Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar

AKURAT BANTEN - Diduga akibat kelalaian pengemudi yang belum mahir, mobil pickup operasional milik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Cibaliung 2 menyeruduk tiga orang relawan hingga terkapar dan harus dilarikan ke rumah sakit, Selasa (22/9/2026) pagi sekitar pukul 08.27 WIB.
Insiden tragis ini terjadi tepat di depan gerbang dapur SPPG di Kampung Gunung Kendeng, Desa Mahendra, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang.
Peristiwa bermula saat mobil pickup hitam bernomor polisi A 8116 KG yang dikendarai oleh Ade Gunawan selesai menurunkan air untuk keperluan pencucian alat dapur.
Apes, lantaran belum menguasai teknik mengemudi dengan baik, mobil justru melaju mundur dengan kecepatan tinggi tanpa kendali dan langsung menghantam para relawan yang berada di belakangnya.
"Iya betul, ada tiga korban yang tertabrak dan langsung dilarikan ke Puskesmas Cibaliung. Satu orang di antaranya terpaksa dirujuk dan dirawat di RSUD Berkah Pandeglang karena mengalami luka parah," ujar Wakapolsek Cibaliung, Ipda Firmansyah, saat dikonfirmasi Rabu (23/9/2026).
Pihak kepolisian mengidentifikasi ketiga korban terluka atas nama Markasih, Siti Robiah, dan Yati. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh jajaran Polsek Cibaliung, polisi memastikan bahwa insiden ini murni dipicu oleh faktor kelalaian manusia.
Baca Juga: Serunya PINK POP di Living World Alam Sutera, Ada Fuggler, Kids DJ hingga Hadiah Rp650 Juta
"Berdasarkan hasil olah TKP di lokasi, kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan faktor kelalaian," tegas Ipda Firmansyah.
Meski sempat geger, kasus kecelakaan di lingkungan internal dapur SPPG Pandeglang Cibaliung 2 ini akhirnya diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan antara pihak manajemen dan keluarga korban.
Kendati demikian, pihak kepolisian memberikan peringatan keras kepada pengelola dapur SPPG di wilayah hukumnya agar memperkerjakan sopir yang sudah ahli dan memiliki lisensi resmi demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Baca Juga: BPIH Haji 2027 Bisa Turun? Kemenhaj Buka Opsi Ganti Maskapai Penerbangan
"Pihak SPPG dan keluarga korban telah musyawarah. Namun, kami tetap meminta dan menegaskan kepada pihak dapur untuk tidak lalai agar peristiwa seperti ini tidak terulang," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPPG Pandeglang Cibaliung 2 masih bungkam dan belum memberikan keterangan resmi apa pun terkait insiden kelalaian yang menciderai para relawannya tersebut. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Roblox Disorot soal Keamanan Anak, Meutya Hafid Sampaikan Tuntutan Pemerintah
- 10Nomor Porsi Haji di Jawa Timur Diduga Disalahgunakan, Kemenhaj Turun Tangan









