Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya

AKURAT BANTEN – Nama Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi kembali menjadi sorotan setelah mendapat kepercayaan mengemban jabatan Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Metro Jaya.
Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1998 itu memiliki perjalanan karier panjang dengan pengalaman di berbagai satuan, mulai dari reserse, kepemimpinan wilayah, hingga bidang hubungan masyarakat.
Penugasan baru tersebut menempatkan Ade Ary pada posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Sebagai Karoops, ia memiliki tanggung jawab yang berkaitan dengan perencanaan, pengendalian, dan koordinasi kegiatan operasional kepolisian.
Pergantian jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026.
Ade Ary menggantikan Brigjen Pol Laode Aries El Fathar yang mendapat penugasan sebagai Wakil Kepala Polda Gorontalo.
Sebelum menerima amanah tersebut, Ade Ary menjabat sebagai Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Polri.
Pengalaman di bidang komunikasi kepolisian menjadi salah satu bagian dari perjalanan tugasnya sebelum kembali dipercaya mengisi posisi operasional.
Baca Juga: Prabowo Pilih Suyudi Jadi Kapolri, Bukan Sembarangan! Ini Rekam Jejak yang Jadi Sorotan
Ade Ary Syam Indradi lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada 10 September 1976. Sebelum masuk pendidikan kepolisian, ia menempuh pendidikan di SMA Taruna Nusantara.
Prestasi sudah terlihat ketika dirinya menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada 1998.
Ade Ary berhasil menempati posisi kedua terbaik dalam angkatannya. Capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam rekam pendidikan perwira yang kini menyandang pangkat brigadir jenderal itu.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan menyelesaikannya pada 2003.
Baca Juga: Desakan Copot Kapolri Menguat: Kasus Ijazah Jokowi Kembali Jadi Sorotan, Prabowo Ditantang Bersikap
Pengembangan kompetensi berikutnya ditempuh melalui pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Angkatan ke-52 pada 2012.
Selain menjalani penugasan di sejumlah daerah, Ade Ary pernah mendapat tanggung jawab di lingkungan pimpinan tertinggi Polri.
Ia tercatat pernah menjadi staf pribadi Kapolri pada masa kepemimpinan Jenderal Polisi Timur Pradopo, Jenderal Polisi Sutarman, dan Jenderal Polisi Badrodin Haiti.
Pada 2013, ia juga dipercaya menduduki jabatan Kepala Subbagian Hubungan Protokol Kapolri di lingkungan Staf Pribadi Pimpinan Polri.
Baca Juga: Diduga Prabowo Marah Besar ke Kapolri Gara-gara Kasus Ijazah Jokowi
Pengalaman tersebut menambah cakupan tugasnya, terutama dalam koordinasi dan dukungan terhadap kegiatan pimpinan institusi.
Karier Ade Ary dimulai dengan penugasan sebagai Pamapta Polres Gresik pada 1999.
Ia kemudian mendapat kepercayaan memimpin beberapa sektor kepolisian, di antaranya Kapolsek Panceng, Kapolsek Bungah, dan Kapolsek Sedati.
Perjalanan kariernya berlanjut di wilayah Tangerang dan Bekasi.
Ia pernah menjabat Kapolsekta Jatiuwung, Kasat Reskrim Polres Tangerang, serta Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota.
Pada 2012, Ade Ary bertugas sebagai Kanit Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri.
Setelah itu, ia mengemban sejumlah jabatan pimpinan kewilayahan, termasuk Kapolres Cimahi, Kapolres Karawang, Kapolresta Pontianak, dan Kapolresta Tangerang.
Pada 2021, ia dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: MK Tegaskan Kapolri Bukan Bagian Kabinet Presiden, Permohonan Mahasiswa Ditolak
Ade Ary juga bukan sosok baru di lingkungan Polda Metro Jaya.
Ia pernah menjalani tugas di Direktorat Narkoba, satuan reserse kriminal, serta menjadi Sespripim Kapolda Metro Jaya.
Pada 2022–2023, ia menjabat Kapolres Metro Jakarta Selatan.
Selanjutnya, ia dipercaya sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya pada 2023–2025 sebelum berpindah ke Biro Multimedia Divisi Humas Polri.
Baca Juga: Stabilitas Dinilai Lebih Penting, Pengamat Minta Presiden Fokus Benahi Polri Tanpa Ganti Kapolri
Dengan latar belakang tersebut, jabatan Karoops Polda Metro Jaya menjadi penugasan berikutnya dalam perjalanan pengabdiannya.
Pengalaman menangani fungsi reserse, memimpin satuan kewilayahan, serta menjalankan tugas kehumasan menjadi bekal yang akan dibawanya dalam mendukung pengelolaan operasi kepolisian di Jakarta dan sekitarnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Babak Baru Sengkarut Tagihan Tirta Benteng: Pelanggan Bawa Teknisi Ahli, Telanjangi Asumsi Sepihak PDAM
- 5Cuma Butuh Satu Gol! Lamine Yamal Bisa Pecahkan Rekor Kylian Mbappe saat Barcelona Hadapi Aston Villa
- 6Mahfud MD Sebut Kejahatan Terburuk dalam Sejarah Polri, Nama Listyo Sigit Jadi Sorotan!
- 7Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 8Terungkap Dugaan Motif Penyadapan Prabowo, Eks Kompolnas Singgung Kepentingan Politik Listyo Sigit
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!


