Banten

Chat Tak Senonoh Tersebar, Aksi 'Stop Penyimpangan' Siswa SMAN 1 Solok Selatan Langsung Viral di Medsos

Abdurahman | 29 Juli 2026, 22:04 WIB
Chat Tak Senonoh Tersebar, Aksi 'Stop Penyimpangan' Siswa SMAN 1 Solok Selatan Langsung Viral di Medsos
Viral aksi siswa SMAN 1 Solok Selatan demo di lapangan sekolah. (Instagram/infosolsel)

AKURAT BANTEN— Dunia maya dihebohkan dengan beredarnya tangkapan layar percakapan atau chat tak senonoh yang diduga dilakukan oleh seorang oknum guru.

Buntut dari terbongkarnya pesan mencurigakan ini memicu kemarahan besar hingga berujung pada aksi protes terbuka yang dilakukan oleh para siswa SMAN 1 Solok Selatan, Sumatera Barat.

Aksi berani yang digelar di lingkungan sekolah ini mendadak viral di berbagai platform media sosial, menjadi pusat perhatian publik, dan menyita sorotan nasional berkat keberanian para pelajar dalam menyuarakan keadilan.

Baca Juga: Pagar Makan Tanam! Satpam Dapur MBG Ciputat Malah Jadi Otak Maling 1.700 Ompreng

Kronologi Aksi: Spanduk "Stop Penyimpangan" Berkibar Usai Upacara

Gelombang protes spontan ini bermula tepat seusai pelaksanaan upacara bendera di lapangan sekolah.

Sejumlah siswa tampak kompak mengangkat banner berukuran besar sebagai bentuk perlawanan moral terhadap situasi yang dinilai sudah sangat darurat di lingkungan institusi pendidikan tersebut.

Cuplikan demo di SMAN 1 Solok Selatan yang menuntut oknum guru olahraga yang diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan terhadap murid, tulis keterangan dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @infosolsel pada Selasa, 28 Juli 2026.

Aksi damai ini sontak memantik atensi luas warganet. Pihak sekolah yang melihat gelombang protes tersebut langsung berupaya meredam situasi dengan mengimbau lima orang perwakilan siswa agar menyampaikan aspirasi secara langsung kepada manajemen sekolah.

Baca Juga: Rekor Rp25 Triliun Jadi Bukti: Real Madrid Kini Berada di Level Berbeda yang Tak Tersentuh Rival Manapun!

Borok Bertahun-tahun Terbongkar: Bukti Chat hingga Dugaan Pelecehan

Keresahan para siswa rupanya bukan tanpa dasar yang kuat.

Isu yang beredar di lini massa kian memanas setelah akun X (dulu Twitter) @NTRL_id membongkar sisi gelap di balik aksi protes tersebut.

Berdasarkan narasi yang beredar, oknum guru yang bertugas sebagai pengajar bidang olahraga itu diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan yang mengarah pada penyimpangan seksual terhadap siswa laki-laki.

Salah satu siswa menuturkan adanya dugaan pelecehan seksual menyimpang dari seorang oknum guru terhadap siswa laki laki di sekolah. Ditambah terkait dugaan beredar di kalangan warga sekolah sebuah chat seorang oknum guru kepada siswa yang membuat siswa menjadi jengah, ungkap akun tersebut, dikutip Rabu, 29 Juli 2026.

Lebih mengejutkannya lagi, perilaku menyimpang dan tidak terpuji dari oknum bersangkutan diklaim telah berlangsung selama bertahun-tahun di lingkungan sekolah tanpa adanya tindakan tegas, hingga akhirnya memicu keberanian para siswa untuk melawan lewat aksi turun ke lapangan.

Baca Juga: Jangan Lengah, Garuda! Timor Leste Datang ke Piala AFF 2026 Bawa Skuad Berdarah Eropa

Pemkab Solok Selatan dan Pihak Berwenang Bergerak Cepat

Menanggapi masifnya pemberitaan yang viral dan menjadi sorotan publik ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan tidak tinggal diam.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBPP&PA) langsung bergerak cepat mendatangi lokasi sekolah.

Langkah taktis penanganan ini dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat serta Polres Solok Selatan guna mengusut tuntas bentuk pelanggaran yang terjadi.

Telah dilakukan mediasi dan komunikasi dengan siswa dan siswi yang sebelumnya menyampaikan keresahan, tulis keterangan resmi akun Instagram @dp2kbp3a_solsel, Rabu, 29 Juli 2026.

Langkah mediasi lintas sektoral ini ditempuh tidak hanya untuk meredakan ketegangan, tetapi juga untuk memulihkan kondisi psikologis para siswa serta memastikan kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Solok Selatan kembali berjalan kondusif di tengah sorotan tajam publik.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman