana. Mantan gelandang MU lainnya, Nicky Butt, mengingatkan bahwa persoalan terbesar terletak pada besarnya valuasi klub.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul

Dalam diskusi yang sama, Butt menyebut keluarga Glazer menginginkan nilai sekitar 8 miliar poundsterling, atau setara Rp194,8 triliun berdasarkan konversi.

Butt mempertanyakan apakah Manchester United saat ini benar-benar memiliki nilai sebesar itu. Menurutnya, kegagalan tampil di Liga Champions dapat memengaruhi pendapatan komersial klub.

Selain itu, nilai pasar sejumlah pemain juga berpotensi mengalami penurunan apabila performa tim terus memburuk.

Angka tersebut merupakan perkiraan yang disampaikan Butt dalam podcast, bukan harga jual resmi yang diumumkan keluarga Glazer.

Baca Juga: Persib Bikin Melbourne Victory Merana! Kapten Tuan Rumah Bersitegang dengan Suporter Usai Comeback Dramatis Maung Bandung

Beckham Punya Pengalaman Mengelola Klub

Beckham bukan sosok asing dalam dunia bisnis sepak bola. Setelah pensiun sebagai pemain, ia mengembangkan kiprahnya sebagai pengusaha dan pemilik klub. Saat ini, ia merupakan salah satu pemilik Inter Miami di Major League Soccer (MLS).

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan namanya dianggap menarik untuk dikaitkan dengan masa depan Manchester United.

Selain memiliki hubungan emosional dengan klub yang pernah dibelanya selama lebih dari satu dekade, Beckham juga mempunyai jaringan bisnis dan pengalaman dalam pengelolaan klub profesional.

Dalam wawancara dengan Sky Sports pada 2023, Beckham pernah menyatakan bahwa keterlibatan kembali bersama Manchester United akan sangat berarti baginya.

Baca Juga: Resmi Batal! PSSI Minta Maaf kepada Yordania, Timnas Indonesia Kehilangan Lawan Uji Coba FIFA Matchday

Namun, ia juga menegaskan bahwa saat itu fokus utamanya adalah mengembangkan Inter Miami.

Belum Ada Tawaran Resmi

Terlepas dari dukungan Scholes, belum ada konfirmasi bahwa Beckham telah membentuk konsorsium atau mengajukan tawaran pembelian Manchester United.

Dengan valuasi yang sangat besar dan struktur kepemilikan yang kompleks, proses pengambilalihan klub dipastikan membutuhkan dukungan finansial dari sejumlah investor.

Untuk saat ini, gagasan Beckham kembali ke Old Trafford sebagai pemilik masih sebatas wacana. Namun, dukungan dari Scholes menunjukkan bahwa sebagian legenda klub terbuka terhadap perubahan besar demi mengembalikan kejayaan Manchester United.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.