DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab dan PHRI Bersinergi Pulihkan Sektor Ekonomi Pesisir Pasca-Erupsi

AKURAT BANTEN - Geliat pariwisata di kawasan pesisir Anyer dan Cinangka, Kabupaten Serang, kini mulai menunjukkan tren positif. Setelah sempat lesu akibat peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di wilayah tersebut kini dilaporkan berangsur pulih seiring dengan penurunan status kebencanaan dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada).
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Demokrat, Eki Baihaki, mengungkapkan bahwa situasi di lapangan saat ini sudah jauh lebih kondusif apabila dibandingkan dengan kondisi dua pekan sebelumnya.
Kendati demikian, ia mengakui fenomena alam tersebut sempat memukul sektor perhotelan secara signifikan.
Baca Juga: Guruh Soekarnoputra Dikabarkan Kritis, PDIP Mohon Doa: Kondisinya Jadi Sorotan
"Tentu pasti ada perbedaan dibanding hari-hari normal dengan kondisi ketika terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau," katanya.
Penurunan okupansi hotel yang sempat menyentuh angka 80 persen menjadi perhatian serius bagi legislatif. Eki menilai dampak tersebut tidak boleh diremehkan karena efek domino ekonomi pariwisata turut memengaruhi para pedagang, penyedia jasa kuliner, hingga pekerja lokal di kawasan pantai.
"Situasi kondisi per hari ini sudah jauh lebih membaik dibanding sekitar dua minggu yang lalu. Kondisi saat ini sudah turun dari Siaga 3 menjadi Siaga 2," ujarnya.
Baca Juga: BGN Intip Sistem Makan Gratis Jepang, Ada Model Central Kitchen untuk MBG
Kondisi keamanan yang kian membaik ini diharapkan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Serang dan pelaku usaha untuk segera tancap gas memulihkan roda perekonomian warga pesisir.
Eki menyatakan bahwa situasi saat ini sudah sangat memungkinkan bagi masyarakat dan pelancong untuk kembali beraktivitas.
"Ini juga dapat kita simpulkan bahwasanya kondisi ini sudah bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala, baik itu kondisi masyarakat maupun dari segi pariwisata," katanya.
Optimisme pun ditiupkan agar Anyer dan Cinangka kembali dipadati oleh para pelancong. Eki mengajak wisatawan domestik maupun mancanegara untuk tidak ragu datang, dengan catatan tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau.
Baca Juga: Indonesia-Prancis Siapkan Dua Kapal Selam Scorpene Evolved, Ini Rencana Besarnya
"Kami berharap kepada wisatawan, baik itu lokal maupun asing, bahwasanya kita sudah bisa kembali normal melakukan aktivitas pariwisata seperti pada masa sebelum terjadinya erupsi," ujar Eki.
Sebagai langkah pengawasan, DPRD Kabupaten Serang kata Eki, berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pemulihan di lapangan secara berkala.
"Tentu akan jadi catatan yang dikategorikan mungkin dari segi pendapatannya, dari segi pendapatan," tegasnya.
Eki juga menambahkan bahwa peninjauan langsung telah dilakukan untuk melihat dinamika di lapangan. Berdasarkan pengamatannya, laju kunjungan memang masih dalam proses merangkak naik menuju volume normal.
"Saya akan coba cek kembali update per hari ini apakah kondisi sudah kembali normal ataupun belum," katanya.
Baca Juga: Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
"Kemarin saya juga sempat berjalan ke wisata Anyer untuk melihat situasi kondisi. Memang situasinya belum begitu ramai. Tapi mudah-mudahan secara bertahap kondisi akan kembali normal," ujarnya.
Guna mempercepat proses pemulihan ekonomi ini, sinergi yang kuat antara sektor swasta dan pemerintah mutlak diperlukan. Komisi III DPRD Kabupaten Serang mendorong Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta para pelaku usaha perhotelan di Anyer-Cinangka untuk membangun komunikasi yang lebih intensif dengan Pemkab Serang agar setiap kendala di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama.
"Diharapkan nanti kita lihat apakah ada sesuatu yang bisa dikomunikasikan dari pihak-pihak hotel yang ada di wilayah Anyer-Cinangka kepada kami," katanya.
Baca Juga: Sekolah Bisa Kasih Bintang untuk SPPG, BGN Siapkan Aplikasi Rating MBG
Langkah koordinasi ini, kata Eki, dinilai strategis agar kebijakan stimulus yang diambil pemerintah daerah tepat sasaran.
"Supaya dari pihak perhotelan, PHRI pun terutama yang di wilayah Anyer-Cinangka, bisa tersampaikan kepada pemerintah di Kabupaten Serang," pungkasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 2Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 3Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 4Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 5Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Pendidikan Gibran, Singgung Paket C, 'Masa Disuruh Lagi?'
- 6Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 7Dedi Mulyadi Masuk Bursa Pilpres 2029, Tapi Ada Satu Hambatan Besar yang Disorot Pengamat
- 8Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 9BGN Intip Sistem Makan Gratis Jepang, Ada Model Central Kitchen untuk MBG
- 10Sekolah Bisa Kasih Bintang untuk SPPG, BGN Siapkan Aplikasi Rating MBG







